Di Balik Lonjakan INPP, Ini Strategi yang Jarang Diketahui
- calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
- print Cetak

Salah satu proyek ikonik Paradise Indonesia (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – Di era modern seperti sekarang, pelaku bisnis harus berani bertransformasi kalau ingin tetap eksis. Rhenald Kasali, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI), menekankan pentingnya manajemen perubahan dan adaptasi teknologi supaya perusahaan tidak punah karena disrupsi digital atau perubahan gaya hidup konsumen. Salah satu yang berhasil adalah PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP).
Perusahaan ini bergerak di perhotelan, komersial, dan penjualan properti, terkenal dengan proyek properti yang ikonik. Paradise Indonesia yang berdiri sejak 2002 ini tak hanya mampu bertahan, tetapi juga menunjukkan bahwa transformasi bisnis dan strategi jangka panjang yang berdampak jadi fondasi kuat buat pertumbuhan yang lebih berkelanjutan.
Presiden Direktur sekaligus CEO Paradise Indonesia, Anthony Prabowo Susilo, menegaskan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari aspek finansial, tetapi juga dari kemampuan beradaptasi dan membangun dampak yang berkelanjutan.
Paradise Indonesia punya kemampuan “menghidupkan” kawasan yang jadi bukti nyata transformasi mereka. Setiap proyek mereka dibuat sebagai pusat aktivitas yang menghubungkan banyak fungsi: hunian, ritel, hospitality, semuanya saling terkait, bukan berdiri sendiri-sendiri.
Pengembangan kawasan karya Paradise Indonesia menciptakan pusat pertumbuhan mixed-use yang berbasis pengalaman. Dampaknya, orang makin tertarik datang, pergerakan masyarakat makin ramai, dan perkembangan kota ikut terdorong secara luas.
Transformasi yang dilakukan Paradise Indonesia bukanlah langkah jangka pendek, melainkan bagian dari strategi jangka panjang yang berorientasi pada penciptaan dampak (impact-driven growth). Paradise Indonesia secara sadar mengintegrasikan aspek keberlanjutan, pengalaman pengguna, dan nilai sosial dalam setiap pengembangan. Hal ini mencerminkan pergeseran paradigma menjadi membangun ekosistem kehidupan.
Strategi ini juga memperkuat daya tahan bisnis di tengah ketidakpastian ekonomi, karena perusahaan tidak hanya bergantung pada siklus penjualan properti, tetapi juga pada loyalitas pengunjung dan komunitas yang terbentuk di dalam kawasan.
INPP Konsisten Dongkrak Pendapatan
Sepanjang tahun 2025, Paradise Indonesia berhasil mencatatkan komposisi pendapatan yang semakin seimbang. Segmen perhotelan masih menjadi kontributor terbesar dengan porsi 36%, diikuti segmen komersial sebesar 34%, serta penjualan properti sebesar 30%.
Struktur ini menunjukkan keberhasilan strategi diversifikasi yang dijalankan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir, dari yang sebelumnya didominasi hospitality menjadi ekosistem bisnis yang lebih terintegrasi.
Perusahaan juga berhasil kenaikan Pendapatan Neto sebesar 32,9% YoY menjadi Rp1,74 triliun pada tahun 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh berlanjutnya proses handover apartemen Antasari Place, kontribusi dari perluasan 23 Paskal Shopping Center yang mulai beroperasi pada pertengahan 2025, serta peluncuran Citadines pada September 2025 yang akan semakin memperkuat pendapatan berulang (recurring income) ke depan.
“Kami bersyukur dapat mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang konsisten selama lima tahun berturut-turut sambil melipatgandakan cadangan kas. INPP kini siap tumbuh secara konservatif di tengah situasi yang penuh tantangan ini,” ujar Anthony dalam keterangannya belum lama ini.
Ia menambahkan, dengan posisi keuangan yang solid, tercermin dari Net DER yang rendah di level 0,21 kali, serta basis recurring income yang kuat, perusahaan berada dalam posisi yang siap untuk melangkah lebih agresif. (SAN)
Penulis Sandiyu Nuryono
Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz
