Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Pengembang Bisa Ikut Kompetisi BTN Housing Preneur 2025, Begini Caranya

Pengembang Bisa Ikut Kompetisi BTN Housing Preneur 2025, Begini Caranya

  • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN kembali menggelar BTN Housing Preneur 2025. Ajang kompetisi inovasi perumahan ini bisa diikuti oleh berbagai kalangan mulai dari mahasiswa, umum, developer, dan pengusaha dengan total hadiah hingga miliaran rupiah. Untuk anggota Realestat Indonesia (REI), akan diberikan keistimewaan pada saat pendaftaran.

“Eksklusif untuk anggota REI. Bagi anggota REI yang mendaftar, nanti kita skip dari satu tahap. Nah yang seleksi berkas itu kita skip, selama perusahaan tersebut adalah anggota REI,” ujar Perwakilan BTN Housing Preneur 2025, Yuri Pratama Widiyana dalam sosialisasi BTN Housing Preneur 2025 X REI secara daring, Jumat, 12 Desember 2025.

Yuri melanjutkan, Kelompok peserta Established Business dirancang untuk developer dan pengusaha yang memiliki proyek atau inovasi yang sudah diimplementasikan. Sebagai persyaratan peserta adalah Warga Negara Indonesia, Usaha telah berjalan minimal 2 Tahun, Pendaftar Lembaga – diwakili oleh direksi atau yang ditunjuk oleh pimpinan Lembaga, Pendaftar non Lembaga berusia >18 Tahun, dan Domisili di Indonesia.

6 Kategori BTN Housing Preneur yang Bisa Diikuti Pengembang

Ada enam kategori yang bisa diikuti oleh pengembang dan pengusaha, yaitu Rumah Nusantara, House Value Chain Innovation, House Technology Innovation, House Design, Affordable House Development dan Commercial Residential.

“Rumah Nusantara ini konteksnya adalah desain, jadi yang yang diperlombakan adalah desain arsitektur rumah, namun rumah Nusantara ini ada fokusnya adalah bagaimana ada nuansa lokal wisdom-nya, ada kearifan lokal yang ditonjolkan,” imbuh Yuri.

Kemudian untuk kategori House Value Chain Innovation adalah Inovasi pada usaha dalam memperbarui atau meningkatkan seluruh proses pembangunan dan penyediaan rumah, mulai dari perencanaan, desain, pengadaan bahan, konstruksi, hingga distribusi dan layanan setelah rumah selesai dibangun (ekosistem perumahan dan sektor pendukung). Kemudian untuk kategori House Technology Innovation adalah inovasi teknologi yang berkaitan dengan industri perumahan.

Sementara kategori House Design merupakan Inovasi desain arsitektural rumah terbaik yang mengedepankan kualitas, inovasi, fungsi, keindahan, tata letak, harga yang kompetitif dan prinsip sustainability. Untuk kategori Affordable House Development adalah Inovasi project perumahan yang telah mengimplementasikan sektor perumahan dengan harga terjangkau (rumah murah/rumah subsidi) dengan tetap mengedepankan kualitas konstruksi dan desain rumah yang elegan baik rumah tapak maupun rumah vertical (low, medium, high).

Kategori terakhir adalah Commercial Residential yang merupakan inovasi project perumahan atau apartemen yang telah mengimplementasikan sektor perumahan sebagai hunian berkelanjutan dan/atau dengan kearifan lokal.

Penyelenggara BTN Housing Preneur menegaskan bahwa tidak ada biaya pendaftaran bagi seluruh kategori. Peserta yang lolos ke babak lanjutan seperti live pitching, grand judging, hingga expo akan mendapatkan fasilitas perjalanan dan akomodasi yang ditanggung oleh panitia. Untuk pendaftaran peserta, masih dibuka hingga tanggal 22 Desember 2025.

Adapun total hadiah kompetisi ini mencapai Rp1,5 miliar, disertai kesempatan mengikuti program inkubasi bisnis selama tiga bulan. Inovasi para finalis diharapkan dapat diadopsi dalam ekosistem BTN maupun mitra pengembang di seluruh Indonesia. Informasi lengkap kompetisi ini, termasuk persyaratan dokumen dapat diakses melalui website btnhousingpreneur.com. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bamsoet: MPR akan Kawal Aturan Pelaksana UU Cipta Kerja

    Bamsoet: MPR akan Kawal Aturan Pelaksana UU Cipta Kerja

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI) menyampaikan harapan kepada Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI agar aturan pelaksana UU Cipta Kerja konsisten dan sejalan dengan visi Presiden RI untuk memudahkan innvestasi dan mempercepat penciptaan lapangan kerja. REI berharap lembaga tertinggi negara itu ikut mengawal pembahasan aturan turunan UU Cipta Kerja. Hal […]

  • Knight Frank Indonesia Luncurkan Platform Data Transaksi Properti

    Knight Frank Indonesia Luncurkan Platform Data Transaksi Properti

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Salah satu penyebab sulitnya penilaian suatu aset properti secara optimal adalah karena belum tersedianya suatu wadah data transaksi properti yang aktual dan up-to-date. Fluktuasi tren harga dan dinamika pasar properti juga kerap kali sulit dianalisa oleh para pemangku kepentingan (stakeholder) di sektor properti sehingga masing-masing memiliki persepsi berbeda. Hal tersebut dapat mengakibatkan terjadinya […]

  • Lelang Akbar BTN 2026

    Lelang Akbar BTN 2026 Tawarkan 10 Ribu Rumah Second

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN melepas 10.000 unit hunian second hand ke pasar properti nasional melalui program Lelang Akbar BTN 2026. Puluhan ribu properti tersebut ditawarkan dengan harga kompetitif hingga 40% di bawah harga pasar. BTN juga memberikan opsi skema pembiayaan rumah dengan bunga mulai 5%. SEVP Assets Management BTN, […]

  • rumah subsidi

    SiPetruk Diberlakukan, Pengembang Ogah Garap Rumah Subsidi

    • calendar_month Kamis, 27 Mei 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Sistem Pemantauan Konstruksi (SiPetruk) bakal berlaku efektif per 1 Juli 2021 mendatang. Akibat penerapan aplikasi besutan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP), diperkirakan banyak pelaku usaha pengembang perumahan setop membangun hunian khusus masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Saat ini penjualan rumah bersubsidi sudah mulai sulit karena turunnya daya beli MBR. Di daerah kami, kini […]

  • Ilustrasi Kota di Pulau Jawa

    Wamen ATR/BPN: Jawa Mengkota Sebuah Keniscayaan

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pulau Jawa mengkota merupakan sebuah keniscayaan. Untuk itu, diperlukan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Pulau Jawa dengan skala 1 : 5.000 dengan memperhatikan prinsip 3D, yaitu density, distance dan division. “Kalau betul analisa Jawa mengkota, ini adalah sebuah keniscayaan. Kita butuh RDTR Pulau Jawa dengan skala 1 : 5.000 dengan secara langsung memperhatikan […]

  • huntap

    Sejak 2010, KPR FLPP Jangkau 1,88 Juta MBR

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Sejak diluncurkan tahun 2010 hingga 2025, sebanyak 1,88 juta masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) telah memanfaatkan Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) senilai Rp 185,87 triliun. Pembiayaan perumahan sepanjang kurun waktu tersebut sebagai bukti bahwa negara hadir dalam mewujudkan program penyediaan hunian layak bagi masyarakat. Tahun 2010 penyaluran dana FLPP mencapai 7.959 unit rumah […]

Translate »
expand_less