Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Penghuni Rusun Tuntut Revisi Golongan Pelanggan PAM Jaya

Penghuni Rusun Tuntut Revisi Golongan Pelanggan PAM Jaya

  • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Puluhan ribu warga penghuni rusun (rumah susun) di DKI Jakarta merasa resah dengan penggolongan pelanggan rusun yang diberlakukan Perumda Air Minum Jaya atau PAM Jaya. Pasalnya, tarif air bersih yang mereka bayarkan selama ini disamakan dengan tarif pelanggan gedung komersial seperti mal, pusat perbelanjaan, perkantoran, bahkan industri besar.

Berbagai upaya telah dilakukan warga rusun yang tergabung dalam Persatuan Perhimpunan Penghuni Rumah Susun Indonesia (P3RSI), mulai dari pengiriman surat protes hingga aksi unjuk rasa besar-besaran. Namun hingga kini, tuntutan mereka belum mendapat tanggapan dari pihak PAM Jaya maupun Gubernur DKI Jakarta.

Masalah ini menarik perhatian serius dari anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta, Achmad Azran. Dalam rangka mendalami persoalan tersebut, Azran melakukan kunjungan kerja ke Kalibata City, Jakarta Selatan, untuk mendengar langsung keluhan warga rusun se-DKI Jakarta terkait polemik tarif air bersih PAM Jaya.

Di Kalibata City, Azran bertemu dengan sekitar 36 perwakilan Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (PPPSRS) dari berbagai wilayah Jakarta. Turut hadir Sekretaris Umum DPP P3RSI, Nyoman Sumayasa, mewakili Ketua Umum Adjit Lauhatta beserta jajaran pengurus lainnya, serta Ketua PPPSRS Kalibata City, Musdalifah Pangka, selaku tuan rumah.

Dalam pertemuan tersebut, Azran menyatakan komitmennya untuk membantu warga mencari solusi terbaik. Dia menilai penggolongan rumah susun sebagai pelanggan Kelompok III, setara dengan pusat bisnis dan industri sangat tidak adil, mengingat fungsi utama rumah susun adalah sebagai hunian.

“Saya tidak tahu bagaimana penilaian PAM Jaya sehingga rumah susun bisa dimasukkan ke dalam Kelompok III. Ini hunian, bukan industri,” tegas Azran kepada wartawan, Kamis (4/9).

Dia pun berjanji akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta agar warga dapat bertemu langsung dengan Gubernur Pramono Anung. Menurutnya, warga rusun berhak mendapatkan layanan air bersih yang layak sebagai masyarakat, bukan sebagai entitas komersial.

“Saya akan bantu warga untuk mendapatkan solusi dari permasalahan ini. Mereka berhak atas air bersih sebagai warga, bukan sebagai pelanggan industri,” ujarnya.

Sebagai putra asli Betawi, Azran berharap persoalan ini dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik dan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. Dirinya meyakini Gubernur Pramono tidak berniat menyusahkan warganya.

Azran juga menyampaikan bahwa seluruh keluhan warga rusun telah dia dokumentasikan dan kirimkan langsung kepada Gubernur. “Semua keluhan warga rumah susun sudah saya catat dan videokan, dan sudah saya kirimkan langsung kepada Gubernur Pramono Anung,” ungkapnya.

Sebagai senator perwakilan DKI Jakarta, Azran akan memfasilitasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan mengundang sejumlah pihak, termasuk Gubernur Pramono Anung dan perwakilan warga rusun. Ditargetkan RDP tersebut dapat terlaksana dalam satu minggu ke depan.

“Saya akan berkirim surat dan berharap Bapak Gubernur hadir, atau setidaknya diwakili oleh Wakil Gubernur. Saya optimis, sosok kepemimpinan Bapak Pramono Anung akan mendengar keluhan warganya,” ujarnya.

Kesulitan Bertemu Gubernur

Ketua PPPSRS Kalibata City, Hj. Musdalifah Pangka, mengapresiasi respons anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta, Achmad Azran terhadap keresahan warga rusun. “Kami sangat senang Bang Azran peduli terhadap kami. Bahkan untuk sekadar bertemu Gubernur saja, kami kesulitan,” ungkapnya.

Musdalifah menyebut bahwa para penghuni rumah susun telah berulang kali mencoba menemui Gubernur DKI Jakarta, namun hingga kini belum berhasil, meskipun ada janji dari pihak Pemprov.

“Kami hanya ingin menyampaikan langsung apa yang kami rasakan. Tapi selalu gagal. Kami berharap Bang Azran bisa menjembatani pertemuan dengan Gubernur,” tambahnya.

Sekretaris Umum DPP P3RSI Nyoman Sumayasa menambahkan persoalan ini dapat diselesaikan melalui dialog langsung. Dia menyoroti Keputusan Gubernur DKI Jakarta No. 730/2024 tentang Tarif Air Minum PAM Jaya, yang menggolongkan rumah susun sebagai pelanggan komersial (Kelompok III), setara dengan mal dan apartemen mewah.

“Kami berharap Bang Azran bisa mempertemukan kami dengan Pak Pramono. Tarif Kelompok III yang dikenakan kepada warga rusun bahkan lebih mahal (Rp21.550) dibanding rumah tangga menengah dan rusun mewah (Rp17.500),” jelasnya.

Nyoman menambahkan bahwa puluhan laporan masyarakat telah dikirim ke Balai Kota, termasuk permohonan audiensi, namun tidak satu pun mendapat tanggapan.

“Kami berharap Pak Gubernur tidak tutup mata. Surat-surat kami tidak pernah ditanggapi, apalagi bertemu langsung,” tegasnya.

Nyoman menilai klasifikasi dalam Kepgub tersebut keliru secara hukum dan bertentangan dengan prinsip keadilan sosial. DPP P3RSI berharap Gubernur Pramono bersedia mendengarkan aspirasi warganya yang tinggal di rumah susun. (MRI)

 

 

 

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Delapan Perumahan bersubsidi di Gorontalo mendapatkan bantuan PSU (Foto: Istimewa)

    762 Rumah di Gorontalo Dapat Bantuan PSU Sebesar Rp 4,2 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 24 Jul 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian PUPR memberikan bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) kepada pengembang perumahan yang membangun rumah bersubsidi di Provinsi Gorontalo. Bantuan ini ditujukan agar rumah bersubsidi yang dibangun para pengembang memiliki kualitas bangunan dan lingkungan yang baik. “Rumah bersubsidi bukan berarti rumah yang dibangun memiliki fasilitas seadanya. Untuk itu, kami menyalurkan bantuan PSU agar […]

  • metland cibitung

    Metland Cibitung Tambah Fasilitas Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • 0Komentar

    BEKASI – PT Metropolitan Land Tbk atau Metland terus berkomitmen menghadirkan fasilitas unggulan bagi penghuni dan masyarakat sekitar. Kali ini, Metland Cibitung mengumumkan penambahan fasilitas pendidikan dengan pembangunan Sekolah Al-Azhar BSD yang dibangun di area seluas dua hektar. Kegiatan ini ditandai dengan acara penandatanganan perjanjian pembelian lahan Sekolah Al-Azhar BSD@Cibitung yang digelar di Hotel Horison […]

  • Pantau Debitur KPR Subsidi, PUPR Gandeng PLN

    Pantau Debitur KPR Subsidi, PUPR Gandeng PLN

    • calendar_month Kamis, 1 Apr 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR bersama PT PLN (Persero) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang integrasi data pengguna layanan listrik debitur penerima manfaat dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Cakupan kesepakatan itu antara lain untuk memastikan tingkat keterhunian rumah bersubsidi. Perjanjian kerjasama integrasi data pengguna layanan listrik hunian MBR ini […]

  • Intiland FunFair

    Jelang Akhir Tahun, Intiland FunFair Digelar

    • calendar_month Jumat, 14 Okt 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA –  PT Intiland Development Tbk atau Intiland meluncurkan program promo spesial bertajuk “Intiland FunFair”. Lewat program ini, masyarakat berkesempatan mendapatkan penawaran spesial seperti gratis Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), biaya Akta Jual Beli atau Bea Balik Nama untuk pembelian unit-unit properti Intiland. Direktur Pemasaran Korporat Intiland Susan Pranata menjelaskan, selain menawarkan […]

  • Kemenparekraf Jalin Kemitraan dengan Marriot International Inc

    Kemenparekraf Jalin Kemitraan dengan Marriot International Inc

    • calendar_month Sabtu, 30 Jul 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menjalin kemitraan dengan Marriot International Inc. Kerja sama ini mencakup pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air. “Kita perlu menjalin kemitraan dengan industri perhotelan sebagai industri yang berkontribusi terhadap sektor pariwisata. Perjanjian kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam upaya pengembangan […]

  • Ilustrasi Ruang Kantor

    5 Feng Shui Ruang Kerja agar Makin Produktif

    • calendar_month Sabtu, 6 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Banyak dari kita menghabiskan waktu berjam-jam di ruang kerja setiap harinya dengan desain yang seringkali monoton dan membosankan. Apakah Sobat iPro mengetahui bahwa desain ruang kerja memiliki pengaruh besar terhadap tingkat produktivitas, meningkatkan fokus dan motivasi? Mengaplikasikan dasar-dasar Feng Shui dalam desain ruang kerja, ternyata menjadi salah satu cara untuk menciptakan ketenangan, meningkatkan […]

Translate »
expand_less