Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Ahli Bicara Skema KPBU Ibu Kota Negara

Ahli Bicara Skema KPBU Ibu Kota Negara

  • calendar_month Senin, 15 Feb 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pemerintah akan tetap melanjutkan rencana pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) sebagai upaya mempercepat pemulihan ekonomi nasional melalui investasi, terutama investasi pada sarana perumahan dan perkantoran. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) memperkirakan ekonomi nasional bertumbuh 0,2 persen dari adanya pembangunan rumah dan kantor di IKN.

Pembangunan IKN juga akan menambah laju pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Timur sebesar 2,1 persen per tahun dan memacu penyerapan tenaga kerja sekitar 1,2 juta hingga 1,3 juta orang sekaligus mewujudkan pemerataan pembangunan dan investasi. 

Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas Rudy Prawiradinata, saat konferensi pers di Kantor Bappenas, Selasa, 9 Februari 2021, menuturkan dalam perencanaan sampai tahun 2045 kebutuhan pembangunan perumahan di IKN mencapai Rp 330 triliun. Apabila ditambah perkantoran dapat mencapai Rp 500 triliun. Tapi bila hanya melihat alokasi pembiayaan sampai tahun 2024 perkiraan dana sekitar Rp 80 triliun atau 25 persen dari total kebutuhan. Hal itu karena tidak semua Aparat Sipil Negara (ASN) langsung pindah ke IKN. “Kalau swasta mengerjakan dengan pola build, lease, and transfer (BLT), itu nanti bisa kita jadi seperti mencicil,” ucap Rudy.

Dalam estimasi Bappenas, arus kas pemerintah untuk biaya perumahan ASN, TNI, dan Polri, yakni dengan menawarkan skema BLT dalam skenario 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun. Di mana jumlah biaya absolut untuk perumahan mencapai Rp 916 triliun dan jumlah biaya atau nilai saat ini (Net Present Value/NPV) mencapai Rp 292 triliun. Sementara, asumsi jumlah biaya absolut untuk perkantoran mencapai Rp 124 triliun dan jumlah biaya atau nilai saat ini mencapai Rp 39 triliun.

Berdasarkan penelusuran redaksi industriproperti.com, melalui pola BLT, badan usaha swasta akan menggunakan modalnya terlebih dahulu untuk membiayai dan membangun perkantoran dan perumahan di IKN. Setelah pembangunan perkantoran dan perumahan selesai, swasta dapat menyewakannya kepada Pemerintah sesuai jangka waktu yang disepakati. Pada akhir perjanjian kerjasama, swasta akan menyerahkan fasilitas tersebut kepada pemerintah.

Terhadap skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) dengan pola BLT, Ahli dan Praktisi KPBU Muhammad Saifullah menyorot empat hal yang perlu diperhatikan agar pola BLT dapat sukses terlaksana. “Agar pola BLT sukses, harus dilihat dari empat sisi: pemerintah, badan usaha, lembaga pembiayaan, dan masyarakat,” ujar Saifullah kepada redaksi industriproperti.com.

Lebih lanjut menurut Saifullah ada lima kunci sukses dari KPBU. Pertama, yakni studi kelayakan yang bankable. Kedua, adanya keterlibatan publik melalui konsultasi publik yang terbuka dan aspiratif. Berikutnya, market sounding ke potensial investor dan lender. Keempat, proses pelelangan yang kompetitif, transparan, dan akuntabel. Terakhir, adanya champion dan kejelasan decision making process.

Saifullah juga menekankan soal kompetisi antar badan usaha dalam skema KPBU. Hal ini dimaksudkan agar KPBU memberikan manfaat yang lebih kepada pemerintah, semisal pembangunan gedung dengan kriteria green building hingga pemanfaatan energi baru terbarukan. “Harus dipastikan bahwa banyak badan usaha yang terinformasikan dan berminat, sehingga ada kompetisi antar badan usaha untuk mendukung skema BLT di IKN. Kompetisi akan melahirkan badan usaha yang benar – benar kredibel membangun perumahan dan perkantoran di IKN,” ungkap anggota Perhimpunan Ahli Professional KPBU.

“Pembangunan IKN juga jangan hanya untuk orang rapat saja. Tapi IKN juga harus menjadi landmark yang mendukung Visi Indonesia Emas Tahun 2045,” ungkap Saifullah. (ADH)

Penulis

Ayah dari dua putra dan satu putri ini memulai karier di dunia jurnalistik dari sebagai sirkulasi di Majalah Realestat. Tapi semangat dan ketertarikannya di dunia jurnalistik membawa pria yang gemar membaca dan traveling ini menjadi salah satu wartawan industriproperti.com. Lelaki berkulit hitam yang pernah mengenyam Pendidikan di Teknik Informatika STTI ini akan banyak menuliskan berbagai isu utama industri properti. Sahabat IP bisa jumpai Adi melalui Instagram @adoen_22

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) Serang, Banten dikembangkan oleh PT Infiniti Triniti Jaya menjadi pilot project perumahan hijau Program Indonesia Green Affordable Housing Program (IGAHP).

    Keren! Perumahan MGK Jadi Pilot Project Perumahan Hijau dan Terjangkau

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) Serang, Banten yang dikembangkan oleh PT Infiniti Triniti Jaya yang menerapkan perumahan hijau menjadi pilot project Indonesia Green Affordable Housing Program (IGAHP). Untuk memastikan kesesuaian standar rumah, tim dari Build Change dan Kementerian PKP melakukan Monitoring dan Evaluasi (MonEv) Program IGAHP di Perumahan MGK. “Tadi kita ngecek apakah […]

  • Awal Mei 2024, Realisasi KPR FLPP Capai Rp8,8 Triliun

    Awal Mei 2024, Realisasi KPR FLPP Capai Rp8,8 Triliun

    • calendar_month Selasa, 14 Mei 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Realisasi penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) per 8 Mei 2024 mencapai 72.779 unit rumah atau senilai Rp8,830 triliun. Penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) FLPP melalui 32 bank penyalur itu tersebar di 8.245 perumahan oleh 5.899 pengembang di 33 provinsi dan 376 Kabupaten/Kota. “Realisasi […]

  • Akhir Mei 2023, Tol Cisumdawu Ditargetkan Beroperasi Penuh

    Akhir Mei 2023, Tol Cisumdawu Ditargetkan Beroperasi Penuh

    • calendar_month Senin, 10 Apr 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) seksi 4 – seksi 6 (Cimalaka – Dawuan) sepanjang 29,165 kilometer (km) sudah siap untuk fungsional dalam mendukung arus mudik Lebaran 2023. “Sedangkan untuk titik yang longsor di seksi 5 sedang diselesaikan penanganannya, dan akan dibuka dua lajur agar […]

  • Peringkat Kredit Naik, Indikator Perbaikan Ekonomi Indonesia

    Peringkat Kredit Naik, Indikator Perbaikan Ekonomi Indonesia

    • calendar_month Selasa, 3 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Lembaga Pemeringkat Kredit Standard and Poor’s (S&P) telah mempertahankan peringkat atau rating kredit Indonesia pada posisi BBB dan merevisi outlook dari sebelumnya negatif menjadi stabil. “Peningkatan outlook ini menyiratkan bahwa kebijakan Pemerintah sudah pada jalur yang tepat. Hal ini sekaligus tantangan bagi Pemerintah untuk konsisten mengelola perekonomian dan kebijakan fiskal (APBN). Dengan begitu […]

  • Putra Pertama Bally Saputra Persunting Mojang Sukabumi

    Putra Pertama Bally Saputra Persunting Mojang Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 12 Des 2020
    • 0Komentar

    Sukabumi – Reisis Insani Saputra, putra pertama Sekretaris Badan Pertimbangan Organisasi Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (BPO REI), Bally Saputra, mempersunting dara asal Sukabumi, Lulu Mutiara. Akad nikah dilangsungkan di Anugrah Hotel, Kota Sukabumi, Sabtu, 12 Desember 2020. “Saya terima nikah dan kawinnya Lulu Mutiara binti Abdul Muis dengan mas kawin perhiasan emas 12 gram, dibayar tunai,” […]

  • Dirut BTN Definitif Harus Paham Masalah Perumahan

    Dirut BTN Definitif Harus Paham Masalah Perumahan

    • calendar_month Jumat, 29 Jan 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diharapkan dapat menempatkan figur yang benar-benar paham masalah pembiayaan perumahan untuk posisi Direktur Utama (Dirut) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Setidaknya, sudah dua kali berturut-turut, kursi orang nomor satu di Bank BTN diisi bukan dari internal perseroan. “Selama ini Dirut BTN yang ditunjuk kurang mengerti masalah […]

Translate »
expand_less