Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Pemerintah Jamin Pengadaan Tanah bagi Kepentingan Umum

Pemerintah Jamin Pengadaan Tanah bagi Kepentingan Umum

  • calendar_month Kamis, 25 Mar 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memastikan pengadaan tanah untuk pembangunan infrastruktur dan kepentingan umum akan lebih mudah. Hal ini seiring terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum sebagai tindak lanjut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

“Kami berharap PP Nomor 19/2021 membuat segala proses pengadaan tanah bagi kepentingan umum menjadi terukur. Selain itu, melalui PP 19/2021 sudah ada penanggung jawab masing-masing, mulai dari tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan hasil, hingga pengadaan tanah. Selain itu, diharapkan adanya kepastian jangka waktu untuk masing-masing tahapan kegiatan proses pengadaan tanah,” kata Tenaga Ahli Menteri ATR/Kepala BPN, Arie Yuriwin, dalam keterangan pers, Rabu, 23 Maret 2021.

Selama ini, Kementerian ATR/BPN mendapat hambatan dalam pelaksanaan pengadaan tanah. Misalnya, adanya kendala terkait dokumen perencanaan yang belum lengkap, tanah dengan karakteristik khusus, rencana pembangunan yang belum sesuai dengan kaidah tata ruang, izin pelepasan lahan yang belum siap, juga tidak tersedianya anggaran untuk ganti rugi tanah. “Dengan adanya UUCK ini, kita menfasilitasi pengadaan tanah demi mendukung kemudahan berinvestasi serta mendorong pembangunan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” tutur Arie.

Adapun prioritas pembangunan oleh Pemerintah, imbuh Arie, sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2020 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional, terdapat 201 proyek strategis nasional dan 10 program strategis nasional. Semua program strategis termasuk penyediaan jalan, bandara, pelabuhan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), lahan untuk program ketahanan pangan dan lainnya harus sebelum akhir tahun 2024.

“Jika target program sebelum akhir 2024, pengadaan tanahnya tentu harus selesai terlebih dahulu sebelumnya,” tambah Arie Yuriwin.

Lebih lanjut, menurut Arie Yuriwin, pihaknya sudah melakukan sosialisasi serta koordinasi PP 19/2021 kepada instansi dan lembaga terkait yang mengadakan pengadaan tanah. Sebagai contoh, saat pengadaan tanah, menyangkut tanah di hutan, maka pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk pengadaan tanah tersebut. Selain itu, melalui PP Nomor 19/2021, Kementerian ATR/BPN telah membangun Sistem Informasi Pengadaan Tanah sebagai dasar evaluasi dan pengawasan pengadaan tanah. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSU Tahun 2021 Tembus Rp 201 Miliar

    PSU Tahun 2021 Tembus Rp 201 Miliar

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merealisasikan bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) Tahun Anggaran 2021 sebanyak 25.781 unit senilai Rp 201,03 miliar. Bantuan PSU berupa jalan lingkungan dari refocusing anggaran tahun 2021 ini tersebar di 33 provinsi di Indonesia. Bantuan ini dinilai dapat memacu semangat pengembang perumahan untuk lebih banyak membangun […]

  • Menintip rumah tapak dan apartemen usai kebijakan PPN DTP 100% kembali diperpanjang hingga Desember 2024.

    Prospek Rumah Tapak dan Apartemen Usai PPN DTP 100 Persen Diperpanjang

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Diperpanjangnya kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Di Tanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian rumah sebesar 100% hingga akhir tahun ini menjadi angin segar bagi industri properti Tanah Air. Sektor rumah tapak diyakini paling menikmati dampak pemberlakukan kebijakan tersebut daripada sektor apartemen. “Kalau untuk empat bulan ke depan, prospeknya bagus untuk rumah tapak,” kata General […]

  • Di Tengah Ancaman Inflasi, Investasi Properti Tetap Menjanjikan

    Di Tengah Ancaman Inflasi, Investasi Properti Tetap Menjanjikan

    • calendar_month Jumat, 2 Sep 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Meski belum diumumkan, namun wacana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) sudah santer terdengar. Rencana tersebut bahkan sudah memicu kenaikan beberapa bahan kebutuhan pokok. Ancaman inflasi pun sudah di depan mata. Lalu, apakah investasi properti masih menarik di tengah bayang-bayang inflasi? Pemerhati Properti, Indra W Antono menyebutkan saat ini terutama sebelum inflasi terjadi adalah […]

  • The First Stone

    The First Stone Pasarkan Hunian 3 Lantai di Cluster Emerald

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • 0Komentar

    TANGERANG – PT Mentari Abadi Sentosa (MAS), pengembang perumahan The First Stone Tangerang menawarkan rumah dengan konsep tiga lantai di produk terbaru mereka, Cluster Emerald. Produk ini merupakan cluster ketiga yang dikembangkan The First Stone dengan jumlah rumah sebanyak 377 unit yang dibangun di atas lahan seluas 4,5 hektar. Direktur Utama PT MAS, Indrawan Soemarko […]

  • FLPP

    Ikang Fawzi: Butuh Kepastian Nasib KPR FLPP Pasca Peralihan

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pengelolaan dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) segera beralih dari Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat kepada Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mulai 2022. Proses transisi pun saat ini sedang berlangsung. Asosiasi pengembang berharap tahapan transisi peralihan tidak menganggu pelayanan kepada masyarakat yang akan melakukan […]

  • reforma agraria

    Reforma Agraria Hidupkan Perekonomian Bali

    • calendar_month Minggu, 22 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bergegas melaksanakan Reforma Agraria sebagai bentuk dukungan terhadap Program Strategis Nasional (PSN) yang dicanangkan Presiden Joko Widodo. Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2018. Reforma Agraria adalah salah satu solusi untuk menghidupkan kembali perekonomian di Bali. “Maka dari itu, diperlukan solusi untuk terus menghidupkan […]

Translate »
expand_less