Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » PUPR Salurkan Bantuan PSU Rp 2,77 M di Riau

PUPR Salurkan Bantuan PSU Rp 2,77 M di Riau

  • calendar_month Minggu, 11 Jul 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berupaya mendorong pengembang untuk membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah {MBR} melalui penyaluran bantuan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU). Kementerian PUPR mengalokasikan bantuan PSU senilai Rp 2,77 miliar untuk 495 unit rumah subsidi yang tersebar di lima kabupaten/kota di Provinsi Riau.

“Kami menyalurkan bantuan PSU untuk memacu semangat pengembang perumahan ssehingga lebih banyak membangun rumah bersubsidi. Kami berharap melalui PSU, capaian Program Sejuta Rumah tahun ini bisa lebih ditingkatkan lagi,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid di Jakarta, Sabtu, 10 Juli 2021.

Khalawi menerangkan, penyaluran bantuan PSU diberikan bagi pengembang perumahan yang membangun rumah umum berupa rumah tunggal atau rumah deret yang bersifat stimulan di lokasi perumahan yang dibangun oleh pelaku pembangunan. Tujuan dari program bantuan PSU untuk menstimulasi pembangunan rumah MBR oleh pelaku pembangunan atau pengembang. Sehingga MBR yang membeli rumah bersubsidi juga akan menikmati hasil pembangunan berupa jalan lingkungan yang baik serta utilitas penunjang lainnya.

“Hal ini sekaligus untuk mendukung pencapaian program sejuta rumah yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo sejak tahun 2015 lalu,” terangnya.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sumatera III Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Zubaidi menyatakan, beberapa waktu lalu pihaknya telah melaksanakan penandatanganan kontrak bantuan PSU dengan sejumlah pengembang perumahan yang membangun rumah bersubsidi untuk masyarakat di lima kabupaten/kota.

Lokasi bantuan PSU tersebut tersebar di lima kabupaten/kota yakni di Pekanbaru, Kampar, Siak, Pelalawan dan Bengkalis. Bantuan PSU yang diberikan antara lain jalan lingkungan perumahan berupa lapis permukaan atas jalan dengan jenis perkerasan beton.

Beberapa perumahan yang mendapat bantuan PSU rumah umum antara lain Perumahan Pondok Dahlia Indah, Perumahan Green Fazar Asri dan Perumahan Duta Mulia Indah. Selanjutnya adalah Perumahan Graha Echa, Perumahan Griya Alifa Mawaddah 2, Perumahan The Queen Primdona, Perumahan Grand Sirih Residence dan Perumahan Sinar Sentosa.

“Kami harap para pengembang atau penyedia jasa dapat melaksanaan kontrak dengan melaksanakan pembangunan bantuan PSU tepat waktu, tepat mutu dan tepat biaya,” harap Zubaidi. {BRN}

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berkembang Pesat, Komunitas Synergy Indonesia Resmi Jadi Yayasan

    Berkembang Pesat, Komunitas Synergy Indonesia Resmi Jadi Yayasan

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – Berawal dari sebuah grup komunitas informal di WhatsApp, Synergy Developer Indonesia telah berkembang tidak hanya sebagai komunitas developer, melainkan melebar ke semua industri turunan properti termasuk perbankan, bahan bangunan, arsitek, interior desain, dan resto dalam payung Synergy Indonesia. Enam tahun bertumbuh, mengakar dan memberi manfaat pada masyarakat, Synergy Indonesia bertransformasi secara resmi menjadi […]

  • Investor Arab Saudi Minati Proyek Kereta Gantung di Puncak

    Investor Arab Saudi Minati Proyek Kereta Gantung di Puncak

    • calendar_month Senin, 2 Jan 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus berkoordinasi dengan lintas kementerian dan lembaga untuk merealisasikan pembangunan infrastruktur wisata. Termasuk pembangunan kereta gantung atau cable car. Kereta gantung sedang disiapkan di destinasi wisata seperti di Gunung Rinjani (NTB) dan Puncak Bogor (Jawa Barat). Diharapka kereta gantung ini dapat menjadi alternatif transportasi yang ramah lingkungan. […]

  • Dukung Bisnis Berkelanjutan, Sinar Mas Land Komit Terapkan Prinsip ESG

    Dukung Bisnis Berkelanjutan, Sinar Mas Land Komit Terapkan Prinsip ESG

    • calendar_month Jumat, 7 Apr 2023
    • 0Komentar

    BSD CITY – Prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) saat ini memainkan peranan penting dalam aktivitas bisnis perusahaan di Indonesia. Permintaan dari berbagai pihak, mendorong penerapan prinsip ESG sebagai tolak ukur kemajuan keberlanjutan dari investasi perusahaan. Sinar Mas Land sebagai perusahaan yang memiliki ruang lingkup luas dalam kehidupan masyarakat telah menginisiasi berbagai program yang mengimplementasikan […]

  • Imbas Kebijakan WFH 1 Hari ke Sektor Properti

    Dampak Nyata Kebijakan WFH 1 Hari ke Sektor Properti

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah resmi mengeluarkan kebijakan Work From Home (WFH) satu hari per minggu mulai 1 April 2026. Kebijakan tersebut diwajibkan bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari upaya pengurangan konsumsi BBM. Colliers Indonesia menilai, kebijakan ini secara langsung tidak berdampak terhadap tingkat hunian gedung perkantoran komersial karena ASN pada umumnya menempati gedung […]

  • Komisi V Minta Kendala PBG dan LSD Segera Diselesaikan

    Komisi V Minta Kendala PBG dan LSD Segera Diselesaikan

    • calendar_month Kamis, 22 Sep 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah memiliki pekerjaan rumah (PR) yang cukup besar untuk dapat mengatasi tingginya gap antara ketersediaan dan kebutuhan (backlog) perumahan di Indonesia. Untuk itu, masalah backlog tidak akan dapat diselesaikan dengan kebijakan yang biasa-biasa saja. Demikian ditegaskan Wakil Ketua Komisi V DPR-RI, Ridwan Bae kepada wartawan. “Kami kira perlu terobosan kebijakan yang lebih menyeluruh […]

  • REI DKI

    REI DKI Ungkap Tantangan Program Rusun Subsidi di Perkotaan

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG – Dewan Pengurus Daerah Realestat Indonesia atau DPD REI DKI Jakarta merespons regulasi terbaru mengenai pembangunan dan pembiayaan rumah susun (rusun) atau hunian vertikal bersubsidi di perkotaan. Salah satunya diatur  mengenai batas harga jual rusun subsidi di DKI Jakarta yang ditetapkan sebesar Rp13,5 juta hingga Rp14,5 juta per meter persegi. Ketua DPD REI […]

Translate »
expand_less