Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Temui Menteri ATR/BPN, REI Minta Solusi Persoalan Ini

Temui Menteri ATR/BPN, REI Minta Solusi Persoalan Ini

  • calendar_month Senin, 26 Sep 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto menerima audiensi Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI). Ada empat permasalahan pengembang yang dilaporkan Ketua Umum REI Paulus Totok Lusida.

“Saya siap mendukung REI dan bersama-sama mencari solusi kendala pembangunan perumahan,” tegas Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto saat menerima audiensi DPP REI, di Kementerian ATR/BPN, Senin, 26 September 2022.

Hadi Tjahjanto menyatakan, penyediaan kebutuhan hunian menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjamin kesejahteraan rakyat. “Pemenuhan kebutuhan perumahan merupakan salah satu fokus program Presiden Joko Widodo,” kata Menteri ATR/Kepala BPN.

Totok menyampaikan sejumlah permasalahan, mulai dari penerapan aturan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) hingga problem terkait pemanfaatan lahan terlantar. “Kami melaporkan sejumlah permasalahan ke Menteri ATR/Kepala BPN. Pertama, terkait ketentuan LSD. Kami mohon agar lahan-lahan yang sudah mengantongi izin sebelum Desember 2021, bisa dikecualikan dari ketentuan LSD,” papar Ketua Umum REI Paulus Totok Lusida, di Kementerian ATR/BPN, Senin, 6 September 2022.

Problem kedua, minimnya daerah yang telah menerbitkan Peraturan Daerah tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Padahal, ketentuan itu menjadi dasar bagi pelaku usaha untuk pengurusan perizinan berusaha. “Masih minimnya pemerintah daerah yang punya aturan tentang RDTR. Untuk itu, kami mohon agar bisa ikut terlibat dalam Forum Penataan Ruang (FPR),” ucap Totok.

“Persoalan ketiga, yakni terkait implementasi ketentuan hunian untuk warga negara asing (WNA). Pelaksanaan masih terkendala karena ada beberapa kepala kantor wilayah dan kepala kantor pertanahan yang tetap mempersyaratkan Kartu Izin Tinggal Tetap (Kitap) dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas) bagi WNA,” ucap Totok.

Selanjutnya, REI berharap ikut dilibatkan dalam pemanfaatan dan pengelolaan lahan-lahan terlantar yang dikelola oleh Lembaga Bank Tanah. Utamanya pengembangan lahan untuk pembangunan hunian khusus masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Kami siap mengelola dan mengoptimalisasi pemanfaatan eks tanah terlantar. Pemanfaatan lahan eks tanah terlantar itu bisa untuk pengembangan rumah bersubsidi,” tutur Totok.

Siap Dukung

Terkait permasalahan LSD, lanjut Hadi Tjahjanto, pihaknya sedang melakukan proses revisi. Untuk lahan yang sudah mengantongi izin yang terbit sebelum Desember 2021, akan dikeluarkan dari aturan LSD. “Semua sedang berproses, pada intinya kita mendukung. Teknisnya sedang kami proses, yang penting sesuai aturan. Memang itu ada dasarnya,” tegasnya.

Untuk persoalan masih minimnya Perda terkait RDTR, Hadi menjelaskan, saat ini seluruh daerah di Indonesia membutuhkan setidaknya 2.000 RDTR. “Sedangkan saat ini perda yang ada baru 200 RDTR. Untuk itu, perlu adanya percepatan dan perwakilan dunia usaha, Kadin Indonesia dan REI akan kita libatkan dalam Forum Penataan Ruang di tingkat nasional,” kata Hadi.

Sedangkan permasalahan pasar properti untuk WNA, Hadi Tjahjanto memastikan aturan kemudahan yang asudah ada untuk diterapkan di daerah. Menteri ATR/Kepala BPN memastikan akan melakukan sosialisasi kebijakan yang sudah ada ke seluruh Kantor Wilayah Pertanahan dan Kantor Pertanahan di seluruh wilayah.

“Saya sudah komunikasi dengan Pak Yasona (Menteri Hukum dan HAM) agar warga asing tidak sulit membeli properti di Indonesia. Hal ini demi menggairahkan pasar properti nasional, termasuk untuk para diaspora. Presiden berharap adanya peningkatan perekonomian dari berbagai aspek, termasuk dari industri properti,” ucapnya.

Hadi menegaskan, ada kebutuhan sekitar 9.000 hektare  lahan per tahun untuk Lembaga Bank Tanah. “Kebutuhannya sangat besar. Selama ada dasar hukumnya, tanah-tanah terlantar itu bisa masuk ke Bank Tanah, yang akan menjadi lahan untuk pembangunan infrastruktur dan kepentingan rakyat lainnya. Termasuk untuk pembangunan perumahan rakyat,” pungkasnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • REI Hashim S. Djojohadikusumo

    Di Depan Hashim S. Djojohadikusumo, REI Tegaskan Dukung Program 3 Juta Rumah

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) mengadakan dialog dan pertemuan dengan Hashim S. Djojohadikusumo selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan Presiden Terpilih Prabowo Subianto di Grand Sahid Jaya Jakarta, Kamis (10/10). Acara tersebut dihadiri ratusan pengurus DPP REI dan DPD REI se-Indonesia. Hashim S. Djojohadikusumo dalam arahannya menyampaikan alasan pemerintahan baru mendatang memberikan perhatian […]

  • Presiden Joko Widodo dengan ASN Kementerian ATR/BPN saat Pembukaan Rapat Kerja Nasional ATR/BPN Tahun 2019 (Foto Biro Setpers Presiden)

    Wuih, Kementerian ATR/BPN Mau Jadi Lembaga Berstandar Dunia

    • calendar_month Senin, 1 Feb 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) saat ini punya target untuk menjadi lembaga pengelola penataan ruang dan pertanahan yang terpercaya dan berstandar dunia di tahun 2025. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal kementerian ATR/BPN, Himawan Arief Sugoto, dalam pelatihan secara virtual terkait program Kementerian ATR/BPN yaitu Sistem Informasi Pertanahan Modern (SIPM) […]

  • Rebranding Kota Wisata Cibubur

    Kota Wisata Cibubur Bersolek Hadirkan Fasilitas Teranyar

    • calendar_month Sabtu, 2 Jul 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Sinar Mas Land terus menambah fasilitas di township yang dikembangkan, yakni di Kota Wisata Cibubur. Fasilitas tersebut melingkupi area komersial, sekolah bertaraf nasional dan nasional plus, rumah ibadah, Fresh Market, hingga Rumah Sakit Eka Hospital. “Dengan ragam fasilitas tersebut, Kota Wisata bertransformasi dari kawasan perumahan menjadi pengembangan urban yang modern,” kata Direktur Sinar […]

  • Hadapi Ancaman Resesi, Pemimpin Ekonomi APEC Serukan Penguatan Kerjasama

    Hadapi Ancaman Resesi, Pemimpin Ekonomi APEC Serukan Penguatan Kerjasama

    • calendar_month Senin, 21 Nov 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mewakili Presiden Joko Widodo dalam acara APEC Leaders’ and Guests’ Working Lunch yang merupakan agenda ketiga dalam rangkaian APEC Economic Leaders’ Meeting pada Jumat (18/11) di Bangkok, Thailand. Dalam kesempatan ini, para pemimpin Ekonomi APEC membahas topik “Promoting Inclusive Growth amidst Hyper-Inflation and Looming Recession”. Seperti diketahui, […]

  • Lagi, Dua Investor Baru Bangun Hunian di IKN Nusantara

    Lagi, Dua Investor Baru Bangun Hunian di IKN Nusantara

    • calendar_month Jumat, 31 Mar 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengatakan dua investor baru telah mengantongi letter to proceed atau Surat Izin Prakarsa Proyek (SIPP) untuk membangun hunian bagi Aparat Sipil Negara (ASN) di IKN Nusantara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Kedua investor nasional tersebut adalah Konsorsium PT Perintis Triniti Properti Tbk (Konsorsium Triniti) dan PT Nindya Karya. […]

  • Didukung OJK, REI Gelar Program Vaksinasi Massal

    Didukung OJK, REI Gelar Program Vaksinasi Massal

    • calendar_month Kamis, 9 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Sejumlah Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menggelar program vaksinasi massal di beberapa wilayah di Tanah Air. Kegiatan ini bertujuan mendukung program pemerintah yakni percepatan vaksinasi nasional sehingga mewujudkan kekebalan komunitas (herd immunity). “Kami melakukan program vaksinasi massal sebanyak 24 ribu dosis Sinovac untuk […]

Translate »
expand_less