Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Per Juni 2025, Penyaluran FLPP Lampaui 50% Target Setahun

Per Juni 2025, Penyaluran FLPP Lampaui 50% Target Setahun

  • account_circle Oki Baren
  • calendar_month Rab, 25 Jun 2025

Jakarta – Penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) per 24 Juni 2025 mencapai 114.799 unit rumah ekuivalen Rp14,22 triliun. Capaian itu telah melampaui 50 persen dari total target tahun 2025.

“Saat ini sedang dipersiapkan tambahan kuota penyaluran FLPP bersama Kementerian Keuangan dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP),” tutur Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), Sid Herdi Kusuma, pada Rapat Koordinasi Pemantauan dan Evaluasi ke-2 Tahun 2025 di Jakarta, Selasa, 24 Juni 2025.

Rapat koordinasi ini menunjukkan komitmen kuat seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan bahwa rumah FLPP layak huni, telah siap huni pada saat akad FLPP, dan benar-benar dihuni dan bermanfaat bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Komite Tapera, Eko D Heripurwanto, menilai kegiatan Rakor ini sebagai sarana yang baik untuk mengukur progres dan peningkatkan kualitas program FLPP. “Ini adalah iklim yang baik, di mana pengembang berkompetisi memberikan layanan yang baik secara terukur,” ujarnya.

Ia mendorong pelibatan Kementerian Dalam Negeri dalam penguatan regulasi perizinan daerah, serta menekankan pentingnya untuk meningkatkan atau menjaga kualitas rumah subsidi agar layak huni dan pengembangan konsep green building.

Rapat koordinasi tersebut bertujuan meningkatkan aspek keterhunian rumah FLPP, memastikan akad FLPP dilakukan pada saat rumah siap huni, dan semua hasil monev ditindaklanjuti dengan baik oleh bank penyalur pembiayaan Tapera dan FLPP.

Direktur Operasi Pemanfaatan BP Tapera, Muhammad Nauval Al – Ammari, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari siklus pemantauan dan evaluasi tahunan yang dilaksanakan tiga kali dalam setahun. “Rakor ini rutin diselenggarakan untuk mengkoordinasikan progres pemantauan dan evaluasi di tengah Tahun 2025 guna mewujudkan peningkatan kualitas monev secara berkesinambungan sesuai prinsip Continuous Improvement” ujarnya.

Rapat koordinasi ini juga membahas penguatan sinergi lintas sektor untuk menyelaraskan perencanaan perumahan MBR dengan ketersediaan infrastruktur dasar seperti lahan, listrik, air bersih, sanitasi, dan layanan perizinan terpadu. Program perumahan perlu didukung dengan perencanaan yang baik di tingkat pusat dan daerah. Salah satu topik utama dalam rapat koordinasi ini yaitu koordinasi mengenai progres pemantauan keterhunian rumah FLPP dan pemantauan kondisi rumah pasca-akad FLPP Periode I (April–Juni) Tahun 2025.

Nauval juga menekankan pentingnya melakukan edukasi secara masif untuk pelaporan penghunian rumah secara mandiri oleh MBR melalui sistem akuHUNI yang kini sedang dikembangkan dengan inovasi fitur MBR Rating. “Jika masyarakat teredukasi dengan baik, insyaAllah tingkat keterhunian rumah FLPP akan terus meningkat menjadi lebih baik,” tambahnya. Ia mengimbau masyarakat yang menghuni rumah FLPP untuk melaporkan penghunian rumah FLPP secara mandiri dan online melalui sistem akuHUNI sebanyak dua kali dalam setahun melalui laman ini.

rakor flpp

BP Tapera menggelar rapat koordinasi penyaluran FLPP (Foto: BP Tapera)Dalam kesempatan yang sama BP Tapera juga menghimbau bank penyalur dan asosiasi pengembang untuk lebih aktif melakukan edukasi kepada masyarakat agar tingkat keterhunian rumah FLPP terus meningkat menjadi lebih baik.

Nauval menyampaikan bahwa kolaborasi pemantauan rumah MBR telah diselenggarakan di Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan, dan akan dilanjutkan ke 8 provinsi lainnya yang terpilih.

Kinerja Penyaluran FLPP Tahun 2025

Pemerintah telah mengalokasikan anggaran FLPP sebesar Rp18,77 triliun pada tahun 2025 dengan target penyaluran sebanyak 220 ribu unit rumah subsidi. Hal ini menambah realisasi program FLPP yang telah berjalan dengan total penyaluran FLPP sejak tahun 2010 hingga 2024 sebanyak 1.598.879 unit rumah senilai Rp151,22 triliun. Selain itu, Pemerintah juga merencanakan tambahan alokasi untuk FLPP guna mendukung implementasi program 3 juta rumah.

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Edisi Maret 2020

    Majalah REI Edisi Maret 2020

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2020
    • account_circle adminpro
    • 0Komentar

    Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua Penataan ruang menyangkut seluruh aspek kehidupan sehingga masyarakat perlu mendapat akses dalam proses perencanaan penataan ruang. Karena itulah, membahas perencanaan ruang sebenarnya kita sedang berbicara tentang peradaban manusia. Begitu pun ketika pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2019 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, kita […]

  • ilustrasi industri properti

    Industri Properti Lokomotif Pemulihan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Ming, 13 Mar 2022
    • account_circle Sandiyu nuryono
    • 0Komentar

    Jakarta – Industri properti dipercaya menjadi lokomotif pemulihan ekonomi Nasional (PEN). Sektor properti akan selalu menjadi leading sector baik pada saat ini maupun masa yang akan datang. “Berbicara tentang industri properti sebagai lokomotif PEN, kita semua sebetulnya bisa memastikan bahwa sektor properti akan selalu menjadi leading sector baik pada saat ini maupun masa yang akan […]

  • Pasar perkantoran

    Intip Peluang Pasar Perkantoran di Area LRT Jabodebek

    • calendar_month Kam, 26 Okt 2023
    • account_circle Sandiyu nuryono
    • 0Komentar

    Jakarta – Jakarta masih belum bisa lepas dari tantangan kemacetan dan kepadatan penduduk yang tinggi. Guna menyiasati tantangan ini, salah satu langkah yang diambil oleh pemerintah adalah membangun infrastruktur transportasi, seperti Light Rail Transit (LRT). “Ketika wilayah Jabodebek telah terhubung dengan baik, dan transportasi umum terintegrasi dengan efisien, hal ini akan turut membuat sektor perkantoran […]

  • Ilustrasi Ruang Kantor

    Hybrid Working Kurangi Kebutuhan Ruang Kantor

    • calendar_month Kam, 3 Feb 2022
    • account_circle Sandiyu nuryono
    • 0Komentar

    Jakarta – Penerapan hybrid working di sejumlah perusahaan berdampak pada berkurangnya kebutuhan akan ruang kantor. Hal ini juga akan mempengaruhi konsumsi energi dan biaya lainnya. Demikian disampaikan dalam Market Insights mengenai Implikasi Hybrid Working dalam Pengelolaan Gedung Kantor dan Ruang Kerja dari Colliers Indonesia. “Hybrid working yang merupakan kombinasi dari bekerja di kantor dengan bekerja […]

  • Seiring konsistennya tingkat hunian, tarif sewa ruang ritel berpotensi mengalami kenaikan.

    Performa Ritel Moncer, Siap-siap Tarif Sewa Berpotensi Naik

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • account_circle Sandiyu nuryono
    • 0Komentar

    Jakarta – Tarif sewa ritel berpotensi mengalami kenaikan seiring konsistennya tingkat hunian. Namun, pemilik mal kemungkinan akan melakukan penyesuaian trarid secara minimal agar tetap kompetitif. Hal ini dilakukan agar dapat menarik dan meningkatkan penyewa di pasar yang terus berkembang ini. “Meskipun alasan kenaikan tarif sewa bervariasi antara pemilik mal, salah satu pendorong utama adalah kebutuhan […]

  • Menko Airlangga: Pemerintah Targetkan Ekonomi Tumbuh 5,4 Persen

    Menko Airlangga: Pemerintah Targetkan Ekonomi Tumbuh 5,4 Persen

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Sandiyu nuryono
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah menargetkan  pertumbuhan ekonomi Indonesia di angka 5,4% pada tahun 2026 yang didukung oleh penguatan sektor riil, paket kebijakan ekonomi, serta 8 program prioritas nasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, fokus utama diarahkan pada penguatan ketahanan pangan, ketahanan energi, hingga pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang diharapkan mampu menciptakan […]

Translate »
expand_less