Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Insentif KLM Ditingkatkan, Penyaluran KPR Komersial Tembus Rp68,35 triliun

Insentif KLM Ditingkatkan, Penyaluran KPR Komersial Tembus Rp68,35 triliun

  • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Gubernur BI Destry Damayanti menyampaikan bahwa sektor perumahan menjadi salah satu sektor prioritas yang terus didorong melalui berbagai kebijakan Bank Indonesia. Salah satunya melalui Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM).

Melalui penguatan KLM, peningkatan insentif dari 4 persen menjadi 6 persen turut mendorong penyaluran KPR komersial baru. Pada periode April 2025 hingga Juli 2026, penyaluran KPR komersial baru mencapai 115.927 unit dengan total nilai Rp68,35 triliun.

“Untuk sektor perumahan, real estate, dan konstruksi, plafonnya sebenarnya 1,4 persen dari total DPK. Yang terjadi sekarang sekitar 1,32 persen, jadi sebenarnya masih ada 0,08 persen yang masih bisa dioptimalkan,” ujar Destry dalam keterangannya dikutip Sabtu, 3 Oktober 2026.

Melalui penguatan KLM pada September 2026, total insentif KLM meningkat menjadi 6 persen, yang terdiri atas KLM pembiayaan (financing) sebesar 4 persen dan KLM pendalaman pasar uang sebesar 2 persen.

Untuk sektor perumahan, real estate, dan konstruksi, plafon KLM mencapai 1,4 persen dari total Dana Pihak Ketiga (DPK). Saat ini pemanfaatannya telah mencapai sekitar 1,32 persen sehingga masih terdapat ruang sekitar 0,08 persen yang dapat dioptimalkan untuk mendorong pembiayaan pada sektor tersebut.

Selain KLM, Bank Indonesia juga memberikan dukungan terhadap sektor perumahan melalui sejumlah kebijakan lainnya, antara lain pelonggaran Loan to Value/Financing to Value (LTV/FTV) hingga 100 persen, penguatan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) termasuk melalui pembiayaan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), serta pemanfaatan surat utang PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebagai underlying repo dalam operasi moneter Bank Indonesia.

Destry menegaskan bahwa berbagai kebijakan tersebut merupakan bentuk dukungan Bank Indonesia terhadap sektor perumahan dan akan terus diperkuat melalui sinergi dengan pemerintah.

“Ini adalah bentuk dukungan dari Bank Indonesia. Tentunya ke depan kita ingin sinergi yang terus kita perkuat,” ujar Destry.

Perumahan Penggerak Ekonomi

Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait mengapresiasi dukungan Bank Indonesia terhadap sektor perumahan. Menurutnya, pembangunan perumahan memiliki ekosistem yang luas dan dapat memberikan dampak terhadap berbagai sektor ekonomi, mulai dari perbankan, pengembang, kontraktor, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Presiden melihat perumahan ini bisa menjadi penggerak ekonomi. Saya merasa tidak sendirian karena Bank Indonesia memberikan dukungan melalui kebijakan-kebijakannya,” ujar Maruarar.

Maruarar menambahkan, pemerintah terus mendorong berbagai program perumahan yang melibatkan banyak pelaku usaha dan tenaga kerja, termasuk melalui pengembangan ekosistem gentengisasi yang juga dapat menggerakkan aktivitas UMKM dan industri terkait.

Menurutnya, sinergi dan koordinasi antara pemerintah dan Bank Indonesia penting untuk memperkuat ekosistem perumahan sekaligus memberikan dampak yang lebih luas terhadap perekonomian. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • sektor properti

    3 Sektor Properti Ini Diprediksi Moncer

    • calendar_month Kamis, 11 Jan 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Sepanjang tahun 2023, beberapa sektor properti sudah mulai pulih, seperti hotel, sektor industri atau warehouse dan ritel. Namun, sektor perkantoran dan apartemen masih menghadapi banyak tantangan. “Kemudian untuk tahun 2024, dari sektor yang mulai pulih tadi bisa mendapatkan momentumnya untuk ke arah yang lebih positif,” kata Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto […]

  • REI Hashim S. Djojohadikusumo

    Di Depan Hashim S. Djojohadikusumo, REI Tegaskan Dukung Program 3 Juta Rumah

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) mengadakan dialog dan pertemuan dengan Hashim S. Djojohadikusumo selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan Presiden Terpilih Prabowo Subianto di Grand Sahid Jaya Jakarta, Kamis (10/10). Acara tersebut dihadiri ratusan pengurus DPP REI dan DPD REI se-Indonesia. Hashim S. Djojohadikusumo dalam arahannya menyampaikan alasan pemerintahan baru mendatang memberikan perhatian […]

  • Gelar Pelatihan, REI Kalsel Tangkap Rambatan Peluang IKN

    Gelar Pelatihan, REI Kalsel Tangkap Rambatan Peluang IKN

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • 0Komentar

    Banjarmasin – Seiring gencarnya pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur, potensi bisnis properti di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) makin terbuka lebar. Untuk itu, anggota REI Kalsel harus dapat menangkap peluang bisnis properti di Banua yang menjadi pintu gerbang IKN. Salah satunya melalui program pelatihan secara rutin untuk meningkatkan kapasitas anggota REI Kalsel. Apalagi […]

  • Pilpres 2024 Takkan Ganggu Bisnis Properti

    Pilpres 2024 Takkan Ganggu Bisnis Properti

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengamat menilai bisnis properti tidak akan terganggu oleh penyelenggaraan hajatan demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden (Pilpres) Tahun 2024. Pilpres 2024 justru bakal meningkatkan pasar properti, asalkan berlangsung secara kondusif dan hasilnya sesuai harapan publik. “Potensi bagi bisnis properti pasca Pilpres 2024 akan lebih bergairah, sepanjang pelaksanaannya kondusif dan hasilnya sesuai harapan masyarakat. Apalagi, […]

  • Perusahaan Asing Relokasi, Prospek Kawasan Industri Merekah

    Perusahaan Asing Relokasi, Prospek Kawasan Industri Merekah

    • calendar_month Senin, 15 Feb 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Prospek kawasan industri kembali merekah seiring rencana relokasi sejumlah perusahan asing ke Indonesia pada tahun ini. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat ada 136 investor asing yang akan merelokasi investasinya ke Indonesia tahun 2021 dengan potensi investasi USD 19,68 miliar serta target penyerapan tenaga kerja mencapai 59.750 orang. “Berapapun besarnya investasi yang akan […]

  • perumahan terjangkau

    Duh! Upaya Pemerintah Bangun Perumahan Terjangkau Dinilai Masih Kurang

    • calendar_month Selasa, 13 Sep 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Temuan survei Rumah.com Consumer Sentiment Survey H2 2022 menunjukkan indeks sentimen properti menjadi 59 poin naik 2 poin dari semester sebelumnya. Namun sayangnya, persepsi konsumen terhadap upaya pemerintah untuk membuat perumahan terjangkau justru menurun dari sebelumnya 56 persen responden survei menjadi 53 persen. “Hal ini bisa dilihat bahwa kebijakan Pemerintah dirasakan konsumen masih […]

Translate »
expand_less