Sentuhan Warna Cat ‘Berani’, Ajaib Bikin Rumah Lebih Berkarakter
- calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
- print Cetak

Ilustrasi (Foto: Pexels/Arturo Añez)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – Warna cat eksperimental yang tabu digunakan akan menjadi tantangan tersendiri bagi pemilik rumah untuk memakainya. Namun, sebelum menggunakannya, penting untuk mendefinisikan warna-warna ekperimental itu dan memahami cara menerapkannya untuk dinding rumah.
“Banyak orang semakin ekspresif dalam menata rumah mereka, dan penggunaan warna dalam dekorasi memegang peranan penting dalam hal tersebut,” ungkap desainer interior Scott Maddux dikutip Livingetc belum lama ini.
Scott menisyaratkan bahwa keberanian dalam bereksperimen dengan warna pakaian dan busana dapat menjadi indikator terbaik mengenai pilihan warna “berani” apa yang cocok pemilik rumah dan bisa diterapkan. Dunia mode berperan besar dalam membangun keakraban dan penerimaan kita terhadap warna. Hal ini serupa dengan tren warna dalam desain interior.
Memilih warna atau nuansa tertentu karena Anda merasa terhubung dengannya adalah momen saat warna bisa terasa segar dan bahkan sedikit berani. “Kuncinya adalah menggunakannya pada saat yang tepat. Penggunaan warna itu soal naluri,” imbuh Scott.
Mengambil risiko untuk menggunakan warna “berani” dapat membuahkan hasil yang luar biasa. Namun, hal itu tak selalu sesederhana kelihatannya. Lantas, warna-warna berani apa saja yang mulai marak digunakan dan bagaimana mengaplikasikannya di rumah? Simak ulasan berikut untuk pilihan warna “berani” yang patut dicoba dan tips agar merasa lebih nyaman menggunakannya.
Pilihan Warna Cat Berisiko
Pertama-tama, untuk mengenali apa itu ‘warna berisiko’ bagi rumah dan bagaimana mulai lebih sering menggunakannya. “Seseorang harus terlebih dahulu memahami hakikat warna. Baliklah pertanyaannya, jangan bertanya ‘apa itu warna berisiko’, melainkan ‘apa sisi berisiko dari warna itu sendiri?” ucap pakar warna sekaligus pendiri The Colour Academy Fiona de Lys.
Memakai warna yang tabu juga harus mempertimbangkan warna interior dari sudut pandang yang lebih personal. Sebuah warna bisa terasa berisiko, baik karena warnanya berada di luar palet warna khas rumah Anda maupun karena secara umum warna tersebut tampak lebih berani di mata.
Sebagai contoh, bayangkan rona biru langit yang lembut dan pucat, yang mengingatkan kita pada kabut pagi hari. Sekarang, ambil warna biru yang sama dan tingkatkan intensitas pigmennya dengan warna biru itu kini menjadi pekat, sebuah warna azure yang kaya dan mencolok dengan saturasi serta intensitas yang lebih tinggi.
Warna biru ini menjadi lebih berisiko untuk digunakan. Jadi, cara yang tepat untuk bereksperimen dengan warna yang berisiko adalah dengan memulai dari warna yang terasa familier, lalu meningkatkan saturasi dan kromanya hingga merasakan ‘ketegangan’ yang menghadirkan nuansa ceria dan menarik. (SAN)
Penulis Sandiyu Nuryono
Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz
