Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » SBUM Tertunda, Cashflow Pengembang Terancam

SBUM Tertunda, Cashflow Pengembang Terancam

  • calendar_month Selasa, 26 Jan 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pengembang mengeluhkan terkatung-katungnya nasib calon konsumen perumahan bersubsidi yang tidak dapat melakukan akad Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) akibat masih tertundanya perjanjian kerjasama (PKS) Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM).

“Jumlah rumah ready stock yang sudah ada calon konsumennya tapi tertunda di Provinsi Jawa Barat mencapai 5.000 unit. Akibatnya cashflow perusahaan pengembang terganggu karena tidak bisa akad KPR FLPP,” tutur Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) Jawa Barat, Joko Suranto, menjawab pesan WhatsApp industriproperti.com, Selasa, 26 Januari 2021.

Joko menegaskan, belum diterbitkannya Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Program SBUM Tahun 2021 telah memaksa bank penyalur KPR FLPP melakukan cuti akad. “Kondisinya saat ini konsumen menjadi terkatung-katung,” tegasnya.

Dari Jambi, di awal tahun ini sudah ada setidaknya 700 unit rumah yang siap maju akad KPR FLPP. “Kami di daerah berharap secepatnya realisasi PKS Program SBUM dengan bank penyalur,” kata Ramond Fauzan, Ketua DPD REI Jambi, saat diwawancarai terpisah.

Sekretaris DPD REI Sumatera Utara, Reza Sirait menambahkan, dana SBUM agar secepatnya dicairkan. “Dengan mengalirnya dana SBUM yang diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) karena dapat menolong untuk menyediakan menolong untuk penyediaan uang muka konsumen. Pencairan SBUM juga bermanfaat karena menjadi modal kerja bagi pengembang,” tegas Reza.

Ketua DPD REI Banten, Roni Hardiriyanto Adali, juga mempersoalkan tertundanya program SBUM. “Saat ini saja ada 258 unit rumah yang dibangun oleh 31 perusahaan pengembang di Banten tertunda proses akad KPR-nya. Sedangkan rumah ready stock jauh lebih banyak lagi,” ujarnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • rei mkpi

    REI Ingatkan Iklim Investasi Terganggu Gara-gara Ini

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – Di tengah situasi ekonomi yang sedang kurang baik saat ini termasuk pelemahan daya beli masyarakat, Dewan Pengurus Pusat Realestat Indonesia atau DPP REI menyayangkan masih terjadinya aksi dan tekanan yang menganggu iklim investasi properti di Tanah Air. Situasi yang tidak kondusif ini dikhawatirkan bakal menurunkan minat untuk berinvestasi dan memperburuk perekonomian nasional. Kepala […]

  • Daya Saing Ekonomi Nasional Terus Diperkuat

    Daya Saing Ekonomi Nasional Terus Diperkuat

    • calendar_month Senin, 8 Agt 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sektor industri, perdagangan, dan investasi memiliki peran yang mendalam sebagai katalisator dalam mewujudkan perekonomian nasional yang resilien dan berdaya saing. Penguatan sektor industri akan berdampak pada peningkatan nilai tambah input aktivitas produksi, sehingga mampu menghasilkan produk yang dapat memenuhi kebutuhan nasional dan menjaga stabilitas neraca perdagangan. Di sisi lain, penguatan industri perlu didorong […]

  • Audiensi DPP REI dengan Kemendagri

    OSS Masih Terkendala, Ini Solusi Kemendagri

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Perjalanan sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) tidak sepenuhnya sesuai harapan. Di lapangan, masih ditemui beberapa kendala, antara lain tidak berjalan sepenuhnya layanan berbasis web Sistem Informasi Bangunan Gedung (SIMBG) yang terintegrasi dengan OSS RBA. “Kemendagri sudah banyak menerima keluhan, baik dari daerah maupun dari asosiasi terkait dengan OSS RBA […]

  • Daerah Khusus Jakarta

    Hasil Riset: Properti Indonesia Cenderung Membaik Meski Belum Normal

    • calendar_month Kamis, 6 Apr 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Kondisi sektor properti di Indonesia di tiga bulan pertama tahun 2023 ini menunjukkan tanda perbaikan dibandingkan periode yang sama tanah air. “Kalau kita lihat kondisi tiga bulan awal tahun 2023 ini kecenderungannya memang sudah lebih membaik kalau kita bandingkan periode yang sama tahun lalu,” Head of Research Colliers International Indonesia, Ferry Salanto dalam […]

  • Konferensi Pers Lamudi Property Fair

    Usung Konsep Hybrid, Lamudi Property Fair Dorong Pemulihan Sektor Properti

    • calendar_month Selasa, 2 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Lamudi Property Fair (LPF) hadir dengan konsep hybrid yang mengutamakan kemudahan dan kehadiran pada setiap perjalanan pembeli properti pertama. LPF bertujuan untuk memfasilitasi pembelian properti demi mengakselerasi pemulihan sektor properti di awal tahun 2022. “Melihat meningkatnya angka tren penjualan properti di Lamudi.co.id yang didominasi oleh kaum milenial dan generasi Z, kami melihat bahwa […]

  • Kemenperin tengah menggodok aturan baru kawasan industri.

    Kemenperin Godok Aturan Baru Kawasan Industri, Ini Tujuannya

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah menggodok sejumlah aturan yang bertujuan memperkuat daya saing kawasan industri. Aturan yang tengah diselesaikan adalah regulasi turunan dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2024 tentang Perwilayahan Industri, termasuk di antaranya Permenperin tentang Standar Kawasan Industri dan revisi Permenperin Nomor 1 Tahun 2020 tentang Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup dan […]

Translate »
expand_less