Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » PPN DTP Properti Diberlakukan Hingga Tahun 2026

PPN DTP Properti Diberlakukan Hingga Tahun 2026

  • account_circle Oki Baren
  • calendar_month Sel, 23 Sep 2025

Jakarta – Pemerintah kembali menerapkan kebijakan PPN DTP Properti hingga tahun 2026 untuk menindaklanjuti momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Aturan PPN DTP Properti tersebut merupakan bagian dari Program Paket Ekonomi di paruh kedua tahun 2025 yang akan diakselerasikan hingga akhir tahun ini dan awal tahun depan.

“Pemerintah akan melanjutkan PPN DTP Properti di tahun 2026 yang sudah disetujui Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Menteri Keuangan. Misalnya, untuk pembelian rumah sampai harga Rp 5 miliar, PPN yang ditanggung Pemerintah tetap sampai Rp2 miliar, dan sisanya ditanggung pembeli,” jelas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai Rapat Koordinasi tentang Pelaksanaan Program Paket Ekonomi 2025 dan Penyerapan Tenaga Kerja di Jakarta, Senin, 22 September 2025.

Airlangga menjelaskan, Program Paket Ekonomi 2025 merupakan upaya melanjutkan momentum pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperluas lapangan kerja dan meningkatkan arus investasi. Adapun Program Paket Ekonomi 2025 yang diluncurkan pemerintah, pertama yakni Program Magang Lulusan Perguruan Tinggi dengan target pelibatan 20 ribu mahasiswa lulusan baru (fresh graduate) atau maksimal lulus satu tahun sebelumnya. “Kita akan lihat apakah program tersebut bisa di-roll over atau dilanjutkan,” ujarnya.

Kedua, Program Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pekerja sektor pariwisata, yakni diskon PPh 21 sebesar 100% selama 3 bulan pada periode Oktober-Desember 2025. Program ini menyasar 552 ribu pekerja sektor pariwisata yang memiliki gaji di bawah Rp10 juta per bulan. “Ketiga, Program Bantuan Pangan, dengan target penerima bantuan sebanyak 18,3 juta KPM pada Oktober-November 2025,” jelas Menko Airlangga.

Keempat, Program Bantuan Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) menargetkan peserta eksisting sejumlah 731.361 pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) seperti mitra ojek online (ojol), ojek pangkalan, kurir, logistik, dan supir, serta terbuka juga untuk peserta baru.

“Diskon yang diberikan yaitu 50% iuran JKK dan JKM selama 6 bulan ke depan, lalu akan dievaluasi penerapannya ke depan. Namun, program sektor ini akan diberlakukan terus-menerus. Diskon sepenuhnya dari BPJS Ketenagakerjaan dan akan dipermudah untuk layanan tambahan,” paparnya.

Program Kredit Sektor Properti

Kelima, Program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan BPJS Ketenagakerjaan yakni relaksasi manfaat Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Pemilikan Apartemen (KPA), dan Pinjaman Renovasi Rumah (PRP). Adapun tingkat bunga pinjaman tersebut dengan suku bunga maksimum BI Rate ±3% dan kredit developer dengan suku bunga maksimum BI Rate ±4%. Program ini menargetkan sebanyak 1.050 unit rumah di tahun 2025 dan akan dimulai pada 1 Oktober 2025.

Keenam yaitu Program Padat Karya Tunai (Cash for Work) yaitu penyediaan upah harian bagi 215.421 pekerja. Pagu Anggaran tahun 2025 yang bisa diserap yaitu Rp1,93 triliun dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Rp1,36 triliun dari Kementerian Perhubungan.

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementerian PUPR dan KKP Siap Bangun Rumah ASN di Perbatasan

    Kementerian PUPR dan KKP Siap Bangun Rumah ASN di Perbatasan

    • calendar_month Rab, 29 Sep 2021
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sedang menjajaki peluang pembangunan rumah untuk para aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di wilayah perbatasan Indonesia. KKP diminta menyiapkan lahan untuk lokasi pembangunan hunian ASN serta mengajukan permohonan usulan pembangunan rumah khusus (Rusus) maupun rumah susun (Rusun). “Rumah dinas […]

  • Pemprov DKI Jakarta berikan diskon pajak hotel dan restoran.

    Asyik! Hotel dan Restoran Dapat Diskon Pajak Hingga 50 Persen

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Sandiyu nuryono
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan insentif pajak bagi pelaku usaha di sektor perhotelan serta restoran makanan dan minuman berupa diskon pajak sebesar 20 hingga 50 persen. Kebijakan diskon pajak hotel yang berlaku mulai Senin (25/8/2025) melalui Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 722 Tahun 2025 dilakukan sebagai salah satu upaya menjaga pertumbuhan ekonomi. […]

  • darurat sampah

    Darurat Sampah Banjarmasin, REI Kalsel Serahkan 4 Amrol

    • calendar_month Sel, 3 Jun 2025
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Banjarmasin – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia Kalimantan Selatan (REI Kalsel) memberikan bantuan empat unit bak sampah (amrol) kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin untuk penanganan darurat sampah. Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian REI Kalsel terhadap krisis sampah yang terjadi di Kota Banjarmasin. “Banyak hal yang menjadi fokus perhatian Pemerintah Kota Banjarmasin agar perekonomian masyarakat semakin maju. […]

  • OSS Berbasis Risiko atau OSS RBA (Foto: Lukas)

    Pelaku Usaha Belum Lihat Bedanya OSS Baru

    • calendar_month Rab, 8 Sep 2021
    • account_circle Adi Guru Mahendra
    • 0Komentar

    Jakarta – Koordinator Wilayah Kalimantan Properti Indonesia (PIN), Hariyanto mengatakan bahwa adanya Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA) yang baru Pemerintah luncurkan pasca terbitnya Undang – Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, justru melahirkan regulasi yang semakin menyulitkan. “Saya pikir dengan adanya OSS awalnya membantu pengusaha agau perusahaan tidak perlu memperpanjang izin […]

  • Pantau Debitur KPR Subsidi, PUPR Gandeng PLN

    Pantau Debitur KPR Subsidi, PUPR Gandeng PLN

    • calendar_month Kam, 1 Apr 2021
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR bersama PT PLN (Persero) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang integrasi data pengguna layanan listrik debitur penerima manfaat dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Cakupan kesepakatan itu antara lain untuk memastikan tingkat keterhunian rumah bersubsidi. Perjanjian kerjasama integrasi data pengguna layanan listrik hunian MBR ini […]

  • Digital Hub

    Sinar Mas Land dan Disrupto Resmikan Disrupto Digital Hub

    • calendar_month Jum, 27 Agu 2021
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    TANGERANG- Sinar Mas Land (SML) terus mendukung kemajuan bidang teknologi digital melalui pengembangan digital hub di BSD City. Kawasan ini dikembangkan tidak hanya dari segi pembangunan sarana dan infrastruktur, tapi juga dengan memperkuat ekosistem dan komunitas teknologi digital melalui kampanye Digital Hub Next Action (DNA). Sebagai bagian dari DNA, Sinar Mas Land dan Disrupto hari […]

Translate »
expand_less