Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Perkuat Pangsa Pasar, BTN Gelar Akad Kredit Serentak

Perkuat Pangsa Pasar, BTN Gelar Akad Kredit Serentak

  • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN terus memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar dalam pembiayaan perumahan nasional. Untuk mendorong kepemilikan rumah yang lebih terjangkau, sekaligus memperluas pangsa pasar KPR, BTN berkolaborasi dengan pengembang besar dan agen properti.

Kolaborasi ini dikemas dalam bentuk Akad Kredit Massal KPR Non Subsidi secara serempak di 5 kota besar seperti Bekasi, Surabaya, Tangerang, Cibubur, dan Bandung pada Selasa (20/5) yang bertepatan dengan peluncuran program suku bunga KPR terbaru yakni 3,5% fixed rate 3 tahun dan 4,5% fixed rate 5 tahun.

Sri Soekminiarni, Vice President Mortgage Loan & Secured Loan Division BTN mengatakan terkait KPR Non Subsidi, BTN terus melakukan kolaborasi dengan para pengembang besar hingga agen properti.

“Akad kredit massal ini merupakan bagian dari strategi BTN untuk menggerakkan pasar dalam mendukung penyediaan perumahan bagi masyarakat Indonesia,” jelas Rini dalam keterangannya, Kamis (22/5).

Saat ini dengan kondisi daya beli masyarakat yang masih lemah menjadi tantangan dalam transaksi hunian. Oleh karena itu, kata Rini, BTN meluncurkan suku bunga KPR 3,5% fixed rate 3 tahun dan 4,5% fixed rate 5 tahun yang lebih terjangkau untuk konsumen, sehingga dapat mendorong masyarakat lebih mudah untuk memiliki hunian idaman dengan angsuran yang lebih terjangkau.

Layanan BTN

Sebagai bank yang dikenal tulang punggung pembiayaan perumahan nasional, BTN terus berinovasi dan memperluas kemitraan. Salah satu inovasi yang diluncurkan adalah Sales Center KPR dan Program “Direct to Customer” (D2C).

Rini menjelaskan, Sales Center KPR BTN hadir untuk meningkatkan realisasi KPR Non-Subsidi khususnya segmen emerging affluent. Sejak diluncurkan pada 2023, Sales Center KPR BTN kini memiliki 9 kantor yang tersebar di beberapa kota besar.

Selain hadirnya Sales Center KPR , BTN menghadirkan Program D2C yang diharapkan dapat menjangkau lebih banyak calon nasabah, memperkuat edukasi pasar, dan mempercepat proses KPR. Saat ini, Bank BTN telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 100 instansi dari sektor pemerintahan maupun swasta.

Rini juga menambahkan bahwa Program D2C bukan hanya sekadar strategi penjualan, tetapi juga merupakan transformasi layanan BTN yang lebih berfokus pada pelanggan.

“Kami percaya bahwa dengan sinergi yang solid, komunikasi terbuka, dan komitmen bersama, kita dapat mempercepat laju pembangunan dan kepemilikan rumah,” ungkapnya. (MRI)

 

 

 

 

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Metland Masih Andalkan Pendapatan Berulang dari Unit Mall

    Metland Masih Andalkan Pendapatan Berulang dari Unit Mall

    • calendar_month Jumat, 29 Mar 2024
    • 0Komentar

    BEKASI – PT Metropolitan Land Tbk atau Metland menetapkan target pra-penjualan (marketing sales) tahun 2024 sebesar Rp1,9 triliun. Target tersebut meningkat sebesar 5% dari capaian tahun sebelumnya sebesar Rp1,8 triliun. Untuk pendapatan berulang (recurring income), Metland optimis unit usaha mall masih akan menjadi kontributor terbesar recurring income perseroan di tahun ini. “Metland memanfaatkan momentum Ramadhan […]

  • Kebijakan Satu Peta Solusi Ketidaksesuaian Tata Ruang

    Kebijakan Satu Peta Solusi Ketidaksesuaian Tata Ruang

    • calendar_month Sabtu, 1 Mei 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah berkomitmen melanjutkan Kebijakan Satu Peta dengan menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 23 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Perpres Nomor 9 Tahun 2016 Tentang Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta pada Tingkat Ketelitian Peta Skala 1 : 50.000. Perpres ini mendukung penyelesaian ketidaksesuaian tata ruang, kawasan hutan, maupun izin atau hak atas tanah yang […]

  • Pemerintah Kembangkan Skema Pembiayaan Kreatif Pembangunan Infrastruktur

    Pemerintah Kembangkan Skema Pembiayaan Kreatif Pembangunan Infrastruktur

    • calendar_month Rabu, 2 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kendati terfokus pada upaya pemulihan ekonomi nasional, Pemerintah tetap memperhatikan fokus pembangunan jangka panjang. Salah satunya melalui pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia. Dalam keterbatasan sumber pembiayaan negara, Pemerintah berupaya mengembangkan skema pembiayaan kreatif dalam pembangunan infrastruktur. “Pembangunan infrastruktur merupakan kunci mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Kita meyakini efek penggandanya. Bisa kita lihat bahwa […]

  • Aturan Pelaksana UUCK Perkuat Status Hak Pengelolaan Tanah

    Aturan Pelaksana UUCK Perkuat Status Hak Pengelolaan Tanah

    • calendar_month Rabu, 21 Apr 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah mengundangkan empat peraturan pelaksanaan Undang-Undang No 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UUCK). Salah satunya adalah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun dan Pendaftaran Tanah yang mengatur mengenai penguatan terhadap Hak Pengelolaan. Sekretaris Jenderal […]

  • Indonesia Emas

    Jokowi Paparkan Tiga Acuan Wujudkan Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Guna menggapai visi Indonesia Emas 2045, Presiden Joko Widodo menyebut setidaknya tiga hal pokok yang akan menjadi acuan. Acuan yang pertama adalah stabilitas bangsa dan negara. “Stabilitas bangsa ini harus terjaga. Tidak ada satu negara pun yang berhasil mencapai sebuah kemakmuran saat kondisinya tidak stabil, enggak ada,” ujar Presiden Jokowi pada saat meluncurkan […]

  • Ilustrasi Pembelian Rumah Tapak

    Serapan Rumah Tapak Terus Berlanjut

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Penyerapan rumah tapak di kawasan Jabodetabek (Jakarta – Bogor – Tangerang – Depok – Bekasi) masih terus berlanjut sepanjang 2021. Bersama dengan subsektor pergudangan logistik dan pusat data, rumah tapak terbukti tangguh di masa sulit seperti saat ini. “Ini periode yang menantang bagi sebagian besar pasar properti di Jabodetabek. Namun demikian, beberapa sektor […]

Translate »
expand_less