Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » 4 Efek Perlambatan Ekonomi Global pada Pasar Properti Indonesia

4 Efek Perlambatan Ekonomi Global pada Pasar Properti Indonesia

  • account_circle Sandiyu nuryono
  • calendar_month Kam, 8 Sep 2022

Jakarta – Ekonomi global telah menunjukkan tanda-tanda perlambatan pada sebagian besar pasar global di Amerika Utara dan juga Eropa. Perlambatan ekonomi global turut memberikan efek terhadap pasar properti di Indonesia.

“Harapannya adalah ekonomi Indonesia berada di posisi yang kuat untuk menahan perlambatan ekonomi global yang tertunda karena kuatnya ekonomi konsumen domestik kita yang kuat dan sektor pertambangan dan komoditas yang sehat,” ujar Colliers Indonesia Head of Capital Markets & Investment Services, Steve Atherton dalam keterangan resmi yang diterima industriproperti.com, Selasa 6 September 2022.

Steve menjelaskan, ada 4 efek perlambatan ekonomi global terhadap perekonomian Indonesia. Pertama, Suku Bunga Bank Indonesia (BI) baru saja mengalami kenaikan menjadi 3,75% dari 3,5%. Hal ini menandakan peningkatan pertama sejak November 2018, ketika tolok ukur berada pada 6%.

Saat Federal Reserve dan Bank Sentral lain dalam usaha untuk melawan inflasi dan kenaikan Dollar terus meningkatkan suku bunga, akan berimbas pada semakin banyaknya tekanan pada BI untuk mengikuti serta meningkatkan suku bunga.

“Pada akhirnya, hal ini akan mempengaruhi biaya pendanaan bagi pengembang, investor, dan end-user di Indonesia,” ujar Steve.

Efek yang kedua terhadap pasar properti Indonesia adalah inflasi juga meningkat pada level 4.94% (tahun ke tahun) dengan kenaikan harga bahan bangunan tertentu mencapai hingga 20-30%. Sementara pengembang properti berusaha menahan harga mereka untuk mempertahankan penjualan dan penyerapan yang baik. Pada titik tertentu pengembang harus membiarkan biaya konstruksi lebih tinggi yang kemudian berpengaruh kepada harga jual yang menjadi lebih tinggi.

Investor Asing Kembali

Ketiga, investor asing telah kembali, namun lebih berhati-hati dalam mengambil langkah. Sebab, mereka berupaya untuk memberi komitmen pendanaan sebagai strategi baru di Indonesia. Sebagian besar investor asing, termasuk pengembang, dana ekuitas swasta, dana berdaulat, dana institusional, dan investor swasta, biasanya akan memprioritaskan pilihan terhadap mitra lokal sebagai langkah pertama dalam proses investasi.

Langkah selanjutnya yaitu memilih jenis aset, serta memvalidasi jenis aset yang ketersediaannya tidak berlebih dengan margin keuntungan yang dapat dicapai untuk memenuhi target minimum mereka.

Colliers memperkirakan target kelas aset utama selama 12 hingga 18 bulan kedepan antara lain adalah rumah tapak, townships, logistik, data centres,” terang Steve.

Keempat, investor kontrarian (lokal dan asing) dapat menjadi faktor karena pasar properti lokal mengalami lebih banyak keterbatasan dalam hal permintaan jangka pendek dan beberapa bentuk kesulitan lain seperti pinjaman bank yang gagal dibayar, dan meningkatnya tekanan untuk membayar kembali bunga dan pinjaman yang ditangguhkan. Bahkan dengan kinerja pasar kantor dan apartemen yang sedang melemah saat ini,

“Colliers memandang adanya beberapa peluang investasi. Ini dikarenakan investor kontrarian berharap dapat memperoleh properti dengan harga terjangkau bahkan dibawah biaya penggantian. Serta dapat mengatur waktu investasi mereka dengan sempurna sesuai dengan siklus properti berikutnya. Colliers melihat adanya pengaturan ulang dalam permintaan, penyerapan, serta penetapan harga kantor dan apartemen,” urai Steve.

Pasar Ritel

Khusus sektor ritel, lembaga konsultan properti Knight Frank Indonesia menyatakan pasokan ruang ritel di Jakarta saat ini bertambah menjadi 4.917.166 m3. Penambahan ruang ritel tersebut salah satunya berasal dari masuknya kembali Sarinah Redevelopment dan 1 ritel di kawasan Tanahabang.

“Jumlah properti ritel baru mencapai 247.000 meter persegi dan umumnya bukan di lokasi pusat bisnis. Kami melihat hanya satu properti ritel yang masuk di wilayah pusat bisnis,” kata Senior Research Advisor Knight Frank, Syarifah Syaukat.

Di Jakarta, imbuh Syarifah akan ada penambahan 6 mal di Jakarta di tahun 2022. Ke-enam mal tersebut, antara lain, Thamrin Nine Mixed, Holland Village Mall dan Menara Jakarta Shopping Mall. Lalu, Daan Mogot City, Pusat Grosir Senen Jaya dan Fatmawati City Center. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hunian Tertinggi di Sentul City Ini Raih Dua Penghargaan Sekaligus dari PropertyGuru

    Hunian Tertinggi di Sentul City Ini Raih Dua Penghargaan Sekaligus dari PropertyGuru

    • calendar_month Jum, 13 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    SENTUL CITY – Pengembangan sebuah kawasan properti membutuhkan perencanaan matang yang berpatokan pada rencana tata ruang atau masterplan gunamenciptakan sebuah kawasan baru yang nyaman. Karena itu, pengembangan properti bukan sekadar membangun rumah dan fungsi bangunan lainnya dan menyerahterimakan kepada konsumen. Dalam konteks itu, kawasan Sentul City didesain sejak awal untuk menjadi sebuah area perkotaan yang […]

  • Tahap 1 Habis Sehari, Progress Group Luncurkan EcoScape Residences Tahap 2

    Tahap 1 Habis Sehari, Progress Group Luncurkan EcoScape Residences Tahap 2

    • calendar_month Jum, 10 Feb 2023
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    SERPONG SELATAN – Kawasan Serpong Selatan, Tangerang Selatan, kini menjadi sunrise area untuk pengembangan properti khususnya residensial di wilayah Serpong. Selain berbatasan langsung dengan Ciputat, Pamulang, Cisauk, dan Pondok Aren, Serpong Selatan juga terbilang dekat dengan Jakarta. Tak heran jika sederet pengembang papan atas dan berskala besar sudah eksis di kawasan tersebut. Salah satunya Progress […]

  • Terpilih Sebagai Ketua IAP, Dimas Siap Tingkatkan Kapasitas Anggota Hadapi Tantangan

    Terpilih Sebagai Ketua IAP, Dimas Siap Tingkatkan Kapasitas Anggota Hadapi Tantangan

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle Sandiyu nuryono
    • 0Komentar

    Jakarta – Dalam Kongres Nasional Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) ke-XIV yang berlangsung di Kepulauan Riau pada Kamis, 13 November 2025, Adriadi Dimastanto secara aklamasi terpilih menjadi Ketua IAP periode 2025-2028 menggantikan Hendricus Andy Simarmata. Dalam kepemimpinannya tiga tahun ke depan, Dimas, demikian dia akrab disapa, menyebut akan memperkuat kapasitas anggota IAP. “Advokasi-advokasi eksternal juga harus […]

  • Per 11 Mei 2021, PPDPP Kucurkan FLPP Rp 6,5 Triliun

    Per 11 Mei 2021, PPDPP Kucurkan FLPP Rp 6,5 Triliun

    • calendar_month Rab, 12 Mei 2021
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Realisasi Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) per tanggal 11 Mei 2021 sebesar Rp 6,47 triliun. Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR memastikan penyaluran KPR FLPP untuk 59.503 unit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) telah mencapai 37,78 persen dari target tahun 2021 yakni sebesar 155 ribu unit. […]

  • Presiden Jamin Hadirnya Fasilitas Pendidikan Jadi Magnet Investasi IKN

    Presiden Jamin Hadirnya Fasilitas Pendidikan Jadi Magnet Investasi IKN

    • calendar_month Rab, 5 Jun 2024
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Nusantara – Kehadiran fasilitas pendidikan menjadi magnet penarik investasi ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Provinsi Kalimantan Timur. Presiden Joko Widodo menyampaikan hal tersebut saat meresmikan pembangunan Sekolah Islam Terpadu Al Azhar Summarecon Nusantara, di IKN, Selasa, 4 Juni 2024. “Saya sangat menyambut baik peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Islam Al Azhar Summarecon di Nusantara. […]

  • Hongaria Suntik USD250 Juta Garap Infrastruktur di Indonesia

    Hongaria Suntik USD250 Juta Garap Infrastruktur di Indonesia

    • calendar_month Kam, 22 Apr 2021
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengapresiasi inisiasi Pemerintah Hongaria dalam pembentukan Indonesia – Hungary Investment Fund (IHIF) sebagai salah satu bentuk kerja sama antara kedua negara. Pemerintah Hongaria telah menyiapkan dana sebesar USD250 juta melalui pendanaan IHIF yang harus dialokasikan paling lambat pada 30 Juni 2021. “Saya sangat mengapresiasi […]

Translate »
expand_less