Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » 29 Ribu Unit Stok Apartemen Jadi Solusi Hunian di Jakarta

29 Ribu Unit Stok Apartemen Jadi Solusi Hunian di Jakarta

  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) DKI Jakarta bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendorong optimalisasi sebanyak 29.000 unit apartemen yang belum diserap pasar sebagai solusi hunian di Jakarta. Gagasan tersebut menjadi agenda yang dibahas pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) REI DKI Jakarta Tahun 2026, di Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2026.

“Persoalan kita bukan hanya bagaimana membangun rumah baru, tetapi bagaimana rumah yang sudah tersedia dapat benar-benar dimiliki dan dihuni oleh masyarakat yang membutuhkan. Stok hunian yang belum terserap pasar (existing housing stock) harus dipandang sebagai bagian dari solusi penyediaan hunian Jakarta,” ujar Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) DKI Jakarta, Arvin F. Iskandar.

Sesuai riset Colliers Indonesia yang menjadi salah satu rujukan REI DKI Jakarta, terdapat sekitar 29.000 unit apartemen di Jakarta yang belum terserap pasar. Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang strategis untuk mempercepat penyediaan hunian tanpa harus menunggu proses pembangunan proyek baru.

Arvin menilai bahwa penyelesaian problematika perumahan Jakarta tidak cukup hanya dilakukan dengan membangun proyek baru. Sebenarnya, sebagian solusi sudah tersedia yakni hunian yang telah selesai dibangun dan siap huni. Menurutnya, agar stok tersebut dapat terserap, diperlukan kebijakan yang tepat, insentif, serta akses pembiayaan yang lebih adaptif.

“Yang perlu kita lakukan adalah membuat hunian yang sudah tersedia menjadi lebih terjangkau dan dapat diakses oleh masyarakat yang tepat. Dengan begitu, pengembang memperoleh kepastian pasar, pemerintah mendapatkan percepatan penyediaan hunian, dan masyarakat memperoleh kesempatan lebih besar untuk memiliki rumah.”

Sementara itu, Lady Natalia, Kepala Bidang Pembiayaan dan Kemitraan Perumahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Provinsi DKI Jakarta menegaskan bahwa optimalisasi existing housing stock harus dibarengi dengan skema pembiayaan yang mampu menjangkau masyarakat.

Jakarta masih menghadapi backlog perumahan sekitar 402.287 kepala keluarga, sementara harga tanah rata-rata meningkat sekitar 1,8 persen per tahun dan daya beli masyarakat menghadapi tekanan. Untuk menjawab persoalan tersebut, Pemprov DKI Jakarta telah mengembangkan Fasilitas Pembiayaan Perolehan Rumah (FPPR) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah.

FPPR menawarkan bunga tetap 5 persen hingga akhir tenor, pembiayaan hingga 100 persen tanpa uang muka, tenor hingga 20 tahun, perlindungan asuransi kredit, kebakaran dan jiwa, serta bebas biaya provisi dan administrasi.

Skema tersebut juga dapat diterapkan pada hunian eksisting, sehingga berpotensi menjadi instrumen untuk mempercepat penyerapan unit yang telah tersedia sebagai salah satu solusi hunian di Jakarta.

DPRKP juga telah membangun kolaborasi pemerintah, perbankan, dan pengembang melalui berbagai proyek Hunian Terjangkau Milik (HTM) seperti Menara Samawa, Menara Kanaya, Sentraland Cengkareng, Bandar Kemayoran, hingga kolaborasi dengan PT SPI.

Solusi Hunian Menuju Transformasi Jakarta

Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto, mengatakan penyediaan hunian merupakan bagian penting dari transformasi Jakarta menuju kota global. Jakarta tidak cukup hanya membangun infrastruktur dan pusat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan terjangkau.

“Jakarta sedang berada pada momentum transformasi menuju kota global. Yang kita bangun bukan hanya infrastruktur, tapi juga kualitas hidup masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah dan REI menjadi sangat penting agar semakin banyak warga Jakarta memperoleh hunian yang layak dan terjangkau,” tegas Uus.

Uus menambahkan, Pemprov DKI Jakarta terus membuka ruang kolaborasi dengan dunia usaha melalui pendekatan creative financing. Berbagai proyek pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik menjadi contoh bagaimana pemerintah dan swasta dapat bersinergi untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat sebagai bagian dari menjawab tantangan solusi hunian.

Pengembangan kawasan berorientasi transit (Transit Oriented Development/TOD) juga menjadi salah satu peluang dalam penyediaan hunian yang terintegrasi dengan MRT, LRT, KRL, dan TransJakarta.

Raperda Rusun Perkuat Ekosistem Hunian

REI DKI Jakarta juga menyambut positif penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Rumah Susun sebagai momentum untuk memperkuat kebijakan penyediaan hunian, khususnya bagi kelompok Masyarakat Berpenghasilan Tertentu (MBT).

Solusi Hunian

Ketua DPD REI DKI Jakarta Arvin F. Iskandar bicara tentang optimalisasi pemanfaatan 29 ribu unit apartemen ready stock sebagai solusi hunian di Jakarta (Foto: Oki Baren)

Arvin menilai kelompok MBT membutuhkan perhatian karena berada di antara kelompok penerima subsidi dan pasar hunian komersial. “Mereka tidak cukup rendah untuk masuk seluruhnya dalam skema subsidi, tetapi juga belum cukup kuat untuk membeli hunian komersial. Padahal mereka membutuhkan hunian dekat dengan tempat kerja dan transportasi publik.”

Ketiga pihak sepakat bahwa tantangan perumahan Jakarta membutuhkan kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, pengembang, perbankan, dan masyarakat.

Optimalisasi hunian yang sudah tersedia, dukungan pembiayaan, pengembangan kawasan berbasis transportasi publik, serta penguatan regulasi diharapkan dapat mempercepat terwujudnya hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi warga Jakarta. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Summarecon Awards 2026

    Summarecon Awards 2026, Penghargaan untuk Dedikasi Mitra Kerja

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar Summarecon Awards 2026, event signature yang rutin diselenggarakan setiap tahun. Kegiatan ini merupakan penghargaan atas dedikasi, kerja keras, dan kolaborasi para mitra dalam mendukung perjalanan bisnis perseroan. “Kami ingin membangun kedekatan yang lebih kuat dengan seluruh pelaku dan pendukung yang telah berkontribusi terhadap pembangunan serta penjualan produk properti […]

  • industri keramik nasional

    Dilema Peningkatan Utilitas Industri Keramik Nasional

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) mengungkapkan tingkat utilisasi industri keramik nasional pada kuartal I-2025 menunjukkan perbaikan, yakni meningkat ke level 75% dibanding rata-rata tahun 2024 sebesar 65%. Namun, gangguan suplai gas membuat peningkatan utilitas industri keramik menjadi dilematis. “Di awal tahun ini Asaki memproyeksi tingkat utilisasi produksi keramik nasional bisa mencapai level […]

  • rumah subsidi

    Penyaluran Rumah Subsidi Baru 100 Ribuan, Menteri PKP Optimistis Target Tercapai

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Perumahan Rakyat dan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan keoptimisannya bahwa target penyaluran rumah subsidi melalui FLPP yang mencapai 350 ribu unit akan tercapai tahun ini. Hingga pertengahan Juli 2026, penyaluran rumah subsidi telah mencapai 102.900 unit. “FLPP bukanlah program baru, namun dalam satu tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo, capaian penyaluran rumah subsidi […]

  • The First Stone

    The First Stone Pasarkan Hunian 3 Lantai di Cluster Emerald

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • 0Komentar

    TANGERANG – PT Mentari Abadi Sentosa (MAS), pengembang perumahan The First Stone Tangerang menawarkan rumah dengan konsep tiga lantai di produk terbaru mereka, Cluster Emerald. Produk ini merupakan cluster ketiga yang dikembangkan The First Stone dengan jumlah rumah sebanyak 377 unit yang dibangun di atas lahan seluas 4,5 hektar. Direktur Utama PT MAS, Indrawan Soemarko […]

  • BP Tapera Resmi Jadi Penyalur KPR FLPP

    BP Tapera Resmi Jadi Penyalur KPR FLPP

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) telah secara resmi menjadi lembaga penyalur dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mulai tahun 2022 mendatang. Peran itu sejalan dengan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 9 Tahun 2020 tentang APBN 2021, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2020 dan PP Nomor 63 Tahun 2019 tentang Investasi Pemerintah. “FLPP […]

  • Investasi Smart Building Ternyata Punya Potensi Hemat Besar

    Investasi Smart Building Ternyata Punya Potensi Hemat Besar

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Smart building alias bangunan cerdas memberikan potensi penghematan cukup signifikan. Angkanya tergantung pada kondisi bangunan, pola operasional, tingkat okupansi, serta sistem yang digunakan. Kini, penerapan bangunan cerdas dirasa mendesak mengingat sektor bangunan menyumbang hampir 40% emisi karbon global, sementara sekitar 30% energi yang digunakan di gedung masih terbuang akibat sistem pengelolaan yang belum […]

Translate »
expand_less