Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Wagub DKI: Implementasi SKBG Sarusun Percepat Penyediaan Hunian

Wagub DKI: Implementasi SKBG Sarusun Percepat Penyediaan Hunian

  • calendar_month Kamis, 25 Agt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menyampaikan bahwa Sertifikat Kepemilikan Bangunan dan Gedung Satuan Rumah Susun (SKBG Sarusun) hadir sebagai salah satu skema baru dalam penyediaan tanah untuk pembangunan rusun dengan memanfaatkan lahan Barang Milik Negara (BMN), Barang Milik Daerah (BMD) atau pun tanah wakaf melalui sewa.

“Sehingga dapat menghasilkan harga hunian yang lebih terjangkau, serta memungkinkan percepatan penyediaan hunian terjangkau di DKI Jakarta,” jelas Riza Patria dalam keterangannya, Selasa, 23 Agustus 2022.

Wagub DKI menjelaskan, konsep SKBG Sarusun juga memberikan kepastian bermukim atau secure tenure bagi masyarakat. Hal tersebut dapat memberikan solusi yang sejalan dengan upaya penyelesaian permasalahan kebutuhan hunian terjangkau di Jakarta.

“Optimalisasi pemanfaatan aset milik Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, BMN dan BMD yang ada, diharapkan penyediaan hunian terjangkau bagi masyarakat Jakarta dapat segera terwujud,” terang Riza Patria.

Skema SKBG Sarusun ini memberikan angin segar bagi Pemprov DKI Jakarta untuk menyusun regulasi penyediaan hunian. Penyusunan regulasi tersebut responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta terus membuka ruang untuk berkolaborasi.

Dalam hal ini, seluruh pelaku pembangunan agar ikut serta mewujudkan kebutuhan-kebutuhan kota Jakarta yang inklusif dan berkelanjutan. Ini dari pembangunan fisik sampai kehidupan manusianya.

Selain itu, Wagub Ariza juga berharap masyarakat Kota Jakarta dan para pemangku kepentingan dapat terus mendukung kesuksesan pembangunan di Kota Jakarta sesuai bidang tugas keilmuan masing-masing, dan menjadikan Jakarta sebagai benchmarking bagi kota-kota besar Indonesia lainnya dalam pembangunan kota.

“Terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Pusat (Kementerian PUPR, Kemenkumham, Kementerian Keuangan, Kementerian ATR/BPN, Kementerian Sekretariat Negara), jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, BUMD DKI Jakarta, para Akademisi/Perguruan Tinggi, DPP REI, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) DKI Jakarta, Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) DKI Jakarta serta asosiasi terkait lainnya yang telah hadir dan berpartisipasi dalam FGD hari ini,” ujar Riza Patria.

Kota Kolaborasi

Pada kesempatan yang sama, Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Setda DKI Jakarta, Afan Adriansyah Idris menuturkan, Pemprov DKI telah berkomitmen menempatkan Jakarta sebagai kota kolaborasi. Pembangunan tidak hanya pemerintah saja, tapi seluruh elemen masyarakat dan dunia usaha lainnya.

“Pemprov DKI terus membuka diri untuk berkolaborasi dalam hal ini dengan seluruh pelaku pembangunan diharapkan dapat ikut serta mewujudkan kebutuhan kota Jakarta yang inklusif dan berkelanjutan dari pembangunan fisik hingga manusia,” ucap Afan.

Adapun Pakar Hukum Pertanahan Lembaga Advokasi Konsumen Properti Indonesia Erwin Kallo, Erwin Kallo menyoroti jangka waktu perjanjian sewa tanah. Sewa tanah dengan pihak ketiga tersebut dengan jangka waktu yang cukup panjang, yaitu 60 tahun.

“Jangka waktu walaupun memang di dalam undang-undang di bilang 60 tahun, tapi tidak bulat 60 tahun. Kita dapat 60 tahun, kita bisa bikin 50 tahun, 30 tahun. Di sini yang paling penting adalah masa-nya ini. Yang kami usulkan adalah masa sewa tanah itu sama dengan usia bangunan, sama dengan masa SKBG,” tegas Erwin.

Selain itu, Erwin juga menggaris bawahi bahwa kunci dari implementasi SKBG Sarusun ini ada di poin perjanjian. “Ada dua yang sangat strategis, perjanjian sewa menyewa tanah dan perjanjian pengikatan jual beli SKBG-nya. Di sinilah kuncinya hak-hak dan kewajiban diatur,” tukas Erwin.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pengurus Lembaga Pengkajian Perumahan dan Pembangunan Perkotaan Indonesia (HUD Institute), Oswar Mungkasa memandang SKBG Sarusun sebagai sebuah terobosan. Namun, ia mengingatkan harus dapat mengendalikan efek dari terobosan tersebut.

“Permen ini sebenarnya dampaknya besar sekali yang kemudian mungkin teman-teman PUPR dengan niat baiknya lupa bahwa dampaknya besar sekali. Karena itu saya berpikir Permen ini belum selesai, malah awal dari guncangan,” pungkas Oswar. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Infrastruktur Jalan Tol (Foto: Adang Sumarna)

    Ini Sektor Properti Menjanjikan di Sepanjang Ruas Tol Trans Sumatera

    • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Beroperasinya jalan tol Trans Sumatera sepanjang 2.800 km diharapkan akan memicu perkembangan properti di sepanjang jalur tersebut. Dua sektor properti yang menjanjikan di jalur tol yang menghubungkan kota-kota di Sumatera dari Lampung hingga Aceh, antara lain sektor industri dan perumahan. “Dengan mempertimbangkan situasi di Jawa, pengoperasian jalan tol seharusnya memicu perkembangan properti di […]

  • CBD Jakarta Dibanjiri Green Office, Efisiensi Operasional Gedung

    CBD Jakarta Dibanjiri Green Office, Efisiensi Operasional Gedung

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Green office merupakan salah satu bentuk efisiensi operasional gedung yang dapat dilakukan melalui efisiensi penggunaan air dan listrik, pemantauan dalam penggunaan energi, pengurangan emisi karbon, pemilihan bahan bangunan yang lebih ramah lingkungan, termasuk mobilisasi/transportasi karyawan. Green office kini tak lagi sekedar mengejar sertifikasi sebuah gedung. “Green building menjadi diferensiasi penting di tengah pasar […]

  • IKN Jakarta

    Ketua IAP Jakarta Ungkap Tantangan Jakarta Pasca Ibu Kota Pindah

    • calendar_month Rabu, 7 Des 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemindahan ibu kota negara ke Nusantara tak berpengaruh besar terhadap Jakarta yang tampaknya akan hanya jadi pusat bisnis. Namun, sejumlah tantangan tetap menghadang pasca Jakarta tak lagi jadi pusat pemerintahan lagi. “Tantangan Jakarta setelah tidak jadi ibu kota negara sebenarnya bagaimana kita mengelola kawasan metropolitan Jabodetabek,” kata Ketua IAP DKI Jakarta, Adhamaski Pangeran […]

  • Ilustrasi pentingnya pengadaan tanah untuk kepentingan umum (Foto: Adang Sumarna)

    Sekjen ATR/BPN Jelaskan Manfaat Bank Tanah

    • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Masalah pertanahan di Negara Kesatuan Republik Indonesia begitu beragam, mulai dari tidak terkendalinya alih fungsi lahan hingga harga tanah yang semakin tinggi. Masalahnya persoalan tanah ini seringkali menghambat pembangunan. Oleh karena itu, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berusaha hadir dari sisi penyediaan, yaitu berusaha menyediakan tanah untuk kepentingan yang lebih […]

  • Program Sejuta Pohon REI

    Program Sejuta Pohon REI Penuhi Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Hunian

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • 0Komentar

    Jambi – Pemerintah daerah diharapkan memberikan insentif bagi pengembang yang menanam pohon di proyek perumahan sebagai bagian Program Sejuta Pohon dari Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI). Penanaman pohon diyakini dapat memberikan kepastian akan tersedianya ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan hunian. “REI berkomitmen dalam program penghijauan di lokasi proyek perumahan anggotanya. Mohon dukungan pemerintah daerah […]

  • Investasi Tiongkok

    Investasi Tiongkok Tumbuh, Kemenperin Cetak SDM Unggul

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Realisasi investasi Tiongkok di sektor industri strategis di Indonesia sepanjang lima tahun terakhir mencapai puluhan miliar dolar AS. Tren pertumbuhan investasi Tiongkok itu perlu dibarengi kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang kuat dan kompeten serta selaras dengan kebutuhan dunia usaha. Pelaku sektor pendidikan di Indonesia harus mampu menciptakan link and match yang nyata dengan […]

Translate »
expand_less