Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » 3R, Upaya Mencapai Karbon Net-Zero Properti

3R, Upaya Mencapai Karbon Net-Zero Properti

  • calendar_month Sabtu, 2 Jul 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Sektor properti dan konstruksi saat ini bertanggung jawab atas hampir 40% penggunaan energi akhir dan proses-terkait emisi karbon dioksida (CO2). Mengurangi emisi dengan langkah 3R dapat menjadi salah satu cara mencapai karbon net-zero pada properti.

“Bagaimana kita mencapai karbon net-zero pada properti? Mengurangi emisi adalah jalan yang paling jelas untuk diambil. Global Status Report for Buildings and Construction 2019 juga menyebutkan bahwa pemilik properti memiliki tiga “R” untuk mencapai hasil sesuai target,” jelas Head of Capital Markets & Investment Services Colliers Indonesia, Steve Atherton dalam keterangan resminya, baru-baru ini.

Steve menjelaskan, R yang pertama adalah Renewable (energi terbarukan) yang merupakan solusi jangka-pendek yang membutuhkan belanja modal (CAPEX) yang lebih rendah daripada langkah-langkah pengurangan emisi lainnya. Pemilik properti dapat mencapai ini dengan mengalihkan penggunaan energi mereka ke energi terbarukan.

Selanjutnya, R yang kedua adalah Retrofitting (penguatan) yang berarti sebuah upaya melibatkan pemasangan sistem HVAC yang terhubung ke energi terbarukan. Contohnya, pemasangan panel surya dan turbin angin. Selain itu, menyediakan parkir sepeda bagi orang-orang yang ingin bepergian menggunakan sepeda.

Terakhir, R yang ketiga adalah Responsible Ownership (Kepemilikan yang bertanggung jawab). Langkah ini mengajak manajer yang bertanggung jawab dan investor properti harus berusaha untuk meningkatkan kinerja lingkungan bangunan. Selain itu, mendorong penyewa/penghuni untuk mempertimbangkan pola konsumsi energi mereka.

“Kegiatan keterlibatan penyewa termasuk mengumpulkan data energi dan keberlanjutan, perilaku penyewa, dan panduan perbaikan,” ujar Steve.

Kebijakan Pemerintah

Kebijakan pemerintah merupakan faktor penting untuk menerapkan inisiatif tiga “R”. Salah satunya adalah memberi insentif kepada pemilik properti untuk memperbaiki bangunan mereka. Contohnya, kebijakan seperti menurunkan pajak properti atau pajak penghasilan perusahaan untuk pemilik properti dengan struktur yang akan disesuaikan kembali.

“Untuk proyek pembangunan baru, pemerintah perlu mengizinkan pengembangan dengan kepadatan yang lebih tinggi, asalkan pengembang merancang bangunan mereka untuk memenuhi persyaratan bangunan hijau,” urai Steve.

Jadi, bagaimana masa depan emisi net-zero di Indonesia dibandingkan dengan pasokan properti dan solusi energi terbarukan yang ada dan yang akan datang?

“Kita perlu melihat sumber daya lokal untuk menyelesaikan masalah ini. Energi panas bumi diharapkan dapat berperan penting dalam mengurangi emisi gas rumah kaca Indonesia,” kata Steve.

Sebagai sumber energi bersih dan terbarukan yang menyediakan listrik secara terus menerus, panas bumi dapat mengurangi ketergantungan negara pada tenaga batu bara dan bahan bakar fosil lainnya. Investasi berskala besar dan peningkatan pembangkit listrik tenaga panas bumi akan menjadi kuncinya. Tidak hanya untuk mengurangi ketergantungan kita pada batu bara, tetapi juga untuk mengurangi polusi. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Gerbang Klangon (Foto: Kementerian PUPR)

    PT Brantas Abipraya Percantik Area Candi Borobudur

    • calendar_month Jumat, 16 Apr 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Brantas Abipraya (Persero) dipercaya untuk mempercantik kawasan wisata Candi Borobudur di Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Perseroan akan merampungkan proyek yang masuk dalam Kawasan Strategis Wisata Nasional (KSPN) Borobudur ini pada akhir tahun 2021. “Kawasan Borobudur akan menjadi destinasi super prioritas. Ini adalah upaya kami untuk ikut melestarikan kawasan Borobudur sebagai Situs Warisan […]

  • Pasar Properti Pulih, Sentosa Park Mulai Serah Terima Unit di Maret 2023

    Pasar Properti Pulih, Sentosa Park Mulai Serah Terima Unit di Maret 2023

    • calendar_month Jumat, 25 Nov 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pasar properti di Tanah Air terus mengalami pemulihan. Situasi ini menjadi momentum yang dinanti-nantikan developer dan property hunter termasuk dengan gencar meluncurkan proyek properti baru atau menuntaskan proyek eksisting yang sudah berjalan PT Yiho Jakarta Real Estate Development, pengembang proyek hunian Sentosa Park yang mengusung konsep rumah sehat ala Singapura menjawab kebutuhan pasar […]

  • Pemerintah Jamin Serius Berantas Praktik Mafia Tanah

    Pemerintah Jamin Serius Berantas Praktik Mafia Tanah

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A. Djalil menegaskan, pemerintah serius memberantas praktik mafia tanah. Upaya penanganan kejahatan pertanahan menjadi komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian hukum. Sebagai langkah awal, Kementerian ATR/BPN senantiasa melakukan pengawasan dan pendampingan kepada pihak-pihak eksternal dan mitra kerja, antara lain Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). […]

  • Ilustrasi Pembelian Rumah Tapak

    Serapan Rumah Tapak Terus Berlanjut

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Penyerapan rumah tapak di kawasan Jabodetabek (Jakarta – Bogor – Tangerang – Depok – Bekasi) masih terus berlanjut sepanjang 2021. Bersama dengan subsektor pergudangan logistik dan pusat data, rumah tapak terbukti tangguh di masa sulit seperti saat ini. “Ini periode yang menantang bagi sebagian besar pasar properti di Jabodetabek. Namun demikian, beberapa sektor […]

  • PT IIF Solusi Tantangan Pembiayaan Infrastruktur

    PT IIF Solusi Tantangan Pembiayaan Infrastruktur

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mendorong PT Indonesia Infrastructure Finance (PT IIF) menjadi solusi mengatasi tantangan kompleksitas pembiayaan infrastruktur. Hal itu disampaikan Menkeu dalam acara IIF’s Anniversary Dialogue bertema: “The Dynamics of Sustainable Infrastructure Financing and Its Roles in Achieving Food Security” di Jakarta, Senin, 29 Januari 2024. “Sebagai salah satu special mission […]

  • Ilustrasi pembelian rumah YLKI.

    Catatan YLKI Soal Pengaduan Konsumen Sektor Perumahan

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Sepanjang tahun 2024, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mencatat 991 pengaduan konsumen individu untuk berbagai sektor, seperti jasa keuangan, ecommerce dan perumahan. Dari jumlah itu, pengaduan konsumen untuk sektor perumahan tercatat ada 49 pengaduan. “Permasalahan ini tidak hanya pra transasksi tapi juga pasca transaksi,” ucap Kepala Bidang Pengaduan dan Hukum YLKI, Rio Priambodo […]

Translate »
expand_less