Proyek TOD Stasiun Bekasi Ekstensi, Perkuat Konektivitas & Mobilitas Warga Bekasi
- calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
- print Cetak

Seremoni Peresmian TOD Stasiun Bekasi Ekstensi, di Kabupaten Bekasi, Jumat, 24 Juli 2026 (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – PT Summarecon Agung Tbk melakukan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek Transit Oriented Development (TOD) Stasiun Bekasi Ekstensi. Ini merupakan wujud kerja sama antara pemerintah dan swasta dalam memberikan layanan aksesibilitas yang lebih baik bagi warga Kota Bekasi.
“Kami ingin ikut berperan dalam peningkatan layanan aksesibilitas bagi masyarakat, khususnya warga Bekasi dan sekitarnya untuk dapat memanfaatkan secara maksimal moda transportasi massal yaitu kereta api, dan kedepan akan ditingkatkan dengan moda-moda transportasi publik yang lain. Inisiatif ini akan semakin memudahkan mobilitas warga Bekasi agar lebih efisien, meningkatkan konektivitas kawasan, sekaligus menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih berkelanjutan,” ungkap President Director PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto P. Adhi, saat Groundbreaking Proyek TOD Summarecon Stasiun Bekasi Ekstensi, di Kota Bekasi, Jumat, 24 Juli 2026.
Dengan hadirnya Stasiun Bekasi Ekstensi yang merupakan bagian dari TOD Summarecon, warga Bekasi akan terhindar dari konsentrasi penumpukan penumpang. Stasiun Bekasi Ekstensi bakal terfokus untuk pelayanan penumpang yang berasal dari arah barat dan selatan. “Sedangkan Stasiun Bekasi yang saat ini sudah ada, akan lebih banyak melayani masyarakat dari arah utara dan timur,” jelas Adrianto.
Hadir pada seremoni tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, Wakil Menteri Perhubungan, Komjen Pol. Purn. Suntana, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, Direktur Operasi Prasarana dan Keselamatan Wilayah 1 PT KAI Awan Hermawan Purwadinata, serta Managing Director Summarecon Herman Nagaria.

Sambutan dan Pemaparan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyoo pada Seremoni Groundbreaking Proyek TOD Summarecon Stasiun Bekasi Ekstensi di Kota Bekasi, Jumat, 24 Juli 2026 (Foto: Istimewa)
“Kami menyambut baik inisiatif Summarecon. Stasiun Bekasi Ekstensi bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik. Proyek ini diharapkan mendukung pengembangan kawasan yang semakin produktif dengan mobilitas guna mewujudkan kemudahan serta kelancaran aktivitas masyarakat, dan dikembangkan sesuai prinsip TOD Indonesia,” ucap Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono.
Konsep TOD Stasiun Bekasi Ekstensi
Stasiun Bekasi Ekstensi merupakan bagian dari TOD Summarecon, sebuah konsep pengembangan kawasan yang menempatkan transit sebagai pusat orientasi. Bangunan ini berdiri di atas lahan seluas 7.038 m2, dengan luas keseluruhan bangunan mencapai 6.733 m2 yang terdiri dari bangunan setinggi tiga lantai dengan tambahan prasarana bangunan gedung berupa koridor penghubung dan Sky Bridge yang menghubungkan dengan stasiun yang sudah ada. Dengan demikian Stasiun Bekasi Ekstensi merupakan bangunan yang tidak terpisahkan dari Stasiun Bekasi.
Pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi menandai fase awal dari Pengembangan Kawasan TOD, yang akan dilanjutkan dengan pengembangan jalur transportasi massal yang akan menghubungkan wilayah Utara Kota Bekasi, melewati kawasan Summarecon Bekasi dan TOD, kemudian berlanjut menuju Stasiun LRT Jabodebek sepanjang 5 kilometer.

Mock up proyek TOD Stasiun Bekasi Ekstensi (Foto: Istimewa)
Wakil Menteri Perhubungan, Komjen Pol. Purn. Suntana mengatakan pengembangan proyek TOD Stasiun Bekasi Ekstensi merupakan langkah strategis dalam pembangunan jaringan perkeretaapian di Tanah Air dan berharap dapat mendorong masyarakat beralih ke transportasi massal.
Perluasan Stasiun Bekasi merupakan masa depan konektivitas perkotaan yang lebih modern untuk menampung peningkatan kapasitas layanan dan integrasi antarmoda yang seamless. “Stasiun ini diharapkan dapat menampung lonjakan penumpang Commuter Line maupun kereta api jarak jauh dengan standar kenyamanan yang jauh lebih tinggi,” imbuhnya.

President Director PT Summarecon Agung Tbk Adrianto P. Adhi memaparkan mock up proyek TOD Stasiun Bekasi Ekstensi kepada Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, di Kota Bekasi, Jumat, 24 Juli 2026 (Foto: Istimewa)
Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat, Erwan Setiawan, mengatakan bahwa Kota Bekasi terus bertumbuh sebagai kawasan strategis ekonomi, hunian, serta mobilitas masyarakat. “Groundbreaking bukan hanya sekadar peletakan batu pertama, tetapi merupakan simbol dari langkah maju menuju tata ruang kota yang lebih baik, mobilitas yang lebih efisien, dan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif. Terima kasih Summarecon yang telah menggagas pembangunan TOD Stasiun Bekasi Ekstensi,” tutup Erwan. (BRN)
Penulis Oki Baren
Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren
