Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Ekonom CORE: Dirut BTN Definitif Harus Berintegritas

Ekonom CORE: Dirut BTN Definitif Harus Berintegritas

  • calendar_month Rabu, 3 Feb 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Posisi Direktur Utama (Dirut) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memiliki peran penting dalam pembangunan perumahan. Diharapkan figur yang bakal terpilih sebagai orang nomor satu di bank pelat merah penyalur kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi terbesar itu, berintegritas tinggi dengan jejak rekam yang baik dan profesional di bidang terkait sektor perumahan.

“Saya kira untuk calon Dirut Bank BTN nanti terbagi antara kriteria umum dan kriteria khusus. Untuk kriteria umum, sosok orang nomor satu harus yang mempunyai integritas, track record yang baik dan berpengalaman profesional di bidang yang berkaitan dengan perumahan, baik dari sisi kebijakan maupun pendanaan,” terang Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet kepada industriproperti.com, Senin, 1 Februari 2021.

Adapun kriteria khusus, imbuh Yusuf, posisi Dirut BTN sebaiknya diisi oleh orang yang terbiasa bekerja dengan beragam stakeholder. Alasannya, berbicara kebijakan perumahan tak hanya masalah pembiayaan saja namun juga misalnya menyesuaikan dengan program pemerintah.

“Seperti yang kita tahu dengan adanya upaya pengintegrasian Tapera (Tabungan Perumahan Rakyat) dan FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) pada tahun 2021, tentu ada dinamika perubahan yang pada akhirnya akan ikut berdampak pada rencana kebijakan perusahaan nantinya,” kata Yusuf.

Tak hanya itu, Yusuf menambahkan, Dirut BTN juga harus bisa berkoordinasi dengan jajarannya dan harus bisa meminimalisasi beberapa risiko dari program perumahan bagi Masyarakat Berpengahasilan Rendah (MBR). Risiko ini muncul karena ketidaktepatan sasaran pemberian fasilitas pembiayaan, baik dalam proses seleksi, pemanfaatan rumah, maupun kelengkapan bangunan rumah dan kenaikan suku bunga pasar pembiayaan perumahan.

“Ketidaktepatan sasaran pemberian fasilitas terjadi ketika penerima merupakan kelompok yang tidak sesuai kriteria MBR,” ucap Yusuf. (ADH & BRN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kediri Belum Dapat Akomodasi Perubahan IMB ke PBG

    Kediri Belum Dapat Akomodasi Perubahan IMB ke PBG

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2021
    • 0Komentar

    Kediri – Pemerintah Kota Kediri dan Kabupaten Kediri dipastikan belum dapat memberlakukan perubahan nomenklatur perizinan dari Izin Mendirikan Bangunan (IMB) menjadi Perizinan Bangunan Gedung (PBG). Pasalnya, hingga kini belum ada peraturan daerah (perda) pengganti beleid tentang retribusi dari IMB menjadi PBG. “Ketentuan terkait PBG yang menggantikan IMB dalam perizinan pembangunan properti baru terbit tahun 2021. […]

  • Pengerjaan Konstruksi Apartemen The Canary Serpong Hampir Rampung

    Pengerjaan Konstruksi Apartemen The Canary Serpong Hampir Rampung

    • calendar_month Rabu, 8 Mar 2023
    • 0Komentar

    SERPONG – PT Trimitra Propertindo Tbk (Trimitraland) melakukan prosesi topping off The Canary Serpong dengan tema “Reach Up The Sky” pada Minggu, 5 Maret 2023. Rampungnya konstruksi The Canary Serpong menandakan proses pembangunan memasuki tahap penyelesaian akhir atau finishing. Prosesi ini dihadiri oleh jajaran komisaris dan direksi dari PT Trimitra Propertindo Tbk, PT Jakpon Mitra […]

  • Ini Skema Baru Pembiayaan Hunian MBR Informal di Tahun 2023

    Ini Skema Baru Pembiayaan Hunian MBR Informal di Tahun 2023

    • calendar_month Sabtu, 31 Des 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian PUPR berupaya mengembangkan sejumlah skema baru dalam pembiayaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sektor informal untuk tahun 2023 mendatang. “Tahun 2023 kami akan fokus pada pembiayaan perumahan untuk MBR informal melalui saving plan dengan BP Tapera. Para pekerja mandiri atau komunitasnya bisa memperoleh rumah apabila menabung selama 3-6 bulan di Tapera,” kata […]

  • BNPB Bahas Konsep Hunian Korban Bencana

    BNPB Bahas Konsep Hunian Korban Bencana

    • calendar_month Kamis, 17 Des 2020
    • 0Komentar

    Jakarta – Wilayah Indonesia yang berada pada posisi ring of fire (daerah rawan letusan gunung berapi dan gempa bumi) menimbulkan tantangan terkait penanganan pasca bencana terutama masalah pengadaan hunian pengganti bagi para korban bencana. Sejumlah aspek teknis terkait penyediaan hunian layak bagi para korban bencana menjadi fokus perhatian Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). “Kualitas material […]

  • Ilustrasi Stimulus Pusat Perbelanjaan

    Tiga Stimulus Ini Diprediksi Dongkrak Performa Pusat Perbelanjaan

    • calendar_month Sabtu, 26 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Sempat terpuruk selama dua tahun terakhir, pelaku usaha pusat perbelanjaan tetap optimis menjalani tahun 2022. Namun, performa pusat perbelanjaan bakal terdongkrak tahun ini jika pemerintah memberikan sejumlah stimulus. “Ada tiga harapan kami pusat perbelanjaan terhadap pemerintah. Yang pertama adalah regulasi keseimbangan antara kesehatan dengan ekonomi. Saya kira saat ini kondisinya sudah jauh lebih […]

  • Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

    Menteri PUPR: Hunian Inklusif Tekankan Prinsip Keadilan

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembangan hunian inklusif menekankan adanya prinsip keadilan bagi seluruh elemen masyarakat. Demikian disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono saat membuka Webinar Indonesia Housing Forum 2021: “Membangun Hunian yang inklusif untuk Masa Depan yang Lebih Baik”, Kamis, 14 Oktober 2021. “Untuk itu, perlu dikembangkan konsep hunian inklusif yang menekankan adanya […]

Translate »
expand_less