Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Kritis? Ekspor Furnitur Anjlok 7,5 Persen, Daya Saing Industri Tergerus

Kritis? Ekspor Furnitur Anjlok 7,5 Persen, Daya Saing Industri Tergerus

  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Tekanan berat tengah dihadapi industri furnitur nasional seiring penurunan kinerja ekspor dan meningkatnya produk impor di pasar domestik. Apalagi kini situasi global sedang tak menentu sehingga pelaku industri dihadapkan pada tantangan berlapis yang berpotensi menekan pertumbuhan sektor ini ke depan.

“Ya kenyataan saat ini, yang sampai Februari ini ya, kita sudah turun ekspornya 7,5%. Sementara impornya justru meningkat 20% dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Ketua Umum DPP Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (ASMINDO) Dedy Rochimat di Jakarta, Selasa, 21 April 2026.

Dedy menjelaskan ketegangan geopolitik global memberikan dampak pada kenaikan harga energi dan terganggunya rantai pasok. Imbasnya, biaya produksi meningkat, sementara daya saing produk nasional ikut tergerus. Padahal, industri mebel selama ini menjadi salah satu sektor yang berkontribusi terhadap devisa negara.

Sebagai catatan, nilai ekspor furnitur Indonesia mencapai sekitar USD2,39 miliar dari total produksi sebesar USD3,62 miliar pada 2025. Di saat yang sama Indonesia juga masih mengimpor furnitur sebesar USD1,9 miliar dolar pada tahun 2025.

Di sisi lain, pasar furnitur domestik menyerap sekitar USD3,14 miliar. Kondisi ini membuat pelaku industri lokal harus bersaing tidak hanya di pasar global, tetapi juga di “rumah sendiri”. Ketergantungan terhadap pasar ekspor pun dinilai tidak lagi bisa menjadi satu-satunya strategi. Pelaku industri didorong untuk memperkuat posisi di pasar domestik, meski tantangannya tidak ringan.

Peluang Bisnis Furnitur

Di tengah tekanan tersebut, peluang sebenarnya masih terbuka, terutama dari sektor properti dan pembangunan infrastruktur yang terus berjalan. Proyek perkantoran, hunian, hotel, hingga rumah sakit diperkirakan tetap membutuhkan pasokan furnitur dalam jumlah besar.

Namun, tanpa penguatan daya saing, peluang tersebut berisiko kembali dimanfaatkan oleh produk impor atau pelaku asing. Industri dalam negeri pun menghadapi dilema antara bertahan di tengah tekanan biaya dan meningkatkan kualitas untuk bersaing.

Pelaku industri juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah, baik dalam bentuk kebijakan maupun fasilitasi ekspansi pasar. Upaya seperti penyediaan akses pameran internasional dan penguatan regulasi dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan industri. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sosialisasi kebijakan rusun subsidi

    Penyusunan Kebijakan Rusun Subsidi Libatkan Ekosistem Perumahan

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Penyusunan kebijakan rusun subsidi melibatkan ekosistem perumahan agar aturan yang diterbitkan nantinya menjamin keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat serta daoat diimplementasikan di lapangan. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memastikan pelibatan ekosistem perumahan sebagai strategi menghadirkan kebijakan dengan proses inklusif dan partisipatif. Sebelum penandatanganan kebijakan, pemerintah secara aktif menyerap masukan dari berbagai pemangku kepentingan, […]

  • Persoalan Lahan

    Presiden Jokowi: Selesaikan Persoalan Lahan!

    • calendar_month Kamis, 9 Jun 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong jajarannya agar persoalan lahan segera diselesaikan. Kepala Negara juga menekankan bahwa adanya ego sektoral antara kementerian/lembaga masih menjadi penghambat dalam menyelesaikan berbagai persoalan negara. “Saya tidak bisa menoleransi terjadinya kerugian negara, terjadinya kerugian masyarakat yang disebabkan oleh ego sektoral dan ego lembaga, enggak itu, sudah stop, cukup stop. […]

  • Indonesia Emas

    Jokowi Paparkan Tiga Acuan Wujudkan Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Guna menggapai visi Indonesia Emas 2045, Presiden Joko Widodo menyebut setidaknya tiga hal pokok yang akan menjadi acuan. Acuan yang pertama adalah stabilitas bangsa dan negara. “Stabilitas bangsa ini harus terjaga. Tidak ada satu negara pun yang berhasil mencapai sebuah kemakmuran saat kondisinya tidak stabil, enggak ada,” ujar Presiden Jokowi pada saat meluncurkan […]

  • Metland Serah Terima Renovasi Gedung SDN Terdampak Gempa Cianjur

    Metland Serah Terima Renovasi Gedung SDN Terdampak Gempa Cianjur

    • calendar_month Senin, 13 Mar 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Metropolitan Land Tbk (Metland) melalui Yayasan Metropolitan Peduli (YMP) melakukan serah terima renovasi gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jambudipa 1 Cianjur kepada Pemda Cianjur, Jawa Barat yang diwakili oleh Kepada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Akib Ibrahim dan didampingi Kepala Sekolah SDN Jambudipa 1 Cianjur, Adah Saadah, Kamis (9/3). SDN Jambudipa 1 […]

  • BTN Teruji 74 Tahun Jadi Penyalur Pembiayaan Perumahan Terbesar

    BTN Teruji 74 Tahun Jadi Penyalur Pembiayaan Perumahan Terbesar

    • calendar_month Jumat, 9 Feb 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA- Hari ini, 9 Februari 2024, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN memasuki usia ke-74 tahun. Usia yang cukup matang sebagai bank fokus pembiayaan perumahan dan mengemban amanah untuk mewujudkan mimpi rakyat Indonesia memiliki rumah impian. Di usia yang ke-74 tahun, BTN telah berhasil membuktikan kepada pemerintah, stakeholder dan rakyat Indonesia untuk […]

  • agung podomoro

    53 Tahun, Agung Podomoro Bangkitkan Industri Properti

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Agung Podomoro selama 53 tahun di industri properti tanah air telah melewati banyak tantangan dan berbagai macam krisis. Perusahaan terus mengambil inisiatif di depan, berinovasi dan berkontribusi dengan terus melakukan percepatan pembangunan proyek properti terdepan dan terbaik. Pengalaman dan rekam jejak panjang menjadikan perseroan jeli dan matang dalam mengambil keputusan. “Tantangan dan beragam […]

Translate »
expand_less