Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Serbu! DP Rumah Nol Rupiah Berlaku per Maret 2021

Serbu! DP Rumah Nol Rupiah Berlaku per Maret 2021

  • calendar_month Jumat, 19 Feb 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Bank Indonesia (BI) menetapkan pelonggaran rasio Loan to Value/Financing to Value (LTV/FTV) Kredit/Pembiayaan Properti menjadi paling tinggi 100 persen untuk semua jenis properti, yakni rumah tapak, rumah susun, serta ruko/rukan. Itu artinya, calon debitur dapat memperoleh Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tanpa harus membayar uang muka sama sekali.

Bank Indonesia merinci, ketentuan ini hanya berlaku bagi bank yang memenuhi kriteria rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL)  kurang dari lima persen. Sedangkan bagi perbankan yang memiliki NPL lebih dari itu, maka LTV maksimal 95 persen.

“BI menghapus ketentuan pencairan bertahap properti inden untuk mendorong pertumbuhan kredit di sektor properti dengan tetap memerhatikan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko, berlaku efektif 1 Maret 2021 sampai dengan 31 Desember 2021,” jelas Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo di Jakarta, Kamis, 18 Februari 2021.

Salah satu alasan yang melatarbelakangi lahirnya kebijakan ini adalah BI ingin  melanjutkan bauran kebijakan akomodatif. Ini sejalan dengan upaya untuk terus mendorong pemulihan ekonomi. Tapi, dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan.

Selain itu,  BI melanjutkan bauran kebijakan akomodatif sejalan upaya pemulihan ekonomi, dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan.  Hal ini untuk menyikapi perkembangan terkini baik global maupun domestik.

BI juga mempertimbangkan perlunya dorongan pemulihan, khususnya di sektor properti.  Ditambah lagi, sektor properti memiliki backward dan forward linkage yang tinggi terhadap perekonomian. Pelonggaran tersebut juga mempertimbangkan risiko kredit atau pembiayaan yang masih cukup terkendali di sektor properti.

BI7DRR Turun 25 bps

Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 17-18 Februari 2021 juga memutuskan untuk menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps (basis points) . Kini nilainya berada di angka 3,50 persen. Penurunan juga dilakukan pada suku bunga Deposit Facility sebesar 2,75 persen. Suku bunga Lending Facility juga turun sebesar 4,25 persen.

“Keputusan ini konsisten dengan prakiraan inflasi yang tetap rendah dan stabilitas nilai tukar Rupiah yang terjaga. Serta sebagai langkah lanjutan untuk mendorong momentum pemulihan ekonomi nasional,” ungkap Gubernur BI yang juga merupakan alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta tahun 1982.

BI mengharapkan perbankan dapat mempercepat penurunan suku bunga kredit. Hal ini sebagai upaya bersama untuk mendorong kredit/pembiayaan bagi dunia usaha dan pemulihan ekonomi nasional.

Terkait kebijakan ini, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Totok Lusida mengapresiasi bank sentral atas penetapan LTV/FTV hingga 100%. Dia berharap kebijakan ini dapat membangkitkan penjualan seluruh pengembang properti dan perlahan membantu pemulihan ekonomi nasional. ” Saya berterima kasih dengan adanya dukungan Bank Indonesia terkait LTV yang ditanggung 100% oleh bank,” ungkap Totok kepada redaksi industriproperti.com. (BRN & ADH)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepastian Kuota FLPP 2024 Jadi Tantangan Pemerintahan Prabowo-Gibran

    Kepastian Kuota FLPP 2024 Jadi Tantangan Pemerintahan Prabowo-Gibran

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menyatakan komitmennya untuk terus memberikan kontribusi terbesar dalam penyediaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Untuk itu, kepastian dan jaminan kuota subsidi perumahan yang mencukupi mutlak dibutuhkan. Data Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menyebutkan total realisasi penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) rumah subsidi hingga […]

  • 10 Aturan Feng Shui Menata Dapur, Lahirkan Energi Positif di Rumah

    10 Aturan Feng Shui Menata Dapur, Lahirkan Energi Positif di Rumah

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Tidak hanya sekadar tempat memasak, dapur dalam tradisi feng shui juga disebut-sebut sebagai “jantung rumah” yang menyimpan energi penting bagi kesejahteraan keluarga. Dapur sering dikaitkan dengan wilayah seorang ibu, berbeda dengan sang ayah yang domainnya adalah ruang tamu. Dalam filosofi feng shui, dapur menyimpan energi api yang kuat sehingga harus ditata dengan bijak. […]

  • Pemerintah Didesak Segera Terbitkan Dana SBUM Rumah Subsidi

    Pemerintah Didesak Segera Terbitkan Dana SBUM Rumah Subsidi

    • calendar_month Sabtu, 23 Jan 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah diminta segera merealisasikan penyaluran program Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) hunian bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Pasalnya, belum terbitnya alokasi dana program itu menjadi alasan masih tertundanya penyaluran dana bagi Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP). “Kendati kedua program ini berbeda, namun dari informasi yang kami terima bahwa […]

  • intiland

    Intiland Komit Terapkan Keberlanjutan Lingkungan dan Sosial

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Intiland Development Tbk atau Intiland menegaskan komitmennya dalam menjalankan praktik pembangunan berkelanjutan. Melalui berbagai inisiatif strategis, perusahaan secara konsisten menunjukkan upaya untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, kelestarian lingkungan, dan tanggung jawab sosial. Corporate Director Intiland, Theresia Rustandi mengatakan Intiland mengukur kemajuan usaha tidak hanya dari aspek ekonomi dan keuangan semata, tetapi […]

  • Sebanyak 1,47 Juta Penerima Manfaat Telah Nikmati Dana FLPP

    Sebanyak 1,47 Juta Penerima Manfaat Telah Nikmati Dana FLPP

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) melaksanakan tugasnya berdasarkan amanah Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2016. Ketetapan tersebut kemudian diperjelas dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 tahun 2024 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat. PP Nomor 21 Tahun 2024 ditujukan untuk menyempurnakan aturan sebelumnya guna […]

  • Natal dan Tahun Baru 2025

    Pemerintah Bersiap Hadapi Libur Natal dan Tahun Baru 2025

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah menjalankan sejumlah strategi dalam upaya kesiapan jelang libur Natal dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Persiapan itu antara lain untuk memperlancar pergerakan 110,67 juta orang terkait aktivitas mudik libur Nataru. “Kelancaran arus mudik Nataru dilakukan melalui penambahan panjang jalan non-tol dan jalan tol, peningkatan kemantapan jalan (termasuk zero pothole dan rehabilitasi jalan), peningkatan […]

Translate »
expand_less