BP Tapera Perkuat Transformasi Digitalisasi Perumahan
- calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
- print Cetak

Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho (tengah) memimpin rapat membahas agenda digitalisasi perumahan (Foto: BP Tapera)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mendorong transformasi digitalisasi perumahan dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Upaya tersebut dibahas dalam koordinasi lanjutan bersama Semen Indonesia Group (SIG), termasuk peluang integrasi platform rumah.go.id dengan solusi digital yang dikembangkan oleh SISI (Sinergi Informatika Semen Indonesia) SIG.
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut pembahasan integrasi kerja sama dalam rangka mendukung penguatan ekosistem perumahan. Salah satu fokus pembahasan adalah pengembangan layanan digital yang semakin terintegrasi serta membuka akses yang lebih luas terhadap informasi dan layanan perumahan.
Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho yang hadir dalam forum tersebut menjelaskan peran dan posisi BP Tapera dalam ekosistem pembiayaan perumahan. Lebih lanjut Heru juga menjelaskan pentingnya kolaborasi dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian.
“BP Tapera memiliki peran dalam ekosistem pembiayaan perumahan. Dan dalam menjalankan perannya, tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem perumahan dan mendukung masyarakat memperoleh akses terhadap hunian,” ungkap Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, dalam keterangan pers yang dikutip Rabu, 9 September 2026.
Menurutnya, ekosistem perumahan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, perbankan, pengembang, masyarakat, penyedia layanan hingga mitra teknologi. Digitalisasi menjadi salah satu aspek penting untuk menghadirkan akses informasi dan layanan perumahan yang semakin mudah dan terintegrasi.
“Transformasi digital menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem perumahan agar berbagai layanan dan informasi dapat semakin mudah diakses serta terhubung,” tambahnya.

Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho (Foto: BP Tapera)
Konsep Digitalisasi Perumahan
Dalam pembahasan digitalisasi perumahan bersama BP Tapera, salah satu konsep yang dieksplorasi adalah pengembangan Embedded Catalog (Katalog yang disematkan), yang memungkinkan katalog properti ditampilkan secara terintegrasi dalam ekosistem rumah.go.id. Pengembangan tersebut dapat didukung melalui API (Application Programming Interface) dan SDK (Software Development Kit), dengan peluang pengembangan layanan menuju konsep Mini App Storefront.
Ke depannya, pengembangan kerja sama tersebut akan dibahas secara bertahap, mulai dari penyusunan desain dan kemungkinan Perjanjian Kerja Sama (PKS), pengembangan katalog, integrasi sistem, User Acceptance Test (UAT), hingga implementasi layanan.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama SISI, Achmad Tholcah memaparkan kapabilitas dan pengalaman SISI dalam mengembangkan solusi digital serta mengintegrasikan aplikasi dengan berbagai sistem dan proses bisnis.
“SISI mengembangkan solusi digital yang dapat terintegrasi dengan sistem dan proses bisnis yang telah dimiliki suatu organisasi. Pengembangan aplikasi tidak hanya ditujukan untuk berjalan sendiri, tetapi juga untuk mendukung integrasi dengan ekosistem yang sudah ada,” ungkap Achmad.
Salah satu pengalaman yang dipaparkan adalah pengembangan platform Sobat Bangun. Platform tersebut pada awalnya dikembangkan untuk mempertemukan kontraktor dengan masyarakat yang membutuhkan jasa pembangunan dan renovasi rumah.
Seiring perkembangannya, ekosistem Sobat Bangun diperluas dengan melibatkan kontraktor, pengembang, penyedia layanan, penyedia material hingga konsumen. Platform tersebut juga mendukung berbagai kebutuhan, mulai dari jasa konstruksi, pembangunan dan renovasi, pengadaan material, hingga akses terhadap produk dan proyek perumahan.
Achmad juga menjelaskan pengalaman SISI dalam bekerja sama dengan Perumnas, yang memungkinkan unit-unit perumahan, baik proyek baru maupun unit yang masih tersedia dari proyek sebelumnya, ditawarkan melalui platform digital. “Pengalaman tersebut menunjukkan bagaimana platform digital dapat menjadi salah satu kanal untuk mempertemukan produk dan layanan perumahan dengan masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. (BRN)
Penulis Oki Baren
Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren
