Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Pemerintah Akan Kembangkan Tiga KEK Pariwisata di Jawa Barat

Pemerintah Akan Kembangkan Tiga KEK Pariwisata di Jawa Barat

  • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan pihaknya akan mengembangkan sektor pariwisata di Jawa Barat (Jabar) dengan mengedepankan konsep kultural dan ecotourism atau wisata berbasis alam.

Dalam pembukaan Jabar Culture and Tourism Festival yang diselenggarakan secara daring, Minggu (21/3/2021), Sandiaga mengatakan Provinsi Jawa Barat memiliki potensi wisata kultural yang dapat dipadukan dengan keindahan alam yang ada di sana. Untuk itu, perlu ada perbaikan titik akses untuk wisata.

“Kami akan berkoordinasi dengan Pak Gubernur (Jawa Barat), Kementerian PUPR, Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, dan Kementerian BUMN. Karena banyak titik wisata yang ada di bawah penguasaan BUMN sebagai aset-aset milik negara,” kata Sandiaga dalam siaran persnya, Senin (22/3/2021).

Oleh karena itu, lanjut Sandiaga, pihaknya kini tengah menyelesaikan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementerian BUMN. Dengan harapan agar potensi-potensi pariwisata yang ada tersebut bisa segera dikembangkan.

Sandiaga menuturkan pihaknya akan memulai pengembangan dan pembangunan destinasi-destinasi wisata di Jawa Barat yang terbengkalai. Sehingga nantinya destinasi-destinasi ini akan menjadi destinasi yang bertaraf nasional dan internasional.

Selain itu, ujar dia. pihaknya akan mengembangkan tiga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Jawa Barat sebagai upaya memulihkan ekonomi nasional dan mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Jawa Barat.

“Salah satu dari tiga KEK yang telah berhasil kita dorong dengan kemajuan yang signifikan yaitu Lido dan kami akan mengembangkan KEK di Cikidang, Sukabumi, serta Pangandaran,” ujar Sandiaga.

Selain itu, Menparekraf Sandiaga menyebutkan pengembangan desa wisata di Jawa Barat menjadi salah satu upaya yang ditempuh pihaknya untuk membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di sana. Hal ini berkaca dari tingkat kunjungan wisatawan ke Desa Wisata Batulayang di Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu.

“Di Jawa Barat ada 10 desa wisata unggulan. Itu nanti akan kita kolaborasikan dengan pihak-pihak terkait untuk dikembangkan,” jelas dia.

Sandiaga mengingatkan, perlu ada adaptasi, inovasi, dan kolaborasi serta pentingnya menerapkan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability) untuk memulihkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia, khususnya di Jawa Barat.

Perlakuan Khusus

Di tempat terpisah, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR-BPN) Sofyan A. Djalil menegaskan perlunya perlakuan khusus yang lebih kepada KEK di Indonesia.

Dia menambahkan, sejumlah negara seperti Tiongkok, Korea Selatan hingga Singapura, menerapkan KEK sebagai sarana pengembangan industri dan transformasi ekonomi. Di Indonesia, KEK sudah beberapa yang beroperasi seperti KEK Sei Mangkei, KEK Tanjung Lesung dan KEK Mandalika.

“Namun implementasi KEK di Indonesia masih membutuhkan perhatian lebih agar hasil KEK tercapai seperti tujuan,” kata Sofyan A. Djalil dalam wawancara bersama Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus via video conference, Minggu (21/3/2021).

Menurut Sofyan A. Djalil, konsep KEK sendiri adalah ide besar melihat contoh special economic zone dari negara yang telah menerapkannya terlebih dahulu. Di Shenzen, Tiongkok misalnya kawasan pemukiman nelayan berhasil disulap menjadi salah satu pusat pertumbuhan yang luar biasa. Kawasan tersebut didukung berbagai fasilitas khusus hingga akhirnya berhasil dan dikembangkan ke daerah lain.

Namun disebutkan, dalam perkembangannya pembangunan KEK di Indonesia memiliki beberapa kendala. Untuk itu, tegas dia, banyak aspek yang perlu dipenuhi pada KEK di Indonesia seperti fasilitas hingga dana, sehingga ada beberapa KEK yang tidak sesuai harapan saat itu.

Dewan Nasional KEK telah menyetujui pembentukan dua kawasan ekonomi baru. Yakni KEK Lido di Provinsi Jawa Barat dan KEK JIIPE di Provinsi Jawa Timur. Kedua usulan KEK telah disetujui dan telah menjadi rekomendasi kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Diharapkan keputusan ini mampu menghadirkan investasi dan menyerap tenaga kerja yang signifikan. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri PUPR Tegas Instruksikan Pembahasan Kebijakan Libatkan Asosiasi

    Menteri PUPR Tegas Instruksikan Pembahasan Kebijakan Libatkan Asosiasi

    • calendar_month Rabu, 30 Des 2020
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komitmen Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk selalu berkoordinasi dan melibatkan asosiasi usaha bidang properti dalam penyusunan setiap kebijakan termasuk aturan turunan UU No 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UUCK) mendapat respon positif dari sejumlah kalangan. Pernyataan tersebut diharapkan menjadi angin segar bagi kebangkitan kembali industri properti terlebih […]

  • Kawasan Uluwatu Siap Tampung Wisatawan

    Kawasan Uluwatu Siap Tampung Wisatawan

    • calendar_month Selasa, 3 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kawasan Wisata Uluwatu, Kabupaten Badung, Bali, siap menerima kedatangan wisatawan pada masa libur lebaran 2022. “Hal ini terbukti dari kesiapan standar operasional berbasis CHSE seperti kebersihan, keamanan, toilet, penerapan protokol kesehatan, serta pemberlakuan tiket elektronik,” kata Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ni Wayan Giri Adnyani, dalam siaran persnya, […]

  • hunian orang asing

    Catat! Begini Aturan Baru Hunian untuk Orang Asing dan Harganya

    • calendar_month Senin, 14 Nov 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah menerbitkan keputusan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 1241/SK-Hk.02/IX/2022 Tentang Perolehan dan Harga Rumah Tempat Tinggal/Hunian untuk Orang Asing. Dalam dokumen yang diterima redaksi industriproperti.com, disebutkan bahwa aturan tersebut sebagai batasan harga pemilikan rumah tapak maupun satuan rumah susun oleh orang […]

  • Konstruksi Antasari Place Dikebut, Target Serahterima Unit Akhir 2024

    Konstruksi Antasari Place Dikebut, Target Serahterima Unit Akhir 2024

    • calendar_month Sabtu, 10 Sep 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Setelah pada Oktober 2021 lalu mengumumkan diri sebagai manajemen baru PT Prospek Duta Sukses, pengembang proyek Apartemen Antasari Place di Jakarta Selatan — PT Indonesian Paradise Property Tbk. (INPP) terus mengebut pengerjaan konstruksi proyek yang berlokasi di Simpang Susun Tol Desari (Depok-Antasari) tersebut. Beberapa langkah strategis sudah dilakukan sejak tahun lalu dari mulai […]

  • Usung Pariwisata Berkualitas, Ini Target Kunjungan Wisman di 2022

    Usung Pariwisata Berkualitas, Ini Target Kunjungan Wisman di 2022

    • calendar_month Jumat, 31 Des 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di 2022 menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 1,8 juta sampai 3,6 juta orang. Angka itu dicapai dengan mengusung konsep pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Menparekraf Sandiaga Uno menjelaskan, pada tahun 2020 jumlah wisman ke Indonesia mencapai angka 4,05 juta orang dan menurun di tahun 2021 […]

  • SDM industri furnitur

    IFEX 2024 Hadirkan 1.000 Produk Furnitur dan Kerajinan Indonesia

    • calendar_month Jumat, 23 Feb 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pameran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2024 segera digelar dari 29 Februari hingga 3 Maret 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Ditargetkan, lebih dari 115 negara akan hadir pada IFEX 2024. Hingga saat ini Jumat (23/2), data negara yang telah melakukan registrasi IFEX didominasi oleh Australia, China, India, Amerika Serikat, Singapura, Jepang, Malaysia, […]

Translate »
expand_less