Pemerintah Matangkan Rencana Bangun 2.200 Rumah Papua Pegunungan
- calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
- print Cetak

Ilustrasi pembangunan rumah subsidi (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mematangkan rencana pembangunan 2.200 rumah di Provinsi Papua Pegunungan. Menteri PKP Maruarar Sirait dan Mendagri Muhammad Tito Karnavian membahas kepastian pelaksanaan program yang merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Program 3 Juta Rumah dapat berjalan sesuai ketentuan dan kebutuhan masyarakat.
Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan pelaksanaan pembangunan harus dilakukan dengan cepat, tepat sasaran, berkualitas, dan tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Menurutnya, seluruh aspek yang dibutuhkan untuk pelaksanaan program harus dipersiapkan secara matang.
“Bagaimana menjalankan perintah Presiden dengan baik dan benar, sesuai aturan, cepat, berkualitas, dan tepat sasaran,” ujar Maruarar dalam keterangannya dikutip Kamis, 1 Oktober 2026.
Pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menyediakan hunian layak bagi masyarakat di Provinsi Papua Pegunungan. Program ini mencakup pembangunan 2.000 rumah bagi masyarakat serta 200 rumah bagi kepala suku, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.
Sekretaris Jenderal Kementerian PKP Didyk Choiroel mengatakan pembangunan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden sejak 2025. Untuk mendukung pelaksanaan pada 2027, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1,529 triliun. Menurutnya, diperlukan regulasi yang mengatur pelaksanaan program mulai dari perencanaan hingga pembangunan.
“Dengan arahan Presiden pada 2025, untuk tahun 2027 anggaran sudah tersedia Rp1,529 triliun. Karena itu, diperlukan regulasi untuk membahas perencanaan sampai pelaksanaan,” kata Didyk.
Program Gentengisasi Rumah
Pembahasan dilanjutkan dengan menggelar rapat khusus mengenai penguatan program gentengisasi. Pembahasan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto terkait Indonesia ASRI yang mencakup Aman, Sehat, Resik, dan Indah.

Rapat koordinasi terkait rencana pembangunan 2.200 rumah di Provinsi Papua Pegunungan. (Foto: Kemendagri)
“Tadi kita baru selesai rapat mengenai masalah program realisasi gentengisasi ya. Saya tahu bahwa salah satu arahan Bapak Presiden adalah agar Indonesia ASRI, aman, sehat, resik, dan indah,” ujar Mendagri kepada awak media usai rapat.
Menurut Mendagri, penggunaan genteng menjadi salah satu upaya untuk mendukung terwujudnya lingkungan hunian yang lebih nyaman sekaligus memperkuat gerakan Indonesia ASRI. Dalam pelaksanaannya, ia mengapresiasi langkah Menteri PKP Maruarar Sirait yang telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Majalengka, dan Pemerintah Kabupaten Purwakarta. (SAN)
Penulis Sandiyu Nuryono
Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz
