Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » REI Usul Tax Amnesty Dampingi PPN DTP Properti Tahun 2026

REI Usul Tax Amnesty Dampingi PPN DTP Properti Tahun 2026

  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Insentif fiskal berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) di sektor properti untuk tahun 2026 resmi berlaku per 1 Januari 2026. Setelah program tersebut resmi bergulir, Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) mengusulkan insentif fiskal untuk sektor properti, yakni berupa Program Tax Amnesty atau pengampunan pajak.

Hasil pengungkapan kekayaan wajib pajak secara sukarela, salah satunya bisa dialokasikan untuk investasi di sektor properti. “Investasi di bidang properti akan menjadi salah satu insentif kepada para Wajib Pajak untuk bisa mengikuti Program Tax Amnesty terhadap sumber kekayaannya,” tutur Sekretaris Jenderal Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Raymond Arfandy, dalam keterangannya, Kamis, 8 Januari 2026.

Raymond menjelaskan, usulan pengampunan pajak menjadi salah satu instrumen insentif fiskal yang dapat menggairahkan roda perekonomian nasional. “Pemerintah melalui Kemenkeu dapat membuat aturan bahwa wajib pajak yang ingin mengikuti program pengampunan pajak, terlebih dahulu harus menginvestasikan uangnya dengan membeli properti di Tanah Air,” tegas Raymond.

Program Amnesti Pajak dengan melibatkan sektor properti di dalam kebijakannya, diyakini dapat menggerakkan sektor riil sehingga ekonomi nasional dapat bertumbuh sekaligus berperan dalam menciptakan lapangan kerja baru.

“Kebijakan pengampunan pajak yang melibatkan properti akan menggerakkan ekonomi nasional karena sektor riil ikut bergerak. Hal ini juga sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi 8% oleh Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.

Untuk menarik minat investasi, Raymond mengusulkan delapan item investasi mendapatkan tax amnesty. Salah satu yang diusulkan mendapatkan tax amnesty adalah sektor properti. Sektor properti merupakan lokomotif ekonomi nasional dengan 185 industri yang menopang sektor tersebut. Mulai dari industri bahan bangunan hingga peralatan dan perlengkapan bangunan.

Tax Amnesty

Sekjen REI Raymond Arfandy mengusulkan Program Tax Amnesty dengan sektor properti sebagai salah satu instrumen investasinya (Foto: Istimewa)

“Tumbuhnya sektor properti maka 185 industri ikutan lainnya akan ikut terdampak sehingga mendukung roda perekonomian Indonesia,” beber Raymond.

Sejarah Tax Amnesty

Sejarah Tax Amnesty diawali pada tahun 1964 di era Presiden Soekarno. Kala itu program pengampunan pajak dilakukan untuk mengembalikan dana revolusi. Kebijakan pengampunan pajak di tahun itu menggunakan Penetapan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1964 tentang Pengampunan Pajak menjadi dasar diberlakukannya amnesti pajak. Namun, pelaksanaan amnesti pajak yang berlangsung hingga 17 Agustus 1965 ini dianggap tidak berhasil karena lemahnya penegakan hukum dan terjadinya pemberontakan PKI atau yang lebih dikenal Gerakan 30 September PKI.

Program serupa kembali dilakukan pada era Presiden Soeharto, melalui Keputusan Presiden Nomor 26 Tahun 1984. Tujuannya adalah mengubah sistem perpajakan di Indonesia. Saat itu dibuat sistem perpajakan self assestment dimana besaran pajak ditentukan oleh Wajib Pajak sendiri, dari sebelumnya menganut sistem official-assesment (besarnya jumlah pajak yang ditentukan oleh pemerintah).

Pengampunan pajak di Indonesia kembali diselenggarakan pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pada program amnesti pajak tahun 2008 tersebut, pemerintah memperkenalkan program sunset policy yang dilaksanakan hingga 28 Februari 2009. Program ini antara lain berlaku penghapusan sanksi administrasi berupa bunga atas pajak yang tidak atau kurang bayar, dan penghapusan sanski administrasi berupa bunga atas keterlambatan pelunasan kurang bayar pajak bagi Wajib Pajak Pribadi maupun Wajib Pajak Badan.

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kadin Diminta Bahas Presidensi G20

    Kadin Diminta Bahas Presidensi G20

    • calendar_month Sabtu, 4 Des 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia diminta untuk bahas detail kebijakan pemerintah dalam Presidensi G20 mendatang. Permintaan ini terangkum dalam sambutan Presiden Joko Widodo saat membuka Rapimnas Kadin Indonesia Tahun 2021, di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Jumat, 3 Desember 2021. Terkait Presidensi G20, kata Jokowi, Kadin Indonesia harus […]

  • Ilustrasi Berkebun

    Tips Bercocok Tanam di Lahan Rumah yang Sempit

    • calendar_month Minggu, 16 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Seharian bekerja di rumah barangkali bisa mempercepat datangnya rasa jenuh. Tentu suasana bekerja dari rumah berbeda dengan bekerja di kantor. Namun, bukan berarti hal itu tidak bisa diantisipasi. Bercocok tanam bisa menjadi alternatif yang bisa dilakukan untuk melepas penat dan mengusir rasa jenuh di sela-sela kerja dari rumah. Nah, bagi Sobat iPro yang […]

  • IKN Mega Proyek untuk Sebaran Sentra Pertumbuhan Ekonomi

    IKN Mega Proyek untuk Sebaran Sentra Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 10 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan Timur diharapkan dapat menjadi solusi dalam upaya pemulihan ekonomi nasional. Pasalnya, dengan adanya pemindahan IKN, akan menciptakan sebaran sentra pertumbuhan ekonomi baru. “Pembangunan IKN dapat dipandang sebagai Mega Proyek Strategis yang akan membuka peluang investasi masif serta berimplikasi pada pembukaan lapangan kerja,” papar […]

  • Jakarta Terancam Jadi Kota Mati

    Jakarta Terancam Jadi Kota Mati

    • calendar_month Rabu, 21 Sep 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta dalam beberapa tahun mendatang bakal terancam jadi kota mati. Kondisi ini bukan ekses dari rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan Timur, melainkan akibat bertumpuknya permasalahan selama sekian dekade yang membuat kota ini menjadi tidak layak huni. “Tahun 2018 silam, Kota Jakarta kehilangan 280 ribu […]

  • MRT Jakarta

    Sinergi DKI Jakarta-Jawa Barat-Bekasi Bangun MRT

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Dua pemerintah Provinsi dan satu Pemerintah Kabupaten, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat dan Bekasi bersinergi dengan melakukan kerja sama membangun Mass Rapid Transit (MRT) Timur-Barat (MRT East-West/Cikarang-Jakarta-Balaraja) Phase 1-Stage 1 (Tomang-Medan Satria). Sinergi ketiganya ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama oleh Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, […]

  • Konferensi Pers Putusan Uji Formil UU CK

    Pemerintah Hormati dan Patuhi Putusan MK Terkait UU CK

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah menghormati dan mematuhi putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Selain itu, pemerintah akan melaksanakan UU Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU CK) dengan sebaik-baiknya sesuai dengan putusan MK dimaksud. “Pemerintah akan segera menindaklanjuti Putusan MK dimaksud melalui penyiapan perbaikan Undang-Undang dan melaksanakan dengan sebaik-baiknya arahan Mahkamah Konstitusi lainnya sebagaimana dimaksud dalam putusan […]

Translate »
expand_less