Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Wapres Minta Akuisisi BTN Syariah Dikaji Ulang

Wapres Minta Akuisisi BTN Syariah Dikaji Ulang

  • calendar_month Selasa, 24 Mei 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Wakil Presiden K.H Ma’ruf Amin memastikan akan mendiskusikan ulang rencana penggabungan atau akuisisi Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (UUS BTN) oleh bank pelat merah lainnya.

Hal ini setelah Wapres menerima masukan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) terkait pentingnya peran BTN dalam mendukung ekosistem perumahan, khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Kalau pun ada penggabungan, sistemnya belum siap. Kalau sistemnya belum siap, rencana penggabungan ini juga harus memperhitungkan konsistensi dan kelancaran penyediaan kredit pemilikan rumah (KPR) bagi MBR. Selain itu, harus ada pembahasan secara tuntas agar penyaluran KPR subsidi tidak terhambat,” ucap Wapres Ma’ruf Amin, saat menerima Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto dan DPP REI, di Jakarta, Selasa, 24 Mei 2022.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI) Paulus Totok Lusida, Wakil Ketua Umum DPP REI Bidang Perbankan Syariah Doddy Thahir, dan Wakil Sekretaris Jenderal DPP REI Bidang Perbankan Syariah Royzani Sjachril.

Menurut Wapres, sebelum adanya akuisisi BTN Syariah ke Bank BUMN lainnya, harus ada perbaikan peraturan perundang-undangan dan regulasi terkait lainnya. “Pertimbangannya demi keberlanjutan pengadaan perumahan, khususnya rumah bersubsidi. Presiden Joko Widodo juga mengamanatkan terselenggaranya program penyediaan hunian bersubsidi,” ucap Ma’ruf.

Ma’ruf Amin menjelaskan, pihaknya akan menyampaikan hal ini kepada Menteri BUMN Erick Thohir. “Memang tidak semudah itu menggabungkan BTN Syariah ke bank BUMN lainnya. Terutama menyangkut konsistensi penyediaan KPR rumah bersubsidi,” tegasnya.

Bank Fokus

Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto mengatakan, saat ini masih ada kekurangan kebutuhan hunian (backlog) sebesar 12,7 juta unit rumah. “Sudah sejak lama BTN menjadi bank yang fokus dalam mendukung program perumahan di Indonesia,” kata Iwan.

Saat ini BTN merupakan bank penyedia KPR subsidi sebesar 87 persen. Adapun total market share BTN untuk pangsa pasar KPR nasional sebesar 41 persen.

“Apalagi UUS BTN ini sudah berkontribusi cukup besar untuk pembiayaan KPR Syariah bersubsidi rata-rata sebesar 17 persen per tahun,”  imbuh Totok.

Untuk itu, Totok Lusida berharap pemerintah tetap mempertahankan BTN sebagai bank yang fokus dalam penyediaan pembiayaan di sektor perumahan. “Kami berharap agar pemerintah tetap mempertahankan BTN Syariah. Apalagi, UUS BTN ini sudah berkontribusi relatif besar terkait pembiayaan hunian MBR di tanah air,” cetus Totok.

Dalam kurun waktu 2016-2021, BTN Syariah telah menyalurkan 168 ribu KPR senilai Rp 26,03 triliun. Rinciannya, sebanyak 135 ribu unit KPR Subsidi atau setara Rp 16,79 triliun, dan 32 ribu unit KPR non subsidi setara Rp 9,23 triliun.

Pertumbuhan KPR BTN Syariah juga terus melonjak yakni rata-rata kenaikan 26,21 persen per tahun dan 9,70 persen per tahun untuk KPR non subsidi. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • banjir jabodetabek memberikan dampak ke sektor ritel dan kawasan industri.

    Banjir Jakarta, Kementerian PUPR Gunakan Pendekatan Kolaboratif

    • calendar_month Selasa, 25 Okt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah berupaya menanggulangi bencana banjir di Ibu Kota Jakarta melalui penanganan kolaboratif dari hulu ke hilir. Hal ini sejalan dengan rencana induk (masterplan) pengendalian di Ibu Kota Jakarta. “Kita perlu menerjemahkan tugas dan fungsi seluruh pihak menjadi peran dan tanggung jawab bersama. Untuk itu kita harus terus […]

  • Rumah Sederhana Berkelas Ala Ikang Fawzi

    Rumah Sederhana Berkelas Ala Ikang Fawzi

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Rumah sederhana menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang memiliki penghasilan minim. Banyak orang yang mempertanyakan kualitas rumah sederhana atau rumah rakyat itu karena harga jual yang bisa dikatakan murah. Namun, di tangan pengembang sekaligus rocker, Ikang Fawzi, rumah rakyat ini dibangun dengan kualitas terbaik setara dengan rumah menengah. “Orang kalau bicara rumah rakyat […]

  • intiland

    Strategi Intiland Perkuat Portofolio Hunian Tapak di Jakarta

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Intiland Development Tbk atau Intiland memperkenalkan Sakha Semanan, pengembangan hunian tapak terbaru yang berlokasi di kawasan Taman Semanan Indah, Semanan, Jakarta Barat. Proyek residensial terbaru ini menjadi bagian dari strategi perseroan untuk menghadirkan pilihan hunian terbaik bagi keluarga muda dengan tata ruang yang fungsional, lingkungan asri, serta aksesibilitas yang mudah. Sakha Semanan […]

  • BPKN Rilis Daftar Pengembang Bermasalah

    BPKN Rilis Daftar Pengembang Bermasalah

    • calendar_month Senin, 3 Mei 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) berencana merilis daftar pantauan prioritas (priority watch list) yang berisi data perusahaan pengembang bermasalah. Hal ini seiring makin tingginya jumlah pengaduan dari konsumen perumahan selama empat tahun terakhir. “BPKN bakal menerbitkan priority watch list. Data itu berisi daftar pengembang yang tidak benar atau bermasalah. Pengembang yang banyak pengaduan […]

  • Masih Jadi Momok, REI Jabar Gelar Diklat Perizinan

    Masih Jadi Momok, REI Jabar Gelar Diklat Perizinan

    • calendar_month Rabu, 6 Des 2023
    • 0Komentar

    Bandung – Kendati Pemerintah telah memberlakukan Undang-Undang Cipta Kerja (UU CK), ternyata persoalan perizinan masih menjadi momok bagi pelaku usaha properti di Provinsi Jawa Barat. Padahal, pasokan papan belum mampu mengejar laju pertumbuhan kebutuhan masyarakat akan hunian layak. Menyadari pentingnya hal tersebut, Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Jawa Barat menggagas pendidikan dan pelatihan (diklat) perizinan bidang […]

  • Perda Retribusi PBG Kota Pekanbaru segera Terbit Awal 2022

    Perda Retribusi PBG Kota Pekanbaru segera Terbit Awal 2022

    • calendar_month Selasa, 21 Des 2021
    • 0Komentar

    Pekanbaru – Pemerintah Kota Pekanbaru, Riau, akan menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) awal tahun depan. Sedianya, perda pengganti Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Kota Pekanbaru terbit akhir tahun ini. “Semula kami menargetkan selesai akhir tahun ini. Tapi karena adanya putusan judicial review  Mahkamah Konstitusi (MK) atas sejumlah pasal Undang-Undang Nomor 11 Tahun […]

Translate »
expand_less