Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Pacu Pariwisata, Delegasi G20 Sepakat Hadirkan Pembiayaan Internasional

Pacu Pariwisata, Delegasi G20 Sepakat Hadirkan Pembiayaan Internasional

  • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Delegasi G20 di ajang “The 1st Tourism Working Group” Indonesia 2022 sepakat untuk melakukan upaya bersama dalam penciptaan iklim pariwisata berkelanjutan. Salah satunya dengan menghadirkan pembiayaan internasional sehingga pariwisata dapat berkontribusi lebih dalam peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat serta kelestarian alam.

Chair of Tourism Working Group, Frans Teguh, mengatakan, pandemi telah meningkatkan kesadaran masyarakat global akan pentingnya menumbuhkan aksi iklim atau lingkungan pariwisata yang sehat, mengembangkan ekonomi sirkular, serta peningkatan konservasi keanekaragaman hayati guna menjaga kelestarian bumi.

“Keberhasilan pariwisata seharusnya tidak hanya diukur dalam jumlah pengunjung saja, tetapi juga berfokus pada dampak positif yang dapat diberikan pariwisata terhadap peningkatan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, dan juga kelestarian alam,” kata Frans Teguh yang juga Plt. Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di Sudamala Resort, Labuan Bajo, NTT, dalam keterangan yang dikutip Jumat (13/5/2022).

Menurut penelitian yang dilakukan UNWTO pada Desember 2019 di Konferensi Perubahan Iklim PBB, sektor pariwisata diperkirakan akan meningkatkan emisi karbon setidaknya 25 persen pada tahun 2030 (jika iklim di sektor ini tidak melakukan aksi perubahan). Karenanya, para delegasi G20 sepakat salah satu upaya dalam mengatasi hal tersebut adalah dengan melalui pendanaan.

Hal ini karena pengurangan emisi karbon di sektor pariwisata memerlukan pembiayaan untuk mendukung transformasi menuju pariwisata yang lebih berkelanjutan. Termasuk dengan mempertimbangkan kemungkinan pembentukkan dana internasional untuk menetralisir iklim dalam sektor pariwisata.

Melalui pembiayaan ini diharapkan dapat meningkatkan kuantitas transportasi rendah karbon di sektor pariwisata, yang akan berdampak positif pada kelestarian alam dan manfaatnya dapat dirasakan secara jangka panjang oleh masyarakat.

“Infrastruktur yang lebih hijau di bidang pariwisata adalah kunci ketahanan sektor pariwisata itu sendiri. Dan kebutuhan untuk mengubah operasi pariwisata untuk aksi iklim terus menjadi yang paling penting bagi sektor pariwisata untuk tetap sejalan dengan tujuan global dalam mengurangi emisi karbon,” kata Frans Teguh.

Komitmen Global

Para delegasi juga menekankan pentingnya transparansi dampak lingkungan yang lebih baik dari pariwisata, khususnya dalam hal pemantauan jejak karbon dari sektor pariwisata.

Selain itu, para delegasi G20 mendorong lebih banyak pelaku parekraf untuk ikut serta dalam Deklarasi Glasgow Pariwisata. Deklarasi Glasgow sendiri adalah komitmen sukarela untuk mendukung komitmen global dalam mengurangi separuh emisi pada tahun 2030 dan mencapai nol bersih paling lambat pada tahun 2050.

Mengatasi polusi plastik juga dapat menjadi catalyser for circularity dalam pariwisata. Dan di luar mengurangi sampah laut, juga berkontribusi pada pelestarian daya tarik wisata yang diiringi dengan penciptaan lapangan yang semakin luas.(MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Dua Anggota REI Garap Amenities Hotel

    Kolaborasi Dua Anggota REI Garap Amenities Hotel

    • calendar_month Selasa, 14 Mar 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Intiwhiz, anak usaha PT Intiland Development Tbk, menggandeng PT Cakrawala Megah Cemerlang untuk pengelolaan jasa layanan penunjang hotel yakni laundry linen. Kolaborasi dua anggota Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) dalam menggarap kebutuhan jasa pendukung (amenities) hotel ini bisa menjadi contoh kerja sama yang saling menguntungkan. “Kolaborasi antar anggota REI ini bisa kita lakukan, […]

  • Menkeu: Penerimaan Negara Tahun 2023 Tembus Rp2.443,6 Triliun

    Menkeu: Penerimaan Negara Tahun 2023 Tembus Rp2.443,6 Triliun

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan penerimaan negara dalam APBN Tahun 2023 mencapai Rp 2.443,6 triliun. Angka itu naik ketimbang APBN Tahun 2022 sebesar Rp 2.436,9 triliun. Pertumbuhan itu akibat adanya kenaikan penerimaan negara dari sektor perpajakan sebesar Rp 2.016,9 triliun dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp 426,3 triliun. “Ini pertama […]

  • kawasan industri

    Ini Sejumlah Tantangan Bisnis Kawasan Industri di 2022

    • calendar_month Senin, 31 Jan 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan terus berupaya mengembangkan jumlah kawasan industri di Indonesia sebagai lokasi investasi yang menarik. Langkah ini diyakini dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Hingga Januari 2022, terdapat 135 perusahaan kawasan industri dengan total luas lahan sebesar 65.532 hektar yang tersebar di Pulau Jawa, Kalimantan, Maluku, Papua, Nusa Tenggara, Sulawesi […]

  • Metland Targetkan 30% Marketing Sales dari Pendapatan Berulang

    Metland Targetkan 30% Marketing Sales dari Pendapatan Berulang

    • calendar_month Jumat, 9 Jun 2023
    • 0Komentar

    BEKASI – PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) atau Metland sepanjang tahun 2023 menargetkan realisasi penjualan pemasaran (marketing sales) sebesar Rp1,8 triliun. Sekitar 30% atau Rp530 miliar diantaranya diharapkan berasal dari kontribusi pendapatan berulang (recurring revenue). Olivia Surodjo, Direktur Metland mengatakan marketing sales terdiri dari pre-sales dan recurring revenue. Hingga April 2023, pencapaian marketing sales Metland […]

  • Ini Alasan Properti di Karawang Prospektif untuk Pilihan Investasi

    Ini Alasan Properti di Karawang Prospektif untuk Pilihan Investasi

    • calendar_month Jumat, 16 Sep 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kawasan Karawang di Jawa Barat adalah wilayah sunrise property yang sangat prospektif sebagai pilihan investasi properti. Selain lokasinya strategis, pembangunan properti di Karawang juga sejalan dengan komitmen pemerintah untuk membangun infrastruktur yang masif di wilayah tersebut. “Saya yakin prospek Karawang ini akan menjadikan properti di sana sangat layak investasi,” ungkap Presiden Direktur Era […]

  • HUT REI

    Gala Dinner HUT REI ke-54 Semarak, Dua Menteri Hadir

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG – Gala Dinner Hari Ulang Tahun Realestat Indonesia atau HUT REI ke-54 di Bandar Lampung berlangsung semarak, Kamis (7/5). Dua menteri Kabinet Merah Putih hadir yakni Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas. Selain itu, hadir pula Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani […]

Translate »
expand_less