Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Cari Sumber Dana Jangka Panjang, REI DKI Jakarta Bidik Pasar Modal

Cari Sumber Dana Jangka Panjang, REI DKI Jakarta Bidik Pasar Modal

  • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) DKI Jakarta berupaya memperoleh sumber pendanaan jangka panjang melalui pasar modal untuk anggotanya. Sebanyak 50 perusahaan developer dengan potensi perolehan dana tidak kurang dari Rp100 triliun bisa diperoleh dari penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) di pasar modal.

“Kita mengupayakan agar anggota REI DKI Jakarta bisa masuk ke bursa untuk Initial Public Offering (IPO). Ada 50 perusahaan dengan potensi pendanaan hingga Rp 100 triliun untuk membiayai pelaksanaan proyek pembangunan properti,” tutur Ketua DPD REI DKI Jakarta, Arvin F. Iskandar saat Pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) XI REI DKI Jakarta, di Jakarta, Kamis, 7 Agustus 2025.

Saat ini masih banyak anggota REI DKI Jakarta yang belum familiar dengan pasar modal. “Saya berharap anggota REI DKI Jakarta, khususnya segmen menengah, bisa ikut serta dalam program tersebut. Kami akan membentuk Tim Satgas untuk merealisasikan program IPO,” ucapnya.

Menurut Arvin, pengembang dapat me-leverage pendanaan yang dihasilkan dari IPO maupun obligasi untuk pengembangan proyek-proyek propertinya. “Ada kriteria atau persyaratan yang harus dipenuhi oleh developer untuk bisa menjalankan IPO. Misalnya, nilai aset landbank serta laporan keuangan yang tidak boleh negatif selama dua tahun terakhir,” kata dia.

Konektivitas Properti dan Pasar Modal

Arvin memaparkan, saat ini hanya sekitar 1% dari 500 anggota REI Jakarta yang telah melantai di Bursa Efek Indonesia. “Sudah saatnya sektor properti lebih terkoneksi dengan pasar modal dan investor global. Ini penting agar pengembang di Jakarta bisa tumbuh lebih sehat dan kompetitif, terutama dalam mengelola aset strategis dan proyek-proyek skala besar,” tegas Arvin.

Ketua REI DKI bahas peluang pasar modal

Ketua REI DKI Jakarta Arvin F Iskandar membahas peluang pasar modal (F0to: Oki Baren)

Sebagai bagian dari upaya ini, REI Jakarta akan mendorong pembentukan Jakarta Property Index sebagai indikator kinerja sektor properti regional yang dapat menjadi acuan bagi investor domestik maupun internasional.

REI juga akan memfasilitasi 10 hingga 20 pengembang per tahun untuk melakukan IPO atau menerbitkan instrumen investasi properti lainnya. Di sisi lain, kemitraan dengan investor institusi global seperti private equity dan venture capital juga akan diperkuat.

Komitmen Penyediaan Hunian Berkelanjutan

Dewan Pengurus Daerah Realestat Indonesia (DPD REI) DKI Jakarta menegaskan komitmennya dalam mendukung penyediaan hunian layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat urban, khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan Masyarakat Berpenghasilan Tertentu (MBT) di wilayah DKI Jakarta.

Arvin F. Iskandar mengungkapkan pentingnya pendekatan kolaboratif antara pengembang dan pemerintah untuk memperkuat ekosistem perumahan nasional (Skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha), termasuk melalui kemudahan regulasi dan percepatan realisasi proyek strategis perumahan bagi MBR dan MBT di kota-kota besar.

“Namun demikian, tantangan pengadaan hunian layak di perkotaan tidak hanya berkaitan dengan pembiayaan dan regulasi. Tetapi juga pemahaman mendalam atas kebutuhan konsumen, perubahan gaya hidup urban, dan pengembangan model hunian berbasis komunitas,” ucapnya.  

REI DKI Jakarta lanjutnya siap berperan aktif dalam mewujudkan pelaksanaan satu juta rumah di kawasan perkotaan, yang secara langsung menyasar kebutuhan hunian layak untuk masyarakat urban, termasuk segmen MBR dan MBT.

“MUSDA REI DKI Jakarta juga akan menyusun policy brief berisi rekomendasi substantif untuk disampaikan kepada pemerintah daerah. Dokumen ini dirancang untuk menjadi masukan konstruktif dalam mendukung pelaksanaan Program 1 Juta Rumah di Perkotaan, serta upaya mengatasi hambatan struktural yang dihadapi industri realestat,” ungkapnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wapres: Perppu Cipta Kerja Cegah Kekosongan Regulasi

    Wapres: Perppu Cipta Kerja Cegah Kekosongan Regulasi

    • calendar_month Rabu, 4 Jan 2023
    • 0Komentar

    ada Jakarta – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyatakan bahwa penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja bertujuan mencegah kekosongan regulasi. Hal ini seiring Putusan Mahkamah Konstitusi yang menyatakan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU CK) inkonstitusional bersyarat sehingga harus diperbaiki dalam waktu dua tahun. “Saya kira […]

  • Sektor Perhotelan Melemah, Pintar-pintar Cari Pasar Baru

    Sektor Perhotelan Melemah, Pintar-pintar Cari Pasar Baru

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Sektor perhotelan Jakarta mengalami perlambatan sepanjang Kuartal I-2025 selepas kebijakan efisiensi pemerintah diterapkan berupa pengetatan pengeluaran anggaran. Kondisi ini membuat pelaku industri perhotelan harus mencari pasar alternatif selain pasar pemerintah, karena belum ada tanda-tanda pelonggaran kebijakan efisiensi dari pemerintah. “Sebagai dampak dari kebijakan efisiensi ini, para pelaku industri perhotelan juga harus efisien, menyesuaikan […]

  • Masa depan pembangunan perkotaan usai Pilkada Serentak 2024 ditentukan oleh kepala daerah terpilih dengan melibatkan semua elemen masyarakat.

    Meneropong Masa Depan Pembangunan Perkotaan Usai Pilkada 2024

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Menarik untuk dicermati masa depan pembangunan perkotaan usai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024 yang dilakukan serentak.  Menteri PPN/Kepala Bappenas era 2014-2015 Andrinof A. Chaniago menekankan pentingnya pendekatan kebijakan yang knowledge base atau scientific base yang harus dipahami para calon kepala daerah. “Karena konsekuensi padatnya penduduk, keragaman penduduk, masalah publiknya kompleks dan banyak. […]

  • Netciti Siapkan Infrastruktur Dukung Smart City di Indonesia

    Netciti Siapkan Infrastruktur Dukung Smart City di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 28 Feb 2023
    • 0Komentar

    TANGERANG – Netciti, ISP broadband yang telah 10 tahun berkiprah di dunia telekomunikasi digital memantapkan diri menjadi pemain utama di smart digital home dan smart digital cluster. Penyedia fasilitas telekomunikasi berbasis FTTH (fiber to the home dan jaringan broadband) itu juga terus menyiapkan infrastruktur sebagai pendukung pengembangan smart digital city di Indonesia. “Smart digital community […]

  • Konstruksi Rumah (Foto: Istimewa)

    Bank Diminta Selektif Salurkan KPR Subsidi

    • calendar_month Selasa, 15 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Bank penyalur kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi diminta memperhatikan ketepatan sasaran debitur sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan. Sebelum melakukan akad kredit, bank pelaksana juga diminta memperhatikan hal yang berkaitan dengan ketersediaan air minum, jaringan listrik dan utilitas di perumahan yang dibangun para pengembang. Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian […]

  • Karyawan Kontrak Kini Bisa Punya Rumah Melalui BTN

    Karyawan Kontrak Kini Bisa Punya Rumah Melalui BTN

    • calendar_month Rabu, 21 Apr 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. kembali menjalin kemitraan untuk penyaluran pembiayaan perumahan dengan menggandeng Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia (ABADI), sebuah perkumpulan yang beranggotakan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang outsourcing atau karyawan kontrak. Melalui kemitraan tersebut, sekitar satu juta pekerja alih daya akan dapat memiliki rumah dengan skema kredit yang murah dan mudah. […]

Translate »
expand_less