Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Dukung Bisnis Berkelanjutan, Sinar Mas Land Komit Terapkan Prinsip ESG

Dukung Bisnis Berkelanjutan, Sinar Mas Land Komit Terapkan Prinsip ESG

  • calendar_month Jumat, 7 Apr 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BSD CITY – Prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) saat ini memainkan peranan penting dalam aktivitas bisnis perusahaan di Indonesia. Permintaan dari berbagai pihak, mendorong penerapan prinsip ESG sebagai tolak ukur kemajuan keberlanjutan dari investasi perusahaan.

Sinar Mas Land sebagai perusahaan yang memiliki ruang lingkup luas dalam kehidupan masyarakat telah menginisiasi berbagai program yang mengimplementasikan aspek ESG secara konsisten dan bertanggung jawab dalam aktivitas bisnis perusahaan.

Chief Risk & Sustainability Officer Sinar Mas Land, Muhammad Reza Abdulmajid mengungkapkan penerapan aspek ESG sudah menjadi keharusan bagi perusahaan yang ingin meningkatkan profitabilitas, karena hal itu juga mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan bisnis perusahaan.

“Di sisi lain, hal ini menunjukkan komitmen nyata perusahaan untuk berperan dalam menurunkan emisi karbon, meningkatkan green economy, serta mendukung visi pemerintah dalam menerapkan net zero emission,” jelasnya kepada wartawan di BSD City, Tangerang, Rabu (5/4).

Program-program yang diwujudkan Sinar Mas Land dalam menerapkan aspek ESG telah disusun secara terukur di berbagai sektor perusahaan. Dalam aspek environment, untuk mendukung transisi net zero emission, Sinar Mas Land berfokus pada sektor efisiensi energi melalui Program Green Habit serta energi terbarukan melalui penerapan solar panel di 6 bangunan komersial, dan pemanfaatan layanan Renewable Energy Certificate (REC) dari PT PLN (Persero).

Sedangkan untuk mendukung mobilitas yang rendah emisi, Sinar Mas Land juga menghadirkan Autonomous Vehicle (kendaraan listrik otonom) yang telah diujicoba di kawasan QBig BSD City dan The Breeze BSD City serta penggunaan Bus Listrik pada layanan BSD Link yang melayani rute seputar area BSD City.

Dalam aspek social, perusahaan berfokus pada pemberdayaan masyarakat yang berdampak panjang dan sustainable. Aspek tersebut diwujudkan melalui sejumlah program, diantaranya pemberian pelatihan digital technology kepada siswa di BSD City untuk kebutuhan tenaga kerja perusahaan IT, pembinaan usaha UMKM, dan penerapan program pemberdayaan kampung bernama Kampung Mantul.

Selain itu, program yang berfokus untuk meningkatkan kualitas pendidikan dilakukan melalui Sekolah Berhati, program Berantas Buta Al-Qur’an, serta Pusat Literasi BSD City.

Terkait aspek governance, perusahaan berupaya mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) serta berkelanjutan melalui berbagai inisiatif. Dalam hal penerapan bisnis yang bertanggung jawab, perusahaan telah mengimplementasi whistleblowing system serta pelatihan fraud dan anti-korupsi untuk seluruh karyawan.

Selain itu, untuk meningkatkan kinerja dari penerapan ESG, perusahaan telah bekerja sama dengan lembaga pemeringkat ESG dalam melakukan penilaian terhadap tingkat maturity ESG perusahaan sebagai langkah benchmarking dengan perusahaan lain.

“Ke depan, perusahaan akan memastikan penerapan ESG juga dapat dijalankan pada seluruh rantai pasokan perusahaan,” pungkas Reza Abdulmajid.

Renewable Energy

Implementasi aspek ESG tidak hanya dilakukan Sinar Mas Land di area BSD City saja. Sinar Mas Land dan Sojitz Corporation melalui PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) yang mengembangkan Kota Deltamas juga mengembangkan konsep ramah lingkungan dengan penerapan prinsip ESG dalam berbagai aspek.

Direktur Operasional Kota Deltamas, Robertus Satriotomo menjelaskan sebagai pengembang kawasan yang ramah lingkungan, PT Puradelta Lestari Tbk turut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan.

Upaya ini diwujudkan melalui sejumlah instrumen seperti penggunaan renewable energy untuk kegiatan operasional dari Marketing Office Kota Deltamas serta fasilitas dan utilitas yang dimiliki Perseroan dalam melayani pelanggan Kota Deltamas dan kawasan industri Greenland International Industrial Center (GIIC).

“Kami juga bekerja sama dengan PLN dalam menyediakan Renewable Energy Certificate, hingga secara bertahap beralih menggunakan kendaraan listrik untuk operasional bisnis perusahaan dalam mendukung target Net Zero Emission (NZE) pada 2060 yang dicanangkan oleh pemerintah. Untuk kendaraan listrik tersebut rencananya akan diimplementasikan di kawasan Kota Deltamas dan GIIC,” paparnya.

GIIC telah memiliki sekitar 170 tenants diantaranya Suzuki, Hyundai Motors, Mitsubishi Motors, SAIC GM Wuling, Astra Honda Motors, Kalbe, Maxxis, dan Kohler. GIIC akan mengembangkan zona industri khusus yang didedikasikan untuk data center yang dilengkapi dengan infrastruktur berteknologi tinggi.

Saat ini, sudah ada 14 tenant data center baik yang lokal maupun berskala global yang telah bergabung di kawasan industri ini, seperti PT Telkom Indonesia Tbk dan Pusat Data Nasional, dimana mereka akan mendirikan hyperscale data center di GIIC Kota Deltamas. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BP Tapera Salurkan KPR-FLPP 220 Ribu Unit Tahun 2023

    BP Tapera Salurkan KPR-FLPP 220 Ribu Unit Tahun 2023

    • calendar_month Rabu, 28 Des 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – BP Tapera akan menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR-FLPP) sebanyak 220 ribu unit rumah senilai Rp 25,18 triliun pada tahun 2023. Selain itu, BP Tapera juga akan menyalurkan pembiayaan Tapera sebesar 10 ribu unit atau setara Rp 1,05 triliun di tahun 2023. “Berkat dukungan dari bank penyalur dan pengembang perumahan […]

  • bank tanah

    Segini Target Perolehan Tanah untuk Bank Tanah

    • calendar_month Sabtu, 3 Sep 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan perolehan tanah untuk Badan Bank Tanah sebanyak 9.565,7 hektare. “Keberadaan Bank Tanah penting untuk mendukung PSN Reforma Agraria. Terdapat alokasi paling sedikit 30% dari tanah negara yang diperuntukkan Bank Tanah. Harapannya para petani gurem, buruh tani, nelayan kecil bisa tersenyum manis dan benar-benar merasakan […]

  • nexa bali

    Ini Dua Proyek Properti Premium Besutan NEXA di Bali

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – NEXA International Brands, perusahaan realestat global dengan spesialisasi pada properti hunian dan hotel premium, mengumumkan pengembangan dua proyek prestisiusnya di Bali yakni Royal Oasis Collection dan Tampak Siring Resort. Sebelumnya, pengembang ini telah membangun lebih dari 12 proyek berkualitas di Asia Tenggara. Natalia Kamyshan, Global PR NEXA mengatakan Royal Oasis Collection merupakan proyek […]

  • Sinar Mas Land Topping Off Gedung Knowledge Hub

    Sinar Mas Land Topping Off Gedung Knowledge Hub

    • calendar_month Jumat, 31 Mar 2023
    • 0Komentar

    BSD CITY – Seiring dengan bertambahnya kebutuhan ruang usaha di bidang teknologi, Sinar Mas Land membangun gedung pertama di kawasan Digital Hub BSD City yang bernama Knowledge Hub. Dibangun dalam dua tahap, tahap pertama dari gedung perkantoran tersebut kini sudah memasuki tahap penyelesaian akhir yang ditandai dengan prosesi topping off (penutupan atap). Seremoni topping off […]

  • Survival of the Fittest

    Survival of the Fittest

    • calendar_month Minggu, 25 Okt 2020
    • 0Komentar

    Oleh: Drs. Ikang Fawzi, MBA Di tahun 1800-an, di dalam bukunya On the Origin of Species, Charles Darwin menggunakan istilah “survival of the fittest” yang sebenarnya dicetuskan dicetuskan pertama kali oleh seorang ekonom asal Inggris Herbert Spencer yang menganalisis teori seleksi alam Darwin dengan sebuah prinsip ekonomi. Ya dua tokoh ini memang mengakui mereka saling […]

  • Gedung Kantor Pemko Padang Jadi Korban Aturan LSD

    Gedung Kantor Pemko Padang Jadi Korban Aturan LSD

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • 0Komentar

    Padang – Pemberlakuan kebijakan terkait Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD) di sejumlah wilayah telah menuai polemik. Bahkan, aturan LSD berdampak terhadap fasilitas milik pemerintah daerah seperti terjadi di Pemerintahan Kota (Pemko) Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). “Gedung kantor Pemko Padang saja terkena aturan LSD. Padahal bangunan itu sudah berdiri sejak lima tahun lalu dan telah […]

Translate »
expand_less