Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Masif! Khusus Hunian Vertikal dan Kota Satelit, ATR/BPN Siapkan Lahan 129 Ribu Hektare

Masif! Khusus Hunian Vertikal dan Kota Satelit, ATR/BPN Siapkan Lahan 129 Ribu Hektare

  • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Kementerian Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyiapkan lahan potensial untuk Pembangunan Permukiman Hunian Vertikal dan Kota Satelit. Lokasinya tersebar di sejumlah wilayah, termasuk di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, hingga Sulawesi. Total indikasi lahan di Indonesia yang telah terdata mencapai lebih dari 129 ribu hektare.

“Data awal kami menunjukkan terdapat sekitar 129.764 hektare lahan yang teridentifikasi. Namun, yang benar-benar potensial untuk dimanfaatkan saat ini sekitar 37.709 hektare,” ucap Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid di Jakarta, Jumat, 17 April 2025.

Penyiapan lahan tersebut dilakukan sebagai upaya Kementerian ATR/BPN dalam memperkuat dukungan terhadap Program Strategis Nasional (PSN) melalui Pembangunan Permukiman Hunian Vertikal dan Kota Satelit.

“Kami dari Kementerian ATR/BPN sudah menyiapkan lahan di berbagai daerah untuk mendukung pembangunan hunian vertikal. Namun, pada tahap berikutnya juga kita siapkan pengembangan kota baru sebagai solusi untuk mengurangi kepadatan di kota-kota besar,” imbuhnya.

Fokus Pembangunan Hunian Vertikal Kota Satelit

Untuk kawasan perkotaan, pemerintah memprioritaskan pembangunan hunian vertikal, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Sementara itu, untuk pengembangan Kota Satelit, disiapkan lahan dengan skala yang lebih luas.

“Untuk Kota Satelit, kebutuhan lahannya minimal antara 30 hingga 120 hektare per lokasi. Sedangkan, untuk pengembangan kawasan tertentu bisa mencapai 100 hektare atau lebih,” lanjut Menteri ATR/Kepala BPN.

Sementera itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyatakan bahwa ketersediaan lahan ini merupakan faktor kunci dalam keberhasilan PSN. “Kami memiliki konsep sederhana untuk melaksanakan program 3 Juta Rumah. Kami ingin tanah untuk pembangunan rumah ini bisa tersedia,” ujarnya.

Dalam pertemuan antara Menteri ATR/BPN dan Menteri PKP dibahas pula potensi pemanfaatan lahan aset negara guna pembangunan rumah susun (rusun) dan hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Menteri PKP menyampaikan, pemerintah tengah mengidentifikasi sejumlah aset negara, termasuk lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Jakarta, yang berpotensi dimanfaatkan untuk pembangunan hunian vertikal bagi masyarakat. Pihaknya telah menerima data awal terkait potensi pembangunan rusun di sekitar 10 kota baru yang dinilai memiliki kebutuhan hunian tinggi bagi masyarakat.

“Kami sudah mendapatkan data untuk bakal 10 kota baru. Di antaranya ada Tangerang, Bogor, Batang, Deli Serdang, kemudian Kubu Raya, kemudian beberapa titik lainnya. Di Jawa Timur juga sudah diberikan datanya kepada kami,” pungkasnya. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendaftaran BAST Lewat SiKumbang Diusulkan Diperpanjang

    Pendaftaran BAST Lewat SiKumbang Diusulkan Diperpanjang

    • calendar_month Sabtu, 20 Mar 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Salah satu kewajiban Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang tercantum Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 103/PMK.010/2021 adalah mendaftarkan BAST (Berita Acara Serah Terima) melalui aplikasi SiKumbang. Pendaftaran BAST periode sebelum diberlakukannya beleid tersebut paling lambat pada 31 Agustus 2021 melalui aplikasi SiKumbang. “Terhadap rumah tapak dan unit hunian rumah susun yang telah diserahkan sebelum […]

  • Lima Tips Percantik Kamar Mandi Murah Meriah

    Lima Tips Percantik Kamar Mandi Murah Meriah

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Salah satu ruangan paling private di rumah adalah kamar mandi. Desain kamar mandi yang nyaman dapat membuat kita betah berjam-jam di dalam kamar mandi. Sayangnya untuk menciptakan kamar mandi yang nyaman dan bikin betah, dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Namun, dengan cara sederhana dan murah meriah, tak sampai £50 (Rp977.000), Anda dapat mempercantik […]

  • pajak properti

    INTAC: Pajak Properti Banyak dan Rumit

    • calendar_month Sabtu, 9 Jul 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Indonesian Tax Care (INTAC) mengungkap bahwa pajak terkait properti di Tanah Air jumlahnya sangat banyak dan rumit. Sedikitnya ada 13 pajak properti yang berlaku, antara lain PPh Badan Final (2,5%), BPHTB (5%) hingga PPh Bangun Guna Serah (5%). “Sistem pajak untuk properti ini cukup rumit dan cukup banyak pihak-pihak yang terkait. Di investasi […]

  • ekonomi indonesia

    Ekonomi Indonesia Masih Positif Namun Tetap Waspada

    • calendar_month Minggu, 23 Okt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih resilien. Untuk tahun 2022, Indonesia diproyeksikan oleh berbagai lembaga dunia masih cukup baik yaitu tetap di 5,3 persen, meski tahun depan mengalami sedikit koreksi kebawah yaitu sebesar 5 persen. “Namun kita tidak boleh tidak waspada, karena memang guncangan ekonomi ini sangat sangat kencang […]

  • OSS Belum Berjalan, Daerah Dapat Lakukan Diskresi

    OSS Belum Berjalan, Daerah Dapat Lakukan Diskresi

    • calendar_month Kamis, 16 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Permasalahan operasionalisasi sistem Online Single Submission-Risk Based Approach (OSS-RBA) masih dirasakan di sejumlah daerah. Untuk itu, selama OSS masih belum berjalan, kepala daerah dapat memberikan diskresi agar pelayanan perizinan tidak berhenti. “Selama OSS belum berjalan, daerah dapat melakukan diskresi,” kata Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI) Paulus Totok […]

  • Semester I 2023, Investasi Sektor Manufaktur Tembus Rp270 T

    Semester I 2023, Investasi Sektor Manufaktur Tembus Rp270 T

    • calendar_month Selasa, 25 Jul 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Sektor industri manufaktur mencatatkan investasi senilai Rp270,3 triliun pada semester pertama tahun 2023 atau setara 39,8% dari total realisasi investasi yakni Rp678,7 triliun. Angka tersebut berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA). Secara keseluruhan, total investasi pada Januari-Juni 2023 meningkat 16,1% (year on year/yoy) dan 48,5% dari target […]

Translate »
expand_less