Bersiap Ekspansi ke Hunian Tapak, Saham DADA Melonjak
- account_circle Muhammad Rinaldi
- calendar_month Sab, 10 Jan 2026

Salah satu proyek apartemen milik emiten properti DADA/Foto Istimewa
JAKARTA – PT Diamond Citra Propertindo Tbk (kode emiten:DADA) melalui pemegang saham pengendalinya PT Karya Permata Inovasi Indonesia Tbk (KPII), resmi mengakuisisi 99,9% saham PT Pejaten Kreasi Sukses Indonesia (PKSI). Akuisisi senilai Rp174,8 miliar tersebut membawa dampak positif bagi menguatnya kepercayaan investor.
Akuisisi korporasi tersebut menjadi langkah nyata DADA bakal bermain di segmen hunian tapak (landed housing) yang dinilai memiliki permintaan kuat, khususnya dari end user.
Melalui transaksi ini, KPII resmi menjadi pemegang saham pengendali PKSI dan membuka peluang pengembangan proyek-proyek perumahan tapak di sejumlah kawasan potensial, terutama di wilayah penyangga Jakarta seperti Depok, Bogor, dan Tangerang Selatan.
Selama ini, DADA dikenal memiliki pengalaman di pengembangan properti high rise building dan strata title. Dengan ekspansi ke segmen hunian tapak melalui PKSI, maka portofolio bisnis DADA menjadi lebih lengkap dan berimbang, sekaligus membuka potensi arus kas yang lebih cepat dan berulang.
CEO PT Diamond Citra Propertindo Tbk, Bayu Setiawan, menyampaikan bahwa akuisisi PKSI merupakan bagian dari strategi jangka menengah pengendali dalam mengelola permodalan dan ekspansi bisnis secara terukur.
“Akuisisi ini dilakukan untuk memperkuat pengembangan rumah tapak di wilayah buffer city Jakarta, yang secara permintaan masih sangat potensial dan didominasi oleh kebutuhan para end user (pengguna),” ujar Bayu.
Penguatan Saham
Masuknya KPII ke PKSI menegaskan penguatan saham DADA yang telah terjadi sejak awal 2026 bukan berdiri atas isu atau sentimen sesaat. Tetapi merupakan aksi korporasi konkret yang memperkuat struktur bisnis dan memperluas portofolio pengembangan perseroan ke depan.
KPII nantinya akan fokus mengembangkan perumahan tapak dengan konsep yang berbeda dari hunian konvensional. Setiap proyek dirancang tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai kawasan hunian yang memiliki nilai tambah, mulai dari tata kawasan yang terencana, desain rumah fungsional, harga terjangkau, hingga fasilitas pendukung yang lengkap.
Bayu menyebutkan, segmen rumah tapak di kawasan penyangga Jakarta dinilai masih menjadi motor utama pertumbuhan sektor residensial, seiring tingginya kebutuhan hunian end user serta dukungan kebijakan pemerintah terhadap sektor properti.
“Aksi korporasi ini mencerminkan langkah ekspansi berbasis fundamental. Dengan strategi bisnis yang terukur, harga saham DADA diharapkan terus meningkat, seiring pengembangan usaha properti yang lebih terdiversifikasi dan berkelanjutan,” sebutnya.
Pergerakan saham PT Diamond Citra Propertindo Tbk menunjukkan dinamika positif sejak awal 2026. Harga saham emiten properti tersebut bergerak menguat dari Rp50 ke kisaran Rp67 per lembar saham. Sinyal ini didorong arah bisnis dan langkah korporasi perseroan yang kuat.
Penguatan tersebut juga didorong membaiknya sentimen sektor properti nasional terutama perpanjangan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Di Tanggung Pemerintah (PPN DTP) 100% hingga tahun 2027 yang akan memberi ruang lebih luas bagi masyarakat untuk membeli hunian tanpa beban pajak langsung, sekaligus memperkuat optimisme terhadap pertumbuhan sektor residensial. (MRI)
- Penulis: Muhammad Rinaldi



