Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Berpotensi Tumbuh, Sektor Properti Tetap Perlu Ditopang Stimulus

Berpotensi Tumbuh, Sektor Properti Tetap Perlu Ditopang Stimulus

  • calendar_month Kamis, 23 Feb 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BSD CITY – Sektor properti di tahun 2023 diyakini masih bergerak positif sejalan dengan proyeksi sejumlah lembaga keuangan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia masih akan tumbuh hingga 5%. Namun masih tetap dibutuhkan stimulus dari pemerintah untuk mendukung perusahaan properti dalam memberikan produk terbaik bagi masyarakat.

Demikian kesimpulan dari media talkshow bertajuk “Pertumbuhan Sektor Properti; Peluang dan Tantangan di 2023” yang diadakan Sinar Mas Land di BSD City, Tangerang, Rabu (22/2).

Sekretaris Jenderal DPP Realestat Indonesia (REI) Hari Ganie mengatakan sektor properti akan tetap tumbuh positif di 2023. Hal ini ditopang tingkat inflasi yang terkendali di Indonesia dibandingkan dengan negara-negara lain dan perbaikan ekonomi dan daya beli masyarakat seiring dengan pemulihan ekonomi nasional. Selain itu, adanya ancaman resesi justru membuat masyarakat Indonesia cenderung untuk berinvestasi di dalam negeri.

“Yang patut disyukuri bahwa kebutuhan perumahan di Indonesia selalu meningkat didukung pertumbuhan penduduk dan bonus demografi berupa populasi penduduk produktif yang tinggi termasuk generasi muda milenial,” ujarnya.

Di sisi lain, Hari Ganie mengingatkan pemerintah bahwa kebangkitan industri properti sangat penting bagi perekonomian Indonesia. Menurutnya, sektor properti berkontribusi 13,6% terhadap PDB (produk domestik bruto) nasional, mampu menyerap tenaga kerja hingga 8,5 juta pekerja atau 6,95% dari total tenaga kerja nasional di tahun 2020, serta membawa multiplier effect (efek berganda) dan rantai pasok terhadap 175 industri lain yang sebagian besar merupakan konten lokal.

“Untuk itu, perlu kiranya pemerintah untuk terus mendukung bertumbuhnya sektor properti dengan berbagai insentif kebijakan dan stimulus termasuk melanjutkan kembali insentif pajak pertambahan nilai di tanggung pemerintah (PPN DTP) untuk konsumen rumah,” sebutnya.

Pemerintah, harapnya, juga perlu membuat terobosan kebijakan atau dukungan stimulus untuk mendorong properti high-rise (vertikal). Karena di suatu daerah terlebih di kota-kota padat penduduk, yang paling ideal dan sangat dibutuhkan adalah produk hunian vertikal (apartemen) untuk mengurai kemacetan dan ongkos transportasi.

“Stimulus atau kebijakan baru untuk high-rise ini sangat membantu baik untuk konsumen maupun pemerintah untuk menciptakan kota yang lebih baik,” kata Hari Ganie.

Indikasi adanya prospek yang lebih baik pada sektor properti di tahun 2023 dibandingkan tahun lalu juga disampaikan Ferry Salanto, Head of Research Colliers Indonesia. Menurutnya, saat ini ekonomi dan daya beli konsumen sudah mulai bergerak ke arah yang lebih baik seiring membaiknya penanganan dan situasi pandemi Covid-19 di Indonesia.

“Jika sebelumnya konsumen masih menimbang-nimbang dan tidak terburu-buru untuk membeli properti, maka tahun 2023 akan berbeda. Tahun ini dapat dikatakan sebagai momentum yang tepat, karena di tahun 2024 kemungkinan adanya ketidakpastian kembali karena adanya aktivitas politik nasional,” jelasnya.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan di sektor properti tersebut, sejumlah kebijakan strategis yang dilakukan pemerintah seperti kelonggaran aturan LTV/FTV sebesar 100% dapat menyokong penjualan properti sehingga kebutuhan masyarakat akan hunian dapat terpenuhi.

Welly Yandoko, Executive Vice President Consumer Loan BCA menyebutkan pihaknya akan sepenuhnya mendukung kebijakan makroprudensial sektor properti dan optimis penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) di tahun ini tetap akan tumbuh.

“Hal ini didorong karena potensi bisnisnya cukup besar di tengah jumlah backlog kebutuhan perumahan masyarakat Indonesia yang masih besar dan pembiayaan KPR tetap menjadi pilihan utama konsumen dalam membeli aset properti saat ini,” ungkapnya.

Strategi Inovasi

Dalam kesempatan tersebut, Hermawan Wijaya, Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk menegaskan pengembang properti menyadari adanya tantangan ekonomi global maupun nasional yang bisa mempengaruhi pertimbangan masyarakat untuk membeli rumah maupun investasi di sektor properti.

“Namun, kami tetap berkeyakinan pada keberlanjutan strategi inovasi produk Sinar Mas Land yang selalu memperhatikan tren dan kebutuhan konsumen serta pangsa pasar yang dapat kami serap,” katanya.

Hermawan Wijaya menambahkan, sebagai salah satu perusahaan properti yang fokus pada kebutuhan konsumen, Sinar Mas Land juga memberikan stimulus untuk mengajak masyarakat tetap melirik sektor properti di tahun 2023 dengan meluncurkan program national sales bertajuk Smart Move.

Program ini memberikan subsidi bunga, subsidi DP, hingga subsidi biaya KPR dan diharapkan dapat meyakinkan konsumen untuk membeli properti idaman mereka pada tahun ini.

Pasar properti yang kuat di 2023 juga terlihat dari tingginya permintaan produk properti di segmen premium di BSD City. Sinar Mas Land optimis bahwa segmen properti premium akan semakin meningkat seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian Indonesia.

Salah satu produk yang dirilis diawal tahun 2023 adalah kawasan residensial terbaru yakni EONNA. Berdiri di atas lahan 12 hektar, kawasan hunian ini dilengkapi fasilitas club house dan taman-taman bertemakan asia oriental. Unit rumah di EONNA dijual mulai dari harga Rp4,8 miliar hingga Rp10 miliar. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) Serang, Banten dikembangkan oleh PT Infiniti Triniti Jaya menjadi pilot project perumahan hijau Program Indonesia Green Affordable Housing Program (IGAHP).

    Keren! Perumahan MGK Jadi Pilot Project Perumahan Hijau dan Terjangkau

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) Serang, Banten yang dikembangkan oleh PT Infiniti Triniti Jaya yang menerapkan perumahan hijau menjadi pilot project Indonesia Green Affordable Housing Program (IGAHP). Untuk memastikan kesesuaian standar rumah, tim dari Build Change dan Kementerian PKP melakukan Monitoring dan Evaluasi (MonEv) Program IGAHP di Perumahan MGK. “Tadi kita ngecek apakah […]

  • BPKPT Kadin Bidik Pengembangan Properti di Sumatera

    BPKPT Kadin Bidik Pengembangan Properti di Sumatera

    • calendar_month Kamis, 31 Mar 2022
    • 0Komentar

    Batam – Badan Pengembangan Kawasan Properti Terpadu (BPKPT) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia berupaya mendorong pengembangan industri properti di Sumatera. Pengembangan infrastruktur publik dan sejumlah fasilitas lainnya diyakini dapat menumbuhkan sentra-sentra ekonomi baru dan menciptakan potensi pengembangan industri properti di Pulau Andalas. “Kami siap menjalin kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor industri […]

  • IKN sebagi kota berkelanjutan dibangun dengan konsep smart city.

    Telkom Siap Digitalisasi Kawasan IKN Nusantara

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom menghadirkan Digitalisasi Kawasan Sepaku IKN, yang ditandai dengan peresmian Micro Edge DC neuCentrIX serta implementasi infrastruktur dan Digital Community Center Desa Bukit Raya. Peresmian dilakukan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Bambang Susantono, Komisaris Utama Telkom Bambang Brodjonegoro, dan Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah, pada Kamis (18/8). […]

  • 4 Dampak Konflik Iran - AS dan Israel ke Sektor Properti Indonesia

    4 Dampak Konflik Iran-AS dan Israel ke Sektor Properti Indonesia

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Konflik antara Iran dan Amerika Serikat serta Israel makin memanas dalam beberapa hari terakhir. Hal tersebut meningkatkan kembali risiko geopolitik globah sehingga memunculkan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi, termasuk dampaknya terhadap sektor properti Indonesia. “Secara langsung, konflik di Timur Tengah tidak serta-merta menghentikan transaksi rumah atau apartemen di Indonesia. Namun, sektor properti sangat sensitif […]

  • Kawasan Summarecon Crown Gading

    Summarecon Crown Gading Hadirkan Beragam Fasilitas Baru

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Summarecon Agung Tbk melengkapi kawasan Summarecon Crown Gading dengan meluncurkan beragam fasilitas penunjang guna menghidupkan kawasan properti terpadu berskala kota. “Kehadiran beragam fasilitas di kawasan Summarecon Crown Gading menjadi bukti komitmen kami untuk menghidupkan kawasan tersebut. Kehadiran fasilitas ini diharapkan akan menjadikan Summarecon Crown Gading sebagai destinasi unggulan terbaru seperti pengembangan lain […]

  • Pemerintah Berkomitmen Wujudkan Kolaborasi Tangani Kawasan Kumuh Perkotaan

    Pemerintah Berkomitmen Wujudkan Kolaborasi Tangani Kawasan Kumuh Perkotaan

    • calendar_month Selasa, 4 Okt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pembangunan kawasan perkotaan di Indonesia masih menghadapi tantangan kemiskinan dan kumuh. Pemerintah berkomitmen mewujudkan kolaborasi dan pelibatan aktif seluruh pemangku kepentingan dalam penanganan kawasan kumuh di perkotaan. “Pembangunan perkotaan di Indonesia masih banyak berhadap dengan tantangan terkait kemiskinan dan kekumuhan. Satu dari 10 penduduk Indonesia tidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya. Kolaborasi dari multi sektor […]

Translate »
expand_less