Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Polemik RUU Daerah Khusus Jakarta, Mau Dibawa ke Mana Jakarta?

Polemik RUU Daerah Khusus Jakarta, Mau Dibawa ke Mana Jakarta?

  • calendar_month Jumat, 26 Jan 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Tampaknya banyak ketentuan-ketentuan atau konten dari RUU Daerah Khsuus Jakarta ini masih membutuhkan masukan catatan. Pak Masinton sendiri juga tadi mengakui beberapa pengaturan terkait dengan kenapa posisi ketua dewan anglomerasi itu ada di wakil presiden. Kemudian ketentuan-ketentuan yang lain masih butuh didiskusikan banyak baik di internal DPR dan juga tentu dengan pemerintah,” jelasnya.

Dalam RUU tentang  Daerah Khusus Jakarta disebutkan Provinsi Daerah Khusus Jakarta memiliki fungsi dan peran yang strategis sebagai pusat perekonomian nasional dan sebagai kota global yang menjadi pusat jejaring bisnis antara Indonesia dengan kota lainnya di dunia, sekaligus kawasan aglomerasi bagi daerah di sekitarnya yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional dan pendapatan negara serta menjadi penopang kesejahteraan rakyatdi Provinsi Daerah Khusus Jakarta dan kesejahteraan nasional.

Ketua Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia (ASPI) Adiwan Aritenang menambahkan, posisi Daerah Khusus Jakarta dalam perspektif ekonomi perkotaan akan menimbulkan beberapa potensi yang akan terjadi. Salah satunya adalah penting untuk mengidentifikasi persoalan-persoalan ekonomi perkotaan yang dihadapi Jakarta dan bagaimana RUU DKJ dapat menyelesaikan persoalan tersebut.

Kemudian, mengenai peran baru geopolitik mempengaruhi pamor Jakarta sebagai pusat bisnis nasional.  Salah satu akibatnya sudah banyak saingan kawasan industri internasional dan domestik menurun karena ibu kota pindah ke Kalimantan, terutama untuk industri yang footloose akan dengan mudahnya pindah lokasi sehingga menjadi economic cost yang berimplikasi pada masa depan metropolitan

“Hal lain yang perlu diingat dari dampak ini adalah potensi shrinkage atau penurunan baik itu infrastruktur, kawasan industri, permukiman maupun jumlah penduduk yang ada di Jakarta dan Bodetabek,” jelas Adiwan. Pengelolaan dan pengalihan aset pemerintah daerah ke pusat juga hal yang perlu mendapat perhatian terkait RUU DKJ.

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Kota di Pulau Jawa

    Wamen ATR/BPN: Jawa Mengkota Sebuah Keniscayaan

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pulau Jawa mengkota merupakan sebuah keniscayaan. Untuk itu, diperlukan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Pulau Jawa dengan skala 1 : 5.000 dengan memperhatikan prinsip 3D, yaitu density, distance dan division. “Kalau betul analisa Jawa mengkota, ini adalah sebuah keniscayaan. Kita butuh RDTR Pulau Jawa dengan skala 1 : 5.000 dengan secara langsung memperhatikan […]

  • REI Ekspo Bukti Properti di Sumbar Mulai Menggeliat

    REI Ekspo Bukti Properti di Sumbar Mulai Menggeliat

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • 0Komentar

    Padang – Pengembangan perumahan di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pasca pandemi Covid-2019 terlihat mulai menggeliat. Untuk itu, Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Sumbar optimistis ajang REI Ekspo dapat membukukan penjualan yang signifikan. “Pertumbuhan industri properti di Sumbar menjadi pertanda bahwa perekonomian sudah mulai bergerak,” ucap Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy, saat membuka REI Property […]

  • Tak Terkendali, Pemerintah Diminta Intervensi Harga Material di Kepri

    Tak Terkendali, Pemerintah Diminta Intervensi Harga Material di Kepri

    • calendar_month Senin, 10 Jan 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pengembang di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengeluhkan tidak terkendalinya harga bangunan di daerah kepulauan tersebut, sehingga menganggu pasokan rumah khususnya rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Pemerintah diminta segera melakukan intevensi pasar agar harga material bangunan lebih kondusif. Ketua Dewan Pengurus Daerah Realestat Indonesia (DPD REI) Kepri, Tony mengungkapkan sepanjang tahun 2021 […]

  • produk furnitur

    Produsen Furnitur Nasional Perluas Pasar ke India

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • 0Komentar

    Pada pembukaan Indonesia Furniture Pavilion di pameran IndexPlus, Jumat, 9 Agustus 2024, Staf Ahli Menteri Perindustrian Bidang Penguatan Kemampuan Industri Dalam Negeri, Ignatius Warsito menerangkan, India memiliki potensi pasar besar. Berdasarkan data IndexPlus, pasar konsumen India memiliki potensi besar yang akan menjadi terbesar ketiga di dunia pada tahun 2027. Selain itu, persentase populasi India yang […]

  • Duh, Realisasi KPR Subsidi Terhambat Lagi, Ini Penyebabnya!

    Duh, Realisasi KPR Subsidi Terhambat Lagi, Ini Penyebabnya!

    • calendar_month Jumat, 22 Jan 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menyesalkan tidak adanya kepastian dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi pada 2021. Yang terkini, banyak masyarakat yang tidak dapat akad melakukan akad kredit KPR subsidi akibat belum siapnya Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM). Ketua Umum […]

  • Ilustrasi Pertumbuhan Sektor Properti

    Suplai Melimpah, Harga Properti Tumbuh Melambat

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pada kuartal ketiga 2021, indeks harga properti hunian tercatat mengalami kenaikan sebesar 1,80 persen secara kuartalan. Berdasarkan laporan Rumah.com Indonesia Property Market Index (RIPMI), pertumbuhan tersebut sedikit mengalami perlambatan ketimbang kenaikan pada kuartal sebelumnya, yaitu sebesar 2,24 persen secara kuartalan. “Tren kenaikan harga properti pada kuartal ketiga 2021 yang tumbuh secara terbatas menurut […]

Translate »
expand_less