Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Gandeng NU, Bank BTN Dukung Lahirnya Santri Developer

Gandeng NU, Bank BTN Dukung Lahirnya Santri Developer

  • calendar_month Senin, 31 Jan 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) gencar bersinergi dengan berbagai institusi dan komunitas untuk membantu pemerintah mengurangi backlog (kekurangan) perumahan yang mencapai 11,4 juta unit. Salah satunya dengan bekerjasama menggandeng komunitas santri melalui NU Circle dalam menciptakan santri developer di berbagai daerah.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, Bank BTN bersama NU Circle menggelar BTN Santri Developer Kebangsaan Batch 2 di Pondok Pesantren KHAS Kempek, Cirebon, Sabtu (29/1). Sebelumnya, batch 1 diadakan di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang.

Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengharapkan dengan kegiatan ini akan banyak lahir para pengusaha properti dari kalangan santri atau santri developer. Sehingga para santri developer dapat bersama-sama dengan BTN ikut mengurangi backlog rumah di Indonesia.

“Jika memungkinkan, 100% dari peserta yang lulus pada acara ini dapat langsung mulai bekerja dengan terjun langsung ke lapangan atau paling tidak mulai bekerja di perusahaan developer untuk mempercepat proses belajar,” ujar Haru saat peresmian pembukaan BTN Santri Developer Kebangsaan Batch 2 di Pondok Pesantren KHAS Kempek, Cirebon, seperti dirilis dalam keterangan persnya, Senin (31/1/2022).

Menurut Haru, kebutuhan rumah saat ini sangat besar terutama didorong olah banyaknya angka pernikahan baru dan para kaum milenial yang sudah memasuki angkatan kerja. Namun di sisi lain, kemampuan pasokan perumahan tidak dapat mengikuti kecepatan pertumbuhan permintaan akan perumahan yang layak.

Ditambahkan, potensi besar itu pada kenyataannya tidak serta merta saling mengisi dan melengkapi. Ada berbagai kendala, salah satunya adalah jumlah developer perumahan yang menjadi supplier sektor perumahan dan jumlah properti yang mampu diproduksi pengembang belum mampu mengisi gap permintaan atas perumahan yang layak huni tersebut.

Lebih lanjut Haru mengungkapkan, sektor perumahan adalah sektor yang sangat defensif dan tahan banting. Tahun 2021 lalu, ketika sektor usaha lain tertekan bahkan ada sektor usaha yang tumbuh negatif, bisnis properti justru mampu tumbuh.

Sebagai lembaga intermediasi yang berfokus dalam pembiayaan perumahan dan sektor pendukungnya, Bank BTN terus membuka peluang kerjasama dengan sebanyak mungkin pengembang perumahan. Tentunya pengembang yang memahami seluk beluk perumahan, pengembang yang memiliki pengetahuan yang benar serta menjalankan usaha dan pengembangan dengan benar pula.

“Itu sebabnya Bank BTN sangat mendukung acara Santri Developer Kebangsaan ini, sehingga dapat lahir nantinya pengembang-pengembang masa depan yang punya pengetahuan benar dalam penyediaan rumah bagi masyarakat,” ujar Haru.

Apresiasi BTN

Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan NU Circle Arsul Sani mengapresiasi Bank BTN yang terus mendukung dan melanjutkan program Santri Developer Kebangsaan ini.

“Saya mengapresiasi Bank BTN yang terus bersama NU Circle ini membangun kompetensi santri melalui pelatihan Santri Developer dan selalu dilaksanakan di pesantren,” kata dia.

Sedangkan, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menilai sinergi dari berbagai disiplin ilmu dalam proses pembangunan perumahan penting untuk mewujudkan hunian nyaman. Sehingga mampu menjalankan fungsinya sebagai tempat untuk menanamkan nilai-nilai yang baik dalam keluarga.

“Saya berharap para santri calon developer nantinya terus belajar dan memahami disiplin ilmu lain seperti perencanaan kota (planologi) sehingga rumah yang dibangun tidak menyalahi aturan berlaku,” ujar dia.

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi berharap dari program ini bisa melahirkan Santri yang Bagus, Pintar dan Wirausahawan. Dikatakannya, Program BTN Santri Developer Kebangsaan ini adalah salah satu program santripreneur.

“Tujuannya untuk mendorong santri dan pesantren agar turut berkontribusi aktif menekan angka kemiskinan di masyarakat dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui penguatan kemandirian dan kewirausahaan,” kata Zainut Tauhid yang mengapresiasi upaya BTN dan NU Circle tersebut.

Pengasuh Ponpes KHAS Cirebon, KH Musthofa Aqil Siroj menyampaikan terima kasih kepada semua khalayak yang terlibat dalam acara BTN Santri Developer Kebangsaan Batch 2 tersebut. Program Santri Developer ini, ujarnya, sangat bagus untuk membangun kemandirian santri.

“Santri yang berdaya memiliki nilai yang lebih baik karena bisa mencukupi kebutuhan dirinya sendiri dan orang lain. Seperti yang diajarkan Nabi Muhammad ketika didatangi seorang ibu tua yang miskin. Nabi Muhammad tidak langsung memberikan bantuan langsung tetapi mengajak para sahabat untuk membeli pohon kurma sehingga kurmanya bisa dinikmati si ibu tua miskin tersebut,” ujar KH Musthofa Aqil Siroj.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum NU Circle Gatot Prio Utomo menegaskan, visi dan misi besar NU Circle adalah menyiapkan generasi nahdliyin menjadi generasi emas Indonesia pada 2045.

“NU Circle ingin membangun masyarakat profesional santri yang terus-menerus memproduksi santri-santri bertalenta profesional di segala bidang terutama di sektor pendidikan, kesehatan dan ekonomi, termasuk Santri Developer Kebangsaan ini,” kata dia. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Edisi Desember 2019

    Majalah REI Edisi Desember 2019

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2019
    • 0Komentar

    DOWNLOAD

  • Transisi Energi Terbarukan, Upaya Pemerintah Kendalikan Perubahan Iklim

    Transisi Energi Terbarukan, Upaya Pemerintah Kendalikan Perubahan Iklim

    • calendar_month Minggu, 3 Okt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah mengklaim memiliki komitmen yang kuat terkait upaya pengendalian perubahan iklim. Hal itu tercermin dari berbagai kebijakan untuk mendukung transisi energi terbarukan yang ramah lingkungan. Dalam kebijakan fiskal, Pemerintah telah menerbitkan berbagai peraturan dari sisi penerimaan seperti insentif pajak untuk sektor energi terbarukan, dan dari sisi belanja seperti subsidi untuk sektor energi dan […]

  • REI Tanam Pohon di Kota Baru Lampung

    REI Tanam Pohon di Kota Baru Lampung

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Persatuan Perusahaan Realesat Indonesia (REI) melakukan aksi penghijauan sebagai bagian Program Sejuta Pohon. Penanaman dilakukan di kawasan Rumah Sakit Bandar Negara Husana, Kota Baru, Lampung Selatan. “REI telah mencanangkan Program Sejuta Pohon. Sebagai salah satu bagian dari program tersebut, REI ikut berpartisipasi melakukan penanaman pohon di Provinsi Lampung,” kata Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) […]

  • Dukung Bisnis Berkelanjutan, Sinar Mas Land Komit Terapkan Prinsip ESG

    Dukung Bisnis Berkelanjutan, Sinar Mas Land Komit Terapkan Prinsip ESG

    • calendar_month Jumat, 7 Apr 2023
    • 0Komentar

    BSD CITY – Prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) saat ini memainkan peranan penting dalam aktivitas bisnis perusahaan di Indonesia. Permintaan dari berbagai pihak, mendorong penerapan prinsip ESG sebagai tolak ukur kemajuan keberlanjutan dari investasi perusahaan. Sinar Mas Land sebagai perusahaan yang memiliki ruang lingkup luas dalam kehidupan masyarakat telah menginisiasi berbagai program yang mengimplementasikan […]

  • Stimulus Pasar, Sinar Mas Land Luncurkan Program Smart Move

    Stimulus Pasar, Sinar Mas Land Luncurkan Program Smart Move

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2023
    • 0Komentar

    TANGERANG – Tahun 2023 menjadi tahun yang menantang untuk industri properti. Selain dihadang isu resesi ekonomi global, sektor ini juga dikhawatirkan akan terimbas tahun politik. Oleh karena itu, dibutuhkan mitigasi dan strategi yang tepat dari pengembang untuk melaluinya. “Tahun 2023 adalah tahun yang cukup menantang. Tetapi kami tetap optimistis dan mencoba melakukan mitigasi dan strategi […]

  • Capai 84%, Pemerintah Kawal Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

    Capai 84%, Pemerintah Kawal Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah terus mengawal penyelesaian proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung (KJCB) yang hampir rampung. Saat ini progres pembangunan konstruksi telah mencapai sekitar 84%. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) menargetkan proyek pembangunan KCJB rampung pada Juni 2023 dan diharapkan sudah beroperasi secara komersial pada Juli 2023. “Pak […]

Translate »
expand_less