Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » PPDPP: Batas Akhir Pengajuan KPR FLPP 27 Oktober

PPDPP: Batas Akhir Pengajuan KPR FLPP 27 Oktober

  • calendar_month Sabtu, 28 Agt 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) mengingatkan batas akhir pengajuan Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) pada 27 Oktober 2021.

“Perlu kami tegaskan, 27 Oktober adalah batas akhir pengajuan dana FLPP dan pada tanggal 29 Oktober adalah batas akhir dari pencairan dana FLPP tahun 2021,” ujar Direktur Utama PPDPP Kementerian PUPR Arief Sabaruddin saat pelaksanaan ‘Evaluasi Bank Pelaksana Triwulan III-2021 Penyaluran Dana FLPP Tahun 2021’ di Bandung, Jumat, 27 Agustus 2021.

Menurut Arief, berdasarkan hasil evaluasi, sebanyak 17 bank pelaksana yang terdiri dari 4 bank nasional dan 13 bank pembangunan daerah akan mendapat pengurangan kuota KPR FLPP. Hal ini karena ke-17 bank pelaksana itu tidak mampu mencapai target sesuai kesepakatan sebelumnya.

“Sedangkan diluar itu, ada tiga bank pembangunan daerah yang mengajukan penambahan kuota untuk diselesaikan Oktober mendatang,” ucapnya.

Tercatat, per 26 Agustus 2021 penyaluran dana FLPP telah mencapai 123.705 unit senilai Rp 13,505 triliun atau 78,54 persen dari target yang ditetapkan. Sedangkan total penyaluran dana FLPP dari tahun 2010 – 2021 mencapai 888.560 unit senilai Rp 69,103 triliun.

BTN Penyalur KPR FLPP Teratas

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencatatkan realisasi penyaluran KPR FLPP sebanyak 65.771 unit sepanjang kuartal III-2021. Angka itu menempatkan Bank BTN sebagai bank penyalur KPR FLPP terbesar.

Posisi kedua ditempati BTN Syariah yakni sebanyak 14.052 unit, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebesar 12.832 unit, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebesar 7.212 unit, dan bank bjb sebanyak 4.153 unit.

Selanjutnya, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk sebanyak 3.607 unit dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebanyak 1.549 unit. Berikutnya, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalbar sebanyak 1.131 unit, BPD Sumsel Babel sebanyak 1.155 unit dan BPD Sulselbar sebanyak 1.007 unit.

Berdasarkan rekapitulasi okupansi tingkat hunian rumah KPR Sejahtera yang telah akad dari tahun 2016 hingga 2020  terdapat 74,7 persen yang dihuni sendiri dari 32.255 unit. “Ini hal menggembirakan, rumah KPR Sejahtera FLPP tingkat huniannya sudah tinggi setahun setelah akad kredit dilaksanakan,” ujar Arief Sabaruddin. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Mandiri Catat Pertumbuhan Kredit dan Laba Bersih di Triwulan I

    Bank Mandiri Catat Pertumbuhan Kredit dan Laba Bersih di Triwulan I

    • calendar_month Jumat, 6 Mei 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencetak laba bersih secara konsolidasi sepanjang triwulan I-2022 mencapai Rp10 triliun atau tumbuh hingga 70 persen (year on year/yoy). Kinerja yang baik tersebut didorong oleh pertumbuhan kredit yang secara konsolidasi naik 8,93 persen (yoy) menjadi Rp1.072,9 triliun. Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi mengungkapkan dalam tiga bulan pertama […]

  • Rumah Subsidi

    BP3 Diingatkan Jangan Hanya Menjadi Badan Penagih Dana Konversi!

    • calendar_month Senin, 14 Des 2020
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Percepatan Penyelenggaraan Perumahan (BP3) diharapkan menjadi solusi untuk mengakhiri berbagai hambatan dalam penyediaan rumah rakyat, dan bukan sebaliknya justru menambah rantai birokrasi dalam program rumah rakyat. Sebab merujuk Undang Undang No 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, BP3 ini bukanlah organ yang biasa-biasa saja, namun badan yang memiliki kekuatan besar. Ketua Umum […]

  • Blended Finance Jadi Alternatif Pembiayaan Proyek Infrastruktur

    Blended Finance Jadi Alternatif Pembiayaan Proyek Infrastruktur

    • calendar_month Kamis, 24 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) menjadi tumpuan dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur secara blended finance. Pola pembiayaan ini bertujuan mengoptimalisasi sejumlah sumber pendaan dalam suatu proyek infrastruktur. “Jika kita bandingkan dengan 15-20 tahun lalu, saat ini ada sofistikasi semakin besar dari blended finance, yaitu bagaimana kita mencampur dan mem-blend dari berbagai sumber pendanaan. […]

  • Tingkatkan Kapasitas SDM, REI Jambi Gelar Diklat

    Tingkatkan Kapasitas SDM, REI Jambi Gelar Diklat

    • calendar_month Selasa, 12 Des 2023
    • 0Komentar

    Jambi – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Jambi bekerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menggelar pelatihan untuk pengembang. Kegiatan ini bertujuan memfasilitasi pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) perusahaan pengembang anggota REI Jambi. “Harapan kami diklat ini bermanfaat bagi peserta sehingga melahirkan developer berkualitas dan tangguh di daerah. Dengan demikian kita bisa […]

  • GMP-Riyadh Group Siapkan Rp800 Miliar Bangun Mal dan Apartemen

    GMP-Riyadh Group Siapkan Rp800 Miliar Bangun Mal dan Apartemen

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Grand Mangku Putra (GMP) dan PT Riyadh Group Indonesia akan melakukan pengembangan baru di kawasan properti terpadu (mixed use) The Grand Mangku Putra Arcade (GMPA) seluas 4,5 hektar di Cilegon, Banten. Kolaborasi kedua perusahaan properti itu akan menyiapkan investasi sekitar Rp800 miliar untuk pengembangan lifestyle mall, convention hall dan dua tower apartemen […]

  • pariwisata ASEAN

    Pariwisata ASEAN Diyakini Mampu Hadapi Tantangan Ekonomi Global

    • calendar_month Sabtu, 4 Feb 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno optimistis pariwisata di kawasan ASEAN akan terus tumbuh. “Data terbaru UNWTO menunjukkan lebih dari 900 juta wisatawan melakukan perjalanan internasional pada 2022. Meningkat dua kali lipat dibanding tahun 2021,” kata Menparekraf Sandiaga dalam keterangan resminya, Sabtu, 4 Februari 2023. […]

Translate »
expand_less