Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Update Realisasi KPR FLPP Sentuh 190 Ribu Unit

Update Realisasi KPR FLPP Sentuh 190 Ribu Unit

  • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan Per 5 Agustus 2025, realisasi program dari proses bangun hingga akad sudah mecapai 40.967 unit. Kemudian, realisasi penyaluran KPR subsidi (FLPP) mencapai 149.368 unit, sehingga jumlah totalnya sebanyak 190.335 unit.

“Ini adalah hasil kerja keras banyak pihak, termasuk BP Tapera dan SMF. Saya optimis target FLPP akan tercapai,” ucap Menteri Ara di Jakarta, Selasa, 5 Agustus 2025.

Menteri Ara menjelaskan, salah satu program unggulan Kementerian PKP adalah Program Pembangunan 3 Juta Rumah, yang tidak hanya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Langkah strategis yang ditempuh di antaranya adalah peningkatan alokasi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari 220.000 menjadi 350.000 unit rumah.

Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan komitmen Kementerian PKP dalam mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi melalui program-program perumahan yang inklusif dan berdampak luas bagi masyarakat.

“Kami siap mendukung pertumbuhan ekonomi melalui berbagai program perumahan, agar target pembangunan dapat terserap secara cepat dan efektif, serta membuka lapangan pekerjaan dalam jumlah besar,” imbuh Menteri Ara.

Kelanjutan Program FLPP dan KUR Perumahan 

Kementerian PKP juga akan mengimplementasikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan untuk mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor perumahan. Skema KUR yang awalnya memiliki plafon Rp5 miliar kini bisa di-revolving hingga Rp20 miliar, setelah mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan.

“Pemerintah juga terus melanjutkan program FLPP dan juga kredit program KUR perumahan untuk mendorong UMKM dimana ini disiapkan untuk 450.000 rumah. Regulasinya sudah disiapkan,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto.

Selain itu, pemerintah juga melanjutkan kebijakan PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) hingga 100% untuk pembelian rumah pada semester II-2025. Pemerintah juga mendorong percepatan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dengan target 45.000 unit rumah.

“PPN DTP,  yaitu PPN untuk rumah komersial yang selama ini telah diberikan akan diteruskan sampai dengan akhir tahun diperkirakan akan ada 32 ribu unit rumah komersial yang akan menikmati PPN DTP hingga Rp2 miliar,” papar Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Sebagai informasi, sektor konstruksi yang di dalamnya termasuk program 3 juta rumah mengalami pertumbuhan sebesar 4,98%. Dengan pertumbuhan sebesar itu, sektor konstruksi menjadikan salah satu kontributor utama terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRIS Diminta Perkuat Pembiayaan ke Sektor Properti

    BRIS Diminta Perkuat Pembiayaan ke Sektor Properti

    • calendar_month Minggu, 13 Des 2020
    • 0Komentar

    Jakarta – Merger tiga anak usaha syariah dari bank pelat merah diharapkan dapat lebih mendukung ekspansi layanan sistem keuangan syariah di Indonesia. Tak terkecuali dukungan yang diharapkan bagi sektor properti. “Kami berharap bank syariah hasil merger ketiga anak usaha bank BUMN dapat mengayomi dan mendukung kemajuan sektor properti. Apalagi, seperti kita ketahui, sektor properti menjadi […]

  • Kadin Puji Fleksibilitas Aturan Baru Hunian Berimbang

    Kadin Puji Fleksibilitas Aturan Baru Hunian Berimbang

    • calendar_month Selasa, 16 Mar 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengapresiasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2021 yang didalamnya memuat tentang aturan hunian berimbang. Aturan turunan dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UUCK) ini dinilai lebih fleksibel daripada aturan sebelumnya. “Dalam PP Nomor 12/2021 ini sudah terdapat beberapa fleksibilitas untuk pemenuhan ketentuan pembangunan […]

  • Rayakan HUT ke-51, REI Lampung Suarakan Dukungan UMKM

    Rayakan HUT ke-51, REI Lampung Suarakan Dukungan UMKM

    • calendar_month Senin, 13 Feb 2023
    • 0Komentar

    Bandar Lampung – Dalam merayakan HUT ke-51, Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Lampung menyuarakan dukungan terhadap pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Untuk itu, setiap proyek perumahan milik anggota REI Lampung agar menyediakan area khusus untuk sektor UMKM. “REI Lampung mendukung pengembangan UMKM. Salah satunya adalah dengan pemberian area khusus bagi pelaku UMKM untuk […]

  • Ludes Terjual, Amesta Living Sampai Tambah Blok Baru

    Ludes Terjual, Amesta Living Sampai Tambah Blok Baru

    • calendar_month Kamis, 6 Jan 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kawasan terpadu Amesta Living Surabaya mendapat sambutan pasar yang cukup baik. Seluruh unit rumah yang dipasarkan pada penjualan perdana sudah habis terserap, bahkan Amesta Living harus membuka tambahan satu blok baru untuk memenuhi minat konsumen terhadap produk hunian inovatif ini. Amesta Living merupakan pengembangan kawasan terpadu yang dikembangkan oleh PT Graha Abdael Sukses […]

  • MoU Tripartit, REI Kalsel Gelar Akad Massal 150 KPR Subsidi

    MoU Tripartit, REI Kalsel Gelar Akad Massal 150 KPR Subsidi

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar akad massal bagi 150 nasabah KPR subsidi skema FLPP dan Tapera. Agenda ini merupakan tindak lanjut dari hasil Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tripartit antara Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Kalsel serta Dewan Pengurus Daerah […]

  • PUPR Alokasikan Rp 93 M untuk Program Sejuta Rumah di Kalsel

    PUPR Alokasikan Rp 93 M untuk Program Sejuta Rumah di Kalsel

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mengalokasikan bantuan senilai Rp 92,8 miliar yang bersumber dari APBN untuk pembangunan hunian bagian dari Program Sejuta Rumah di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Bantuan itu meliputi pembangunan rumah susun (rusun), Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Program Bantuan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) dan bantuan Rumah […]

Translate »
expand_less