Rumah Tampak Lebih Luas, Simak 7 Trik Sederhana Ini
- calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
- print Cetak

Ilustrasi (Foto: Freepik)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – Menyulap ruangan sempit menjadi tampak lebih luas memerlukan keahlian khusus ditengah menjamurnya tren hunian modern, seperti rumah berukuran terbatas dan apartemen mungil. Hunian berukuran terbatas akan terasa nyaman dan tak sempit jika pengaturannnya tepat. Faktor penting lainnya yang patut diperhatikan adalah dalam hal pemilihan furnitur yang bertujuan untuk melahirkan suasana yang lebih lega.
Selain itu, penggunaan warna dalam dekorasi juga berperan besar dalam memberikan kesan ruang yang lebih luas dan hangat. Dengan perencanaan yang matang, tiny home tidak hanya menjadi solusi tambahan ruang, tetapi juga mampu menghadirkan kenyamanan bagi penghuninya. Untuk lebih lengkapnya, simak 7 rahasia menjadikan rumah terasa lebih luas berikut ini dikutip Good House Keeping.
1. Pahami Skala Ruangan Rumah
Untuk menata ruang berukuran kecil pemahaman tentang skala menjadi faktor utama. Beberapa hal yang harus diperhatikan dapat mengurangi kesan penuh dan menciptakan ilusi ruang yang lebih luas antara lain pemilihan furnitur, pencahayaan, hingga detail arsitektur yang tepat.
Menurut pendiri studio desain interior Allito Spaces, Allison Garrison dalam hunian dengan luas terbatas, perencanaan ruang memiliki peran yang vital. Penggunaan furnitur tidak harus berukuran kecil, tetapi harus dipastikan tidak menghambat alur pergerakan di dalam ruangan. Ia juga menyarankan agar ukuran furnitur seperti sofa bed atau tempat tidur lipat diperhatikan dengan cermat, sehingga tetap tersedia ruang untuk mengakses kedua sisi tempat tidur dengan nyaman.
2. Tentukan Zona yang Jelas
Cara terbaik untuk membuat rumah terasa lebih luas adalah dengan menciptakan area-area berbeda dalam ruang yang kecil Meskipun tata letak konsep terbuka dapat membantu membuat rumah mungil terasa lebih lapang, penting untuk tetap menetapkan zona-zona khusus. Prioritaskan ruang yang fungsional, seperti area makan, ruang kerja, dan area masuk (entry drop zone). Hal ini dilakukan agar aktivitas sehari-hari berjalan lebih lancar.
3. Tinggikan Plafon
Plafon tinggi, sekitar 2,5 meter atau lebih, adalah cara yang efektif untuk memaksimalkan ruang vertikal. Jika terbatas pada luas lantai yang kecil, sering kali tidak butuh banyak usaha untuk menambah tinggi plafon dan menciptakan ruang loteng. Selain terlihat lebih elegan dan luas, plafon tinggi juga membantu memaksimalkan cahaya alami serta meningkatkan sirkulasi udara, bahkan jika terdapat area tidur bergaya loteng. Ini juga membuka lebih banyak peluang penyimpanan, seperti rak di bagian atas.
4. Prioritaskan Furnitur Multifungsi
Gunakanlah furnitur multifungsi yang bisa dilipat, disusun, atau memiliki lebih dari satu kegunaan. Hal ini membantu mengurangi kesan berantakan dan menciptakan ilusi ruang yang lebih luas. Anda juga bisa menghemat ruang dengan memilih furnitur yang memiliki fungsi ganda.
5. Manfaatkan Cahaya Alami Semaksimal Mungkin
Jendela yang besar dan ditempatkan secara strategis adalah hal yang wajib. Saat membangun atau membeli rumah kecil, selalu perhatikan penempatan jendela dan pilih ukuran yang besar.
6. Gunakan Warna Cat Dinding yang Terang dan Netral
Bukan rahasia lagi bahwa warna netral yang cerah mampu menciptakan interior yang terasa lebih lapang, terutama nuansa putih lembut pada dinding. Sangat penting memberi aksen pada ruang dengan warna cat yang tepat karena ini bisa menghidupkan suasana sekaligus mencerahkan ruang. Alhasil, langkah ini pada akhirnya membuatnya terasa lebih luas.
7. Manfaatkan Penyimpanan Tersembunyi
Gunakan setiap sudut dan celah yang sulit dimanfaatkan. Perhatikan sudut-sudut mati dan ruang tersembunyi seperti area di balik kabinet, di atas pintu, atau di bawah tangga yang sering tidak terpakai. Furnitur built-in dengan bagian atas yang bisa dibuka atau panel tersembunyi dapat menambah fungsi tanpa mengurangi nilai desain. Kuncinya adalah mengintegrasikan penyimpanan secara mulus ke dalam arsitektur. (SAN)
Penulis Sandiyu Nuryono
Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz
