Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Tuntaskan Problem Rumah Rakyat, The HUD Institute Minta Operasionalisasi BP3

Tuntaskan Problem Rumah Rakyat, The HUD Institute Minta Operasionalisasi BP3

  • calendar_month Kamis, 13 Jun 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tangerang Selatan – Lembaga Pengkajian Pengembangan Perumahan dan Perkotaan Indonesia, The HUD Institute, mendorong pembentukan Badan Percepatan Penyelenggaraan Perumahan (BP3). Lembaga non struktural itu diharapkan dapat menjadi solusi terkait program penyediaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Saat ini tengah berkembang wacana agar Pemerintahan terpilih mendatang menghidupkan kembali Kementerian Perumahan yang fokus menangani masalah perumahan. “Kami tidak mempersoalkan itu, yang terpenting bagaimana mengakomodasi kepentingan penyediaan perumahan bagi MBR. Konstitusi mengamanatkan terbentuknya BP3 yang bisa menjadi fase transisional bagi pemerintahan mendatang,” tutur Ketua Umum The HUD Institute, Zulfi Syarif Koto, dalam jumpa pers, di Tangerang Selatan, Rabu, 12 Juni 2024.

Menurut Zulfi, usulan tersebut berdasarkan masukan ekosistem perumahan yakni pemangku kepentingan dari sisi penyediaan maupun pembiayaan perumahan. “Dari masukan itu, kami menyimpulkan akan mendorong Pemerintah untuk mengoperasionalisasikan karena seluruh regulasinya sudah lengkap. Kami sudah melayangkan surat permohonan kepada Presiden Joko Widodo pada 15 Mei 2024, yang isinya meminta Pemerintah secepatnya mengoperasionalisasikan BP3,” tegasnya.

UU Cipta Kerja telah mengamanatkan terbentuknya lembaga non struktural guna menangani percepatan penyediaan perumahan bagi masyarakat. Beleid tersebut diperkuat dengan Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2021 tentang BP3 dengan tugas utamanya mempercepat penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman. “Seluruh perangkat regulasi pendukung terbentuknya BP3 sudah tersedia hanya tinggal eksekusi saja. Apabila Pemerintahan Presiden Joko Widodo belum dapat menyelesaikan proses administrasinya dapat dilanjutkan oleh pemerintahan mendatang,” tukasnya.

Solusi Perumahan Rakyat

Ketua Majelis Tinggi The HUD Institute, Andrinov A. Chaniago mengatakan, realisasi pembentukan BP3 sudah sangat mendesak. “BP3 diharapkan dapat menjadi solusi terobosan besar dan strategis dalam menjawab masalah perumahan rakyat ke depan,” kata dia.

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank BTN Dorong Milenial Aceh Jadi Pengembang Perumahan

    Bank BTN Dorong Milenial Aceh Jadi Pengembang Perumahan

    • calendar_month Jumat, 13 Okt 2023
    • 0Komentar

    BANDA ACEH – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melalui BTN Syariah mendorong generasi milenial di Aceh untuk terjun langsung ke sektor properti dengan menjadi pengembang atau developer perumahan. Hal ini dilakukan sebagai upaya dari BTN Syariah menjadi bank terbesar di Aceh. Direktur Utama Bank BTN, Nixon LP Napitupulu mengatakan, Bank BTN melalui BTN Syariah […]

  • Tips Memilih Cat Terbaik Hadapi Musim Penghujan yang Lembab

    Tips Memilih Cat Terbaik Hadapi Musim Penghujan yang Lembab

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Mengecat rumah di wilayah dengan kelembapan tinggi bukan sekadar urusan memilih warna atau mengikuti tren dekorasi terbaru. Lebih dari itu, cat berfungsi melindungi salah satu investasi terbesar, yaitu rumah. Di daerah dengan musim panas basah, hujan harian, atau hembusan angin laut, langkah ini dituntut mampu bekerja ganda. Kelembapan udara tidak hanya membuat hawa […]

  • SiPetruk Diberlakukan, Pengembang Ogah Garap Rumah Subsidi

    SiPetruk Diberlakukan, Pengembang Ogah Garap Rumah Subsidi

    • calendar_month Kamis, 27 Mei 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Sistem Pemantauan Konstruksi (SiPetruk) bakal berlaku efektif per 1 Juli 2021 mendatang. Akibat penerapan aplikasi besutan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP), diperkirakan banyak pelaku usaha pengembang perumahan setop membangun hunian khusus masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Saat ini penjualan rumah bersubsidi sudah mulai sulit karena turunnya daya beli MBR. Di daerah kami, kini […]

  • Sektor Pariwisata

    Pemerintah Dukung Percepatan Digitalisasi Transaksi Sektor Pariwisata

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendukung percepatan digitalisasi transaksi di semua sektor usaha pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) termasuk sistem pembayaran tiket akomodasi pariwisata, manajemen parkir, dan pasar perdagangan. Upaya itu diharapkan mampu membentuk ekosistem tatanan ekonomi baru sektor parekraf yang adil dan berkelanjutan sehingga mempercepat kebangkitan ekonomi. “Kita harus memaksimalkan platform […]

  • Efektivitas BP3 Atasi Backlog Perumahan Masih Perlu Diuji

    Efektivitas BP3 Atasi Backlog Perumahan Masih Perlu Diuji

    • calendar_month Senin, 14 Des 2020
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menyambut baik rencana kehadiran Badan Percepatan Penyelenggaraan Perumahan (BP3). Namun asosiasi ini masih mempertanyakan efektivitas BP3 untuk mengatasi backlog perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Ketua Umum DPP REI Paulus Totok Lusida menegaskan efektif atau tidaknya badan baru tersebut masih perlu dilihat dan diuji dari kemampuannya menerobos berbagai […]

  • Aryana Karawaci

    Bidik End-User, Aryana Karawaci Bangun Rumah Seharga Ini

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • 0Komentar

    TANGERANG – Perumahan Aryana Karawaci yang dikembangkan PT Purinusa Jayakusuma meluncurkan show unit cluster terbarunya yakni Cluster Viona. Hunian dua lantai ini dipasarkan hanya dengan harga Rp800 jutaan. Peluncuran Cluster Viona menyusul sukses penjualan cluster sebelumnya yaitu Safira dan Kristal. Cluster Viona dipasarkan sejak Februari lalu, karena tingginya animo pencari rumah di kawasan “emas” Karawaci. […]

Translate »
expand_less