Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Program Perumahan Rakyat 2026 Masuk Mode Cepat, Ini Jurus Kuncinya

Program Perumahan Rakyat 2026 Masuk Mode Cepat, Ini Jurus Kuncinya

  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pemerintah berkomitmen untuk mempercepat progam perumahan rakyat tahun ini. Dengan kebutuhan hunian yang mencapai 15,2 juta unit, sektor properti dinilai menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja baru. Strategi jitu dibutuhkan agar program yang menyentuh hajat hidup orang banyak ini dapat memberikan hasil yang maksimal.

Kunci ke depan menurut REI adalah kolaborasi dari pemerintah pusat, juga pemerintah daerah, juga pasti kami pengusaha,” ucap Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto dalam acara Market Review dikutip akun Youtube IDX Channel, kamis, 9 April 2026.

Sejatinya, akselerasi program perumahan rakyat telah didukung oleh terbitnya sejumlah kebijakan yang dikeluarkan pemerintah mulai dari perpanjangan insentif hingga 2027, hingga pembebasan sejumlah pajak seperti BPHTB. Semua itu menjadi stimulus penting bagi sektor properti Tanah Air.

Ditambah lagi, kebijakan program 3 juta rumah menjadi motor percepatan program perumahan rakyat yang menjadi jawaban atas kebutuhan hunian. Program andalan Presiden Prabowo ini diyakini memiliki efek berganda pada perekonomian Indonesia karena pembangunan rumah akan mendorong pertumbuhan industri turunan, mulai dari material bangunan hingga sektor jasa.

Ketua Umum DPP REI Joko Suranto

Ketua Umum DPP REI Joko Suranto (Foto: Tangkapan Layar Youtube IDX Channel)

Joko Suranto mencontohkan, pembangunan 1 juta rumah akan menciptakan kebutuhan masif terhadap komponen dasar seperti pintu, sanitasi, hingga material konstruksi lainnya. Di sisi lain, setiap unit rumah diperkirakan mampu menyerap 4–5 tenaga kerja, yang berarti program ini berpotensi menciptakan jutaan lapangan kerja baru, terutama di daerah.

Tantangan Program Perumahan Rakyat

Beberapa tantangan masih membayangi upaya percepatan program perumahan rakyat. Head of Research CBRE Indonesia, Anton Sitorus, menilai bahwa realisasi pembangunan rumah saat ini masih jauh dari target ambisius pemerintah. Meskipun terjadi peningkatan dibanding tahun sebelumnya, angka produksi perumahan dinilai belum cukup signifikan untuk mengejar target 3 juta rumah.

“Memang ada pertumbuhan positif. Tapi kalau kita berbicara secara ekspektasi awal dengan adanya Kementerian PKP yang dipisahkan dari PUPR, kita berharap akan ada akselerasi yang cukup signifikan,” ungkap Anton.

Menurutnya, strategi percepatan harus dimulai dari sisi suplai, terutama terkait ketersediaan lahan. Pasalnya, harga lahan yang tinggi menjadi komponen biaya terbesar dalam pembangunan perumahan, sehingga berdampak langsung pada keterjangkauan harga bagi masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah (MBR).

Untuk itu, ia mendorong pemerintah untuk lebih agresif dalam menyediakan lahan murah di lokasi baru yang didukung infrastruktur memadai. Dengan demikian, pengembang dapat meningkatkan pasokan hunian dengan harga yang lebih terjangkau.

Sementara itu, Joko Suranto menilai pentingnya pentingnya optimalisasi lahan negara sebagai salah satu solusi strategis. Lahan milik pemerintah, baik dari kementerian, BUMN, maupun melalui bank tanah, dinilai dapat menjadi kunci untuk menekan biaya pembangunan.

“Lahan tanah itu adalah komponen terbesar dari perumahan 30 sampai 45% bahkan sampai untuk di perkotaan bisa 50%. Maka kebijakan presiden dalam hal ini untuk memberikan subsidi lahan kepada penyediaan ini adalah sangat tepat,” katanya.

Untuk kawasan perkotaan dengan keterbatasan lahan, pengembangan hunian vertikal seperti rumah susun menjadi solusi yang lebih realistis. Skema sewa jangka panjang atau leasehold pun dinilai dapat menjadi alternatif, mengikuti praktik di negara maju.

Siap Berkolaborasi

Di sisi lain, kolaborasi menjadi faktor krusial dalam percepatan program ini. Pemerintah, pengembang, dan pemangku kepentingan lainnya harus bergerak bersama dalam satu orkestrasi yang terarah.

Sebagai asosiasi perusahaan properti tertua dan terbesar di Indonesia, REI memiliki kontribusi signifikan dalam penyediaan hunian nasional, dengan porsi mencapai 46% untuk segmen MBR dan lebih dari 60% untuk rumah komersial. Dengan kapasitas tersebut, pelaku industri menyatakan siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam merealisasikan target besar tersebut.

Ke depan, percepatan perumahan rakyat tidak hanya menjadi agenda penyediaan hunian, tetapi juga strategi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan membuka peluang usaha baru di berbagai daerah. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hunian di Grand Wisata Diminati, Apa Sih Rahasianya?

    Hunian di Grand Wisata Diminati, Apa Sih Rahasianya?

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2022
    • 0Komentar

    BEKASI – Grand Wisata Bekasi diprediksi akan menjadi The Next Big City and Big Oportunity di timur Jakarta. Minat konsumen untuk membeli hunian di kawasan ini sangat tinggi, sehingga tak heran jika setiap peluncuran produk baru selalu cepat terjual habis (sold out). Apa sih rahasia kesuksesannya? Handoyo Lim, Marketing & Promotion Department Head Grand Wisata […]

  • Morizono, Hunian Bersertifikat EDGE di Sawangan Ini Usung Konsep Ala Jepang

    Morizono, Hunian Bersertifikat EDGE di Sawangan Ini Usung Konsep Ala Jepang

    • calendar_month Jumat, 24 Nov 2023
    • 0Komentar

    DEPOK – Perumahan skala kota (township) Gardensat Candi Sawangan yang berlokasi di Jalan Cinangka Raya, Sawangan, Depok, melanjutkan tahapan pembangunannya dengan memperkenalkan cluster hunian terbaru bertajuk Morizono. Cluster ke-10 yang pengembangannya berkolaborasi dengan Sumitomo Forestry Indonesia ini menawarkan konsep “The Art of Japanese Living” atau konsep hidup ala Jepang. Konsep ini diaplikasikan mulai dari fasad […]

  • Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian (Foto: Dok Kemendagri) Pembangunan IKN

    Mendagri Sebut Pembangunan IKN akan Berdampak Positif

    • calendar_month Minggu, 20 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian optimistis keberadaan Ibu Kota Negara (IKN) yang tengah dibangun di Kalimantan Timur (Kaltim) akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di daerah tersebut. Dengan tujuan mendorong pemerataan pembangunan di Indonesia, pemindahan IKN akan membuat pembangunan tidak hanya terpusat di Jawa dan kesenjangan antar daerah tak […]

  • Kinerja Imbal Hasil Pengelolaan Dana BP Tapera Tumbuh Positif

    Kinerja Imbal Hasil Pengelolaan Dana BP Tapera Tumbuh Positif

    • calendar_month Jumat, 22 Des 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mencetak kinerja yang cukup baik dalam pengelolaan dana Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Hal itu terlihat dari tingginya imbal hasil (return) Kontrak Pengelolaan Dana Tapera (KPDT) konvensional maupun syariah. Sejak diluncurkan pada 14 Juni 2021 hingga 18 Desember 2023, return bersih (net) yang diperoleh peserta KPDT konvensional […]

  • Meriahkan Imlek, Metland Hadirkan Atraksi Barongsai di Mall

    Meriahkan Imlek, Metland Hadirkan Atraksi Barongsai di Mall

    • calendar_month Jumat, 20 Jan 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Perayaan Hari Raya Imlek tahun ini terasa berbeda karena lebih meriah didukung oleh meredanya pandemi. Hal tersebut dimanfaatkan pengelola pusat perbelanjaan (mall) untuk menampilkan pertunjukan Barongsai. Tidak ketinggalan, unit usaha pusat perbelanjaan yang dimiliki oleh PT Metropolitan Land Tbk (Metland) seperti Grand Metropolitan, Metropolitan Mall Bekasi dan Metropolitan Mall Cibubur turut menghadirkan pertunjukkan […]

  • Ini Pemicu Rontoknya Suplai Rumah Subsidi di Papua

    Ini Pemicu Rontoknya Suplai Rumah Subsidi di Papua

    • calendar_month Selasa, 28 Jun 2022
    • 0Komentar

    Jayapura – Pengembangan rumah subsidi di Provinsi Papua sepanjang empat tahun terakhir terkendala sejumlah persoalan. Habisnya kuota KPR FLPP, bencana banjir bandang disertai longsor di Danau Sentani serta konflik horisontal menjadi pemicu rontoknya suplai rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Bumi Cendrawasih. Pasokan terbesar sempat menembus angka tertingginya 5.183 unit rumah pada tahun 2017. […]

Translate »
expand_less