Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Industri MICE Indonesia Masuk 10 Besar Asia Pasifik

Industri MICE Indonesia Masuk 10 Besar Asia Pasifik

  • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Industri MICE (Meeting, Incentive, Conference, Exhibition) Indonesia menempati peringkat 10 besar se-Asia Pasifik berdasarkan International Congress and Conventions Association (ICCA). Sementara di dunia, industri MICE Indonesia menempati posisi ke-37 dan posisi ke-4 untuk kawasan ASEAN. Posisi ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar, namun masih perlu terus meningkatkan daya saing.

“Kami percaya melalui dialog terbuka dan kolaborasi antara pelaku industri, akademisi, dan regulator, kita dapat menemukan solusi yang tepat dan berkelanjutan,” ucap Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Jakarta, Senin, 6 Oktober 2025.

Disamping itu, event adalah salah satu mesin utama penggerak utama perekonomian nasional. Penyelenggaraan event dapat mendorong penciptaan lapangan kerja, mendorong pertumbuhan UMKM, menggerakkan ekonomi daerah, serta memperkuat citra dan daya saing Wonderful Indonesia di kancah dunia.

Sepanjang tahun 2025, event yang mendapat dukungan Kementerian Pariwisata berhasil memberikan dampak dengan menghadirkan 10,8 juta pengunjung, melibatkan 95.000 pekerja event, melibatkan 14.800 UMKM, dan menghasilkan perputaran ekonomi sebesar Rp11,82 triliun.

“Angka ini hanya mencakup event yang mendapat dukungan langsung Kementerian Pariwisata. Bayangkan, jika seluruh event di tanah air kita hitung, betapa luar biasanya potensi dan skala industri event Indonesia. Inilah peluang besar yang harus kita kelola dan manfaatkan seoptimal mungkin,” kata Menteri Widiyanti.

Di balik potensi besar, penyelenggaraan event masih menghadapi berbagai tantangan. Di antaranya terkait pembiayaan dan investasi; ekosistem event; perizinan dan regulasi; komitmen terhadap keberlanjutan dan inklusivitas; serta aksesibilitas.

Dalam rangka meningkatkan potensi bisnis event, Kemenpar akan menggelar “Southeast Asia Business Events Forum (SEABEF) 2025” sebagai forum internasional regional pertama yang membahas potensi dan ragam tantangan bisnis event di kawasan Asia Tenggara dan Indonesia pada khususnya.

Mengusung tema “Strengthening Southeast Asia Event Industry through Sustainability Practice, Strategic Investment, and Collaborative Efforts”, SEABEF 2025 akan berlangsung pada 10-11 Oktober 2025 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Banten.

“Kami mengundang praktisi business event untuk berbagi ilmu, pengalaman, serta memperluas jejaring agar industri event di Indonesia semakin maju, inovatif, dan mampu menghasilkan kontribusi positif. SEABEF 2025 menjadi tempat lahirnya ide-ide inovatif mencakup seluruh spektrum industri event,” ujar Menteri Pariwisata.

Performa MICE H1 2025

Dalam laporannya, konsultan properti Cushman & Wakefield menyatakan langkah-langkah efisiensi anggaran pemerintah telah berdampak negatif pada permintaan kamar dan ruang pertemuan. Penurunan tingkat hunian terbesar terjadi di hotel bintang 4, di mana sebagian besar hotel bintang 4 dengan banyak fasilitas MICE sangat bergantung pada kegiatan pertemuan dari lembaga pemerintah dan badan usaha milik negara.

Seperti diketahui, pemerintah sejak akhir 2024 atau awal 2025 menerbitkan kebijakan efisiensi anggaran yang mencakup pemotongan belanja, pengurangan acara, pembatasan perjalanan dinas, seminar/focus group discussion/rapat.

Dampak terbesar terasa pada hotel-hotel yang bergantung segmen pemerintahan dan acara resmi, karena sebagian besar event institusional atau konferensi terganjal pemangkasan. Beberapa hotel mencoba diversifikasi ke segmen swasta, event lokal, kegiatan independen, konser atau hiburan untuk mengurangi ketergantungan pada pasar pemerintahan. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • properti pulih

    Q4 2022, Titik Balik Pulihnya Properti

    • calendar_month Minggu, 29 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Sejumlah 90 persen responden menggambarkan optimisme terhadap akan pulihnya sektor properti di tahun 2022. Kemudian, dengan 57 persen responden yang mengindikasikan bahwa sektor properti akan sepenuhnya bangkit di kuartal keempat tahun ini. Demikian tertuang dalam survei bertajuk Indonesia Property Survey pada April 2022 dengan peserta berbagai pelaku properti oleh Knight Frank Indonesia. “Sebagian […]

  • Rusun subsidi

    DPR Apresiasi Pembangunan Rusun ASN PUPR Citeureup

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Komisi V DPR RI mengapresiasi pembangunan rumah susun (rusun) bagi aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang berlokasi di Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Legislator berharap rusun itu dapat menjadi alternatif hunian bagi ASN. “Komisi V DPR RI memberikan apresiasi kepada Ditjen Perumahan Kementerian PUPR atas pembangunan rusun […]

  • Progress Group Luncurkan Cluster Elysian Residences di Paradise Resort  City

    Progress Group Luncurkan Cluster Elysian Residences di Paradise Resort City

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Permintaan rumah tapak (landed house) segmen menengah atas di Tangerang Selatan khususnya di Ciputat pada awal tahun 2024 menunjukkan tren peningkatan cukup signifikan. Di semester I-2024, pasar di segmen ini tumbuh sekitar 10-15 persen, dibandingkan semester yang sama tahun lalu. Peningkatan penjualan itu terjadi pula di township bernuasa resort, Paradise Resort City yang […]

  • KIZO Residence

    SML dan Mitsubishi Corporation Kolaborasi Bangun Apartemen Senilai Rp1,2 T

    • calendar_month Jumat, 25 Mar 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Duti Diamond Development, perusahaan joint venture antara Mitsubishi Corporation melalui anak perusahaan PT Diamond Development Indonesia (PT DDI) dan Sinar Mas Land (SML) melalui PT Duta Pertiwi Tbk akan mengembangkan proyek prestisius yakni KIZO Residence di Jakarta Selatan. Total nilai proyek apartemen KIZO Residence mencapai sekitar Rp1,2 triliun Sebelumnya, kedua perusahaan ini […]

  • Didik Investor Muda Properti, Intiland Luncurkan Program I AM IYL

    Didik Investor Muda Properti, Intiland Luncurkan Program I AM IYL

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Emiten properti, PT Intiland Development Tbk (Intiland; DILD) mewujudkan komitmennya untuk pemberdayaan generasi muda sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Di bawah payung Intiland Youth Panel, Perseroan meluncurkan program pelatihan kepemimpinan bagi para generasi muda yang bernama IAM Intiland Young Leaders (IYL). Theresia Rustandi, Corporate Secretary and […]

  • Menteri Nusron: 2029 Tidak Ada Lagi Konflik Agraria

    Pembentukan BPRA Percepat Distribusi Tanah Rakyat

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Ironi yang terjadi saat ini adalah sulitnya rakyat memiliki tanah. Sebaliknya, pemerintah dan korporasi justru lebih mudah mendapatkannya. Ketua Dewan Penasihat Great Institute, Moh Jumhur Hidayat menyebut, ketimpangan kepemilikan tanah saat ini sangat besar. “Indeks Gini penguasaan tanah mencapai 0,78. Ada satu orang menguasai jutaan hektare, sementara mayoritas petani justru tak punya lahan […]

Translate »
expand_less