Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » BTN Housingpreneur Batch 3 Ajak Gen Z Hadirkan Inovasi Perumahan

BTN Housingpreneur Batch 3 Ajak Gen Z Hadirkan Inovasi Perumahan

  • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DEPOK – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN resmi membuka pendaftaran BTN Housingpreneur Batch 3 dalam kegiatan kick-off di Universitas Indonesia (UI), Depok, Senin (28/9).

Memasuki penyelenggaraan tahun ketiga, kompetisi ini menargetkan 1.500 submission dari mahasiswa, masyarakat umum, pengusaha, serta pengembang untuk menjawab berbagai tantangan di sektor perumahan.

Direktur Network & Retail Funding BTN, Rully Setiawan mengatakan BTN Housingpreneur menjadi ruang bagi generasi muda dan pelaku usaha untuk mengembangkan solusi perumahan dari sudut pandang yang lebih luas.

“Kami datang bukan untuk mengatakan bahwa BTN telah memiliki seluruh solusi, tetapi justru ingin bertanya kepada generasi muda: solusi apa yang kalian punya? BTN Housingpreneur tidak hanya mencari entrepreneur yang sudah memiliki usaha, tetapi juga calon entrepreneur dan inovator yang mungkin hari ini baru mempunyai ide atau konsep,” ujar Rully.

Menurutnya, perumahan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan rumah, tetapi juga mencakup desain, arsitektur, konstruksi, material, teknologi, keberlanjutan, pembiayaan, hingga berbagai layanan di dalamnya. Hal tersebut sejalan dengan transformasi BTN menuju Beyond Mortgage dan peran perseroan dalam memperkuat ekosistem perumahan nasional.

“Tantangannya bukan sekadar membangun lebih banyak rumah, tetapi menghadirkan hunian yang lebih terjangkau, berkualitas, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, peserta perlu memulai bukan hanya dari pertanyaan ‘saya ingin membuat apa’, melainkan ‘masalah apa yang ingin saya selesaikan’,” kata Rully.

Mengusung tema “Elevate Beyond Your Limit”, BTN Housingpreneur Batch 3 berfokus pada tiga pilar, yaitu Sustainability, Technology, dan Access.

Peserta dibagi dalam dua kelompok utama, yakni Business Ideation bagi mahasiswa dan masyarakat umum serta Established Business bagi pengusaha dan pengembang.

Kelompok Business Ideation mencakup kategori Rumah Nusantara, Housing Design, dan Housing Innovation. Sementara itu, Established Business meliputi Rumah Nusantara, Housing Ecosystem, Housing Tech, Housing Design, Affordable Housing, dan Commercial Housing.

Rully menegaskan BTN Housingpreneur tidak berhenti pada penentuan pemenang. Peserta terpilih akan mendapatkan pendampingan dalam pengembangan model bisnis dan kemampuan presentasi, sebelum dipertemukan dengan unit bisnis BTN, pengembang, nasabah, dan mitra dalam proses business matching.

“Ini bukan hanya kompetisi ide. Ide yang terpilih akan mendapatkan coaching dan mentoring, kemudian dapat dipertemukan dengan kebutuhan bisnis yang ada. BTN juga dapat memberikan solusi pembiayaan agar inovasi tersebut berkembang menjadi usaha dan hadir di pasar,” ujarnya.

Kolaborasi Lintas Sektor

Kepala Badan Kewirausahaan dan Hubungan Antar Lembaga sekaligus Sekretaris Universitas Indonesia Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, SpOG menyambut baik dan mengapresiasi penyelenggaraan BTN Housingpreneur untuk ketiga kalinya. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan semangat UI sebagai entrepreneurial university yang mendorong hasil pendidikan, riset, dan inovasi menjadi solusi bagi masyarakat.

“UI menyambut gembira dan mengapresiasi BTN atas penyelenggaraan BTN Housingpreneur Batch 3. Persoalan perumahan merupakan isu penting yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan lintas disiplin. Melalui program ini, kami berharap ide dan inovasi generasi muda dapat dikembangkan untuk membantu memecahkan persoalan nyata di masyarakat,” ujar Budi.

Wakil Ketua Umum 2 Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Ar. Firman S. Herwanto menilai BTN Housingpreneur dapat mendorong gagasan desain berkembang menuju implementasi dan model bisnis yang berkelanjutan. Menurutnya, inovasi perumahan tidak cukup hanya menawarkan aspek visual, tetapi harus menjawab kebutuhan masyarakat serta mempertimbangkan kualitas dan keberlanjutan bangunan.

“Kami berharap semakin banyak praktisi muda yang berbagi gagasan segar, tidak hanya berfokus pada visual, tetapi juga menghadirkan program yang tepat sasaran dan tepat guna bagi masyarakat yang membutuhkan perumahan. Inovasi juga perlu mempertimbangkan penggunaan material ramah lingkungan, efektivitas desain, dan siklus hidup bangunan yang lebih panjang,” ujar Firman.

Pembukaan BTN Housingpreneur Batch 3 di UI turut menghadirkan gelar wicara bertema “Rumah Ala Gen Z: Dari Sudut Healing sampai Peluang Cuan”. Rangkaian program selanjutnya akan diisi dengan roadshow di Institut Teknologi Bandung, Universitas Sriwijaya Palembang, Universitas Diponegoro Semarang, dan Universitas Udayana Bali.

Pendaftaran BTN Housingpreneur Batch 3 dibuka mulai 28 September hingga 30 November 2026 dan tidak dipungut biaya. Informasi mengenai persyaratan, kategori, dan mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui www.btnhousingpreneur.com. (MRI)

 

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelaksanaan Program Sejuta Pohon REI di Semarang

    REI Gelar Program Sejuta Pohon di Kota Semarang

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • 0Komentar

    Semarang – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) kembali mewujudkan komitmen pelestarian lingkungan melalui Program Sejuta Pohon. Penanaman pohon fukugi (Garcinia subelliptica) dilakukan sebagai rangkaian kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) XIV REI Jawa Tengah yang berlokasi di Perumahan Graha Padma, Kelurahan Tambakrejo, Kota Semarang, Selasa, 17 September 2024. Program Sejuta Pohon merupakan kegiatan yang digagas Dewan Pengurus […]

  • Summarecon Discovery

    Di Usia ke-50, Summarecon Mantap Jadi Pengembang Kota Terpadu

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Tanggal 26 November 2025 menjadi hari spesial bagi segenap manajemen PT Summarecon Agung Tbk karena di waktu itu perusahaan properti ini telah genap berusia 50 tahun. Usia Emas ini menjadi peneguh langkah PT Summarecon Agung untuk terus menjadi pengembang kota terpadu (township). Perjalanan pasang surut korporasi selama 50 tahun itu direkam secara runut dan […]

  • Pemerintah Fokus Atasi Kesenjangan Infrastruktur di Indonesia

    Pemerintah Fokus Atasi Kesenjangan Infrastruktur di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 28 Okt 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Selama ini masih terjadi kekurangan investasi di sektor infrastruktur sehingga menciptakan kesenjangan infrastruktur (infrastructure gap) yang besar. Akibatnya, terjadi defisit infrastruktur selama bertahun-tahun di Indonesia terutama setelah krisis ekonomi 1998. Hingga 2017, Indonesia masih terus mengejar ketertinggalan posisi stok modal infrastruktur yang baru berkisar 43%, masih di bawah negara-negara G20 yang rata-rata di […]

  • Perubahan Status Bandara Internasional Minangkabau Menuai Protes

    Perubahan Status Bandara Internasional Minangkabau Menuai Protes

    • calendar_month Kamis, 16 Feb 2023
    • 0Komentar

    Padang – Rencana perubahan status Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menjadi bandara nasional menuai protes karena dinilai merugikan perekonomian Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Apalagi, saat penetapannya sebagai bandara internasional, butuh upaya yang tidak mudah. “Kami akan memperjuangkan agar BIM tetap berstatus bandara internasional. Sebab, turunnya status BIM menjadi bandara nasional, akan berbuntut panjang terhadap perekonomian Sumbar,” […]

  • UMKM Finance Summit 2026

    UMKM Finance Summit 2026 Jadi Ajang Promosi KUR Perumahan

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • 0Komentar

    Jakarta — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait promosi KUR Perumahan di ajang UMKM Finance Summit 2026, yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2026. Kredit Program Perumahan (KPP) tersebut diharapkan membuka peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak dalam rantai ekosistem perumahan. “Program perumahan […]

  • industri furnitur

    Catat! Ini 5 Resep Manjur Dorong Daya Saing Industri Furnitur

    • calendar_month Rabu, 24 Jan 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah fokus menjalankan lima kebijakan strategis guna meningkatkan daya saing industri furnitur menembus pasar global. Kelima jurus tersebut yakni fasilitasi ketersediaan bahan baku, fasilitasi ketersediaan sumber daya manusia terampil, serta fasilitasi peningkatan dan penguatan riset referensi pasar. Berikutnya, fasilitasi peningkatan produktivitas, kapasitas, dan kualitas produk, serta fasilitasi iklim usaha kondusif […]

Translate »
expand_less