Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Berkiprah 32 Tahun, Delta Group Sukses Bangun 40.000 Unit Rumah

Berkiprah 32 Tahun, Delta Group Sukses Bangun 40.000 Unit Rumah

  • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Perusahaan properti Delta Group, merayakan ulang tahun ke-32. Selama kiprah panjangnya mengembangkan proyek perumahan, perkantoran, rumah toko (ruko) dan apartemen, Delta Group telah membangun sebanyak lebih dari 40.000 unit rumah di berbagai daerah di Indonesia.

CEO Delta Group, Endang Kawidjaja mengatakan, sebagai wujud nyata perseroan menjadi mitra pemerintah dalam mendukung program perumahan rakyat, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), Delta Group telah melakukan akad kredit lebih dari 40.000-an unit rumah yang tersebar di 20 proyek sejak tahun 1992.

“Sebagian besar produk yang dihasilkan oleh Delta Group adalah perumahan bersubsidi. Tersebar dibeberapa propinsi di kabupaten dan kota. Mulai dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah dan Batam,” jelasnya kepada wartawan disela-sela acara Halal Bihalal Perayaan 4 Windu Delta Group dan syukuran 40.000 unit akad, di Jakarta, Selasa (7/5).

Pencapaian Delta Group tersebut, lanjut Endang, terbagi dalam dua periode yakni pra dan pasca 2006. Pada periode 1992-2006 diperlukan waktu selama 14 tahun untuk merealisasikan sebanyak 5.000 unit akad KPR. Namun periode pasca 2006 yang dimulai dengan proyek Grand Kahuripan di Cileungsi, Bogor, hanya dibutuhkan waktu 5 tahun untuk bisa melakukan akad sebanyak 5.000 unit. Selanjutnya hanya diperlukan waktu sekitar 3 tahun untuk mencapai akad 5.000 unit.

“Target Delta group ke depan adalah menjadi pengembang dengan akad 3.000 unit per tahun. Dengan tetap menjaga kualitas bangunan rumah maupun PSU sesuai harapan MBR, dan pemerintah,” tambahnya.

Target Penjualan

Endang menjelaskan saat ini ada 10 proyek yang sedang berjalan di lokasi yang berbeda, serta dua proyek yang baru akan dikembangkan. Dari semua proyek yang sedang berjalan itu, Delta Group menargetkan bisa menjual sebanyak 3.000 unit rumah selama 2024 dan ditargetkan 2.000 unit diantaranya dapat diakad-kreditkan pada tahun ini.

“Dari sisi suplai kami tidak ada masalah. Penjualan kami juga cukup bagus. Selama empat bulan tahun berjalan ini saja sudah siap akad sekitar 1.000 unit rumah dan sebagian besar (90%) adalah rumah bersubsidi,” ungkapnya.

Endang berharap tidak ada kendala yang berarti tahun ini. Misalnya soal keterbatasan kuota subsidi yang bisa mengganggu penjualan atau persoalan lain seperti pinjol.

“Kerjasama kami dengan perbankan selama ini juga sangat baik. Yang terbesar memang masih BTN. Selama ini sekitar 89% akad kredit kerjasama dengan BTN.,” ungkapnya.

Menurutnya, perumahan bersubsidi masih menjadi incaran sebagian masyarakat. Dari sisi penjualan, meski produknya berupa unit bersubsidi namun Delta Group sudah menggunakans sosial media (sosmed) dan teknologi informasi sebagai salah satu strategi pemasaran.

“Sejak akhir tahun lalu sebenarnya mulai intensif menggunakan sosmed dan program promosi lainnya, seperti DP murah. Meniru saja. Dan hasilnya ternyata bagus,” pungkas Endang. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • desa wisata

    Wamenparekraf Beberkan 3 Jurus Jitu Majukan Desa Wisata

    • calendar_month Minggu, 4 Jun 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf/Wakabaparekraf) Angela Tanoesoedibjo menekankan tiga hal yang harus dipahami dan dipersiapkan dengan matang oleh pengelola dalam mengembangkan dan memajukkan desa wisata. Pertama, Wamenparekraf Angela menyampaikan bahwa desa wisata harus diposisikan sebagai destinasi. Contohnya, Desa Wisata Wae Rebo yang berada di Nusa […]

  • Bahas Isu Pertanahan, ATR/BPN Bakal Gelar GTRA Summit 2021

    Bahas Isu Pertanahan, ATR/BPN Bakal Gelar GTRA Summit 2021

    • calendar_month Sabtu, 24 Apr 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kementerian ATR/BPN akan menggelar GTRA Summit 2021 di Wakatobi, Sulawesi Tenggara pada September mendatang. Kegiatan ini akan membahas beragam persoalan terkait program reforma agraria. Utamanya, perihal sinkronisasi tata ruang kawasan hutan serta perizinan terkait hak atas tanah. GTRA Summit 2021 nanti akan mengangkat sejumlah isu, antara lain penataan […]

  • Rumah Pintar Seharga Rp900 Jutaan Ini Dipasarkan Dekat Bandara Soetta

    Rumah Pintar Seharga Rp900 Jutaan Ini Dipasarkan Dekat Bandara Soetta

    • calendar_month Jumat, 8 Mar 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kawasan di sekitar Bandara Udara Soekarno-Hatta (Bandara Soetta) tetap menjadi magnet untuk pengembangan properti termasuk residensial. Keterbatasan lahan dan lokasinya yang strategis dijadikan daya tarik bagi konsumen terutama bagi mereka yang beraktivitas di sekitar bandara terbesar di Indonesia tersebut. Perusahaan properti, PT Dinamika Dayamanunggal atau Dinamika Development Group (DDG) melirik potensi pasar yang […]

  • Ris Sabariah Soelaeman Tutup Usia

    Ris Sabariah Soelaeman Tutup Usia

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Innalillahi wa innailaihi rojiun. Telah berpulang ke Rahmatullah Ibu Ris Sabariah binti H Munawar istri dari Bapak Soelaeman Soemawinata, ibu dari Siti Zeta Amani, pukul 13.47 WIB di RS EMC Alam Sutera. Demikian bunyi pesan di WhatsApp Group Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia, Senin, 19 September 2022. Sontak, seisi kantor Sekretariat DPP REI, langsung menghentikan […]

  • OSS Berbasis Risiko atau OSS RBA (Foto: Lukas)

    Pelaku Usaha Belum Lihat Bedanya OSS Baru

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Koordinator Wilayah Kalimantan Properti Indonesia (PIN), Hariyanto mengatakan bahwa adanya Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA) yang baru Pemerintah luncurkan pasca terbitnya Undang – Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, justru melahirkan regulasi yang semakin menyulitkan. “Saya pikir dengan adanya OSS awalnya membantu pengusaha agau perusahaan tidak perlu memperpanjang izin […]

  • Ikut Jaga Bumi, REI Tanam Pohon di Pekanbaru

    Ikut Jaga Bumi, REI Tanam Pohon di Pekanbaru

    • calendar_month Selasa, 12 Mar 2024
    • 0Komentar

    Pekanbaru – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) kembali melakukan aksi menanam pohon di lingkungan perumahan. Hal ini sebagai wujud kepedulian REI untuk ikut berperan aktif menjaga bumi. Kegiatan tanam pohon berlokasi di perumahan milik anggota REI Riau, yakni Perumahan Puritama Village dan Perumahan Bukit Permata Asri, Kota Pekanbaru, Jumat, 8 Maret 2024. “Ini merupakan rangkaian Program […]

Translate »
expand_less