Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Bank BTN dan Gred Group Lakukan Prosesi Akad Kredit Massal

Bank BTN dan Gred Group Lakukan Prosesi Akad Kredit Massal

  • calendar_month Rabu, 19 Apr 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASI – Memanfaatkan program KPR “Ramadhan Berfaedah” yang ditawarkan PT Bank Tabungan Negara Tbk atau Bank BTN, perusahaan properti Gred Group melakukan proses akad kredit massal. Kegiatan yang dilakukan di Gred Tower, Bekasi, Jawa Barat, ini dihadiri 106 debitur yang merupakan konsumen perumahan yang dikembangkan Gred Group.

Senior Vice President (SVP) Non-Subsidized Mortgage and Personal Lending Division Bank BTN, Mochamad Yut Penta menyatakan program Ramadhan Berfaedah ditujukan untuk memudahkan masyarakat memiliki rumah selama momentum bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Program ini, kata dia, salah satunya dimanfaatkan oleh Gred Group yang merupakan mitra Bank BTN yang telah banyak berkontribusi dalam penyaluran KPR.

“Dengan memanfaatkan program ini maka konsumen berhak mendapatkan suku bunga 3,99%, bahkan dipangkas lagi menjadi 1,99% karena di subsidi oleh Gred Group,” jelas Yut Penta pada acara akad kredit massal tersebut, Selasa (18/4)

Akad kredit yang dilakukan kepada 106 konsumen Gred Group ini juga memberikan berbagai kemudahan seperti free biaya provisi dan administrasi. Penawaran atau pun promosi seperti ini terus dilakukan BTN untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat memiliki rumah impiannya.

Menurut Yut Penta, Gred Group merupakan salah satu mitra developer Bank BTN yang memiliki reputasi dan prestasi dalam mengembangkan serta memasarkan proyek di seputaran Jakarta seperti di Bekasi, Depok, Bogor dan Tangerang. Selain pengembangan di kota besar lainnya seperti Semarang, Palembang dan Medan.

Strategi Pasar

Sementara itu, Muhamad Efendi Owner Gred Group menyampaikan terimakasih setinggi-tingginya kepada pihak Bank BTN yang telah men-support penuh bisnis perusahaannya sejak tahun 2018 hingga saat ini.

Terkait akad kredit massal ini, Efendi menyatakan bahwa 106 unit rumah yang diakad kredit berasal dari beberapa proyek yang dikembangkan Gred Group di Jabodetabek dengan rentang harga mulai dari Rp300 juta hingga Rp700 juta. Menurutnya, produk dengan harga tersebut saat ini potensi pasarnya masih besar karena mayoritas dibutuhkan oleh pengguna (end user).

“Saya yakin pasar properti khususnya rumah dengan harga yang terjangkau pasarnya tetap terbuka. Hal itu bisa dilihat dari capaian Gred Group pada kuartal I-2023 yang sudah mencatatkan penjualan sebanyak 658 unit,” jelas Efendi.

Dikatakan, sinergi dengan Bank BTN yang sangat konsisten melakukan pendampingan bagi pengembang properti juga berdampak besar terhadap bisnis perusahaannya untuk maju, tumbuh dan berkembang.

“Selama ini, dukungan yang diberikan oleh Bank BTN kepada kami Gred Group sangat luar biasa. Selain itu, kami juga berstrategi dengan terus mengembangkan proyek di lokasi strategis,dengan harga terjangkau dan kualitas bangunan berkualitas,” ungkap Efendi. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • REI Sumsel Serahkan PSU Senilai Rp 300 M ke Pemkot Palembang

    REI Sumsel Serahkan PSU Senilai Rp 300 M ke Pemkot Palembang

    • calendar_month Jumat, 4 Des 2020
    • 0Komentar

    Palembang – Sebanyak 38 developer yang tergabung dalam Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Sumatera Selatan (Sumsel) menyerahkan aset prasarnaa sarana dan utilitas (PSU) di 122 titik lokasi perumahan dan permukiman kepada Pemerintah Kota Palembang. Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) menandai serah terima aset senilai Rp 300 miliar antara Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) REI […]

  • Presiden RI saat peluncuran OSS-RBA (Foto: Lukas)

    Ombudsman Nilai OSS-RBA Belum Siap

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Portal perizinan investasi satu pintu Online Single Submission Risk Based Management (OSS-RBA) atau OSS Berbasis Risiko, meskipun telah resmi meluncul di bulan Agustus 2021, namun hingga kini masih ada sejumlah keluhan, baik dari masyarakat maupun pemerintah daerah yang belum siap dalam penerapan OSS-RBA ini. Padahal, berdasarkan penelusuran redaksi industriproperti.com, Presiden Joko Widodo pada saat peluncuran OSS-RBA […]

  • Harga rusun subsidi

    Harga Rusun Subsidi Tahun 2026 Bakal Naik

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah tengah mempertimbangkan wacana perubahan harga rusun subsidi pada tahun 2026 untuk menjawab tantangan backlog di kawasan perkotaan. “Ini demi menjawab tantangan backlog di perkotaan. Saat ini masih perlu dikalibrasi dengan Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK) yang dihitung oleh Badan Pusat Statistik (BPS),” tutur Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), Heru Pudyo […]

  • nataru

    Infrastruktur Lintas Jawa Siap Dilalui Pemudik saat Libur Nataru

    • calendar_month Sabtu, 3 Des 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Tiga lintas utama yang sering dilalui saat musim mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru), yaitu Lintas Pantai Utara (Pantura) sepanjang 1.430 km, lalu jalan Tol Trans Jawa sepanjang 1.403 Km dan Lintas Pantai Selatan (Pansela) yang telah terbangun dari Banten – Jawa Barat – Jateng – DIY dan Jawa Timur dengan panjang 1.167 […]

  • Kota Kembang

    Ini Area Prospektif di Kota Kembang

    • calendar_month Minggu, 3 Jul 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Salah satu wilayah di area Bandung yang prospektif sektor propertinya adalah Cileunyi. Lokasinya yang sudah berada di luar kota Bandung sehingga harganya relatif jauh di bawah daerah Bandung yang lain sepanjang jalur Jalan Tol Purbaleunyi (Purwakarta-Bandung-Cileunyi). Sementara itu area Pasteur yang selama ini popular sebagai gerbang keluar masuk kota Bandung sepertinya mulai mengalami […]

  • sektor industri

    Menko Perekonomian Apresiasi Peranan Sektor Industri

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Sektor industri menjadi motor penting penggerak pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, peningkatan nilai tambah serta penguatan daya saing nasional. Pemerintah terus berupaya memperkuat pengembangan kawasan industri yang terintegrasi dengan pembangunan infrastruktur dan konektivitas sekaligus adaptif terhadap perkembangan hilirisasi, transisi energi dan transformasi digital. “Kawasan industri menjadi penggerak bangsa, menciptakan lapangan […]

Translate »
expand_less