Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Investasi Apartemen Tahun 2025 Disokong 2 Hal Ini

Investasi Apartemen Tahun 2025 Disokong 2 Hal Ini

  • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Jaminan unit tersewa dan insentif PPN menjadikan investasi apartemen menarik pembeli yang ingin membeli unit apartemen sebagai bagian dari portofolio investasi mereka. Disamping itu, beragam promosi yang ditawarkan juga menjadi magnet dalam mendukung investasi apartemen di 2025.

“Untuk menarik calon pembeli, pengembang terus menawarkan berbagai insentif. Promosi yang paling sering ditawarkan meliputi pemberian voucher furnitur gratis, diskon biaya pemesanan, dan bebas biaya pengelolaan selama 1–2 tahun, ditambah dengan insentif PPN 100% yang masih berlaku,” jelas Colliers Indonesia Head of Research Ferry Salanto dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 17 Juni 2025.

Beberapa proyek juga menawarkan jaminan imbal hasil sewa, baik dalam bentuk jaminan sewa selama satu tahun—dibayarkan setiap bulan—atau cashback tetap sebesar Rp5 juta per bulan selama dua tahun, yang ditujukan untuk menarik pembeli yang ingin membeli unit tersebut sebagai bagian dari portofolio investasi mereka.

Colliers Indonesia mencatat, tingkat imbal hasil sewa apartemen tetap relatif stabil, bertahan di kisaran 4% selama tiga tahun terakhir. Dilihat dari perspektif lokasi, kawasan pusat bisnis atau CBD secara konsisten mencatat hasil sewa tertinggi dan paling stabil, yakni sebesar 4,3% selama tiga tahun terakhir. Hal tersebut turut didukung oleh penyewa korporat, ekspatriat, dan profesional yang mencari fasilitas premium di lokasi strategis.

Pada Q1 2025, harga penawaran rata-rata tercatat sebesar Rp35,77 juta per meter persegi, mencerminkan kenaikan sebesar 0,1% secara kuartal (QoQ) dan 0,3% secara tahunan (YoY). Kenaikan harga paling signifikan terjadi di Jakarta Selatan, di mana beberapa proyek menyesuaikan harga hingga 6% pada awal tahun.

Penyesuaian ini sejalan dengan serah terima proyek-proyek baru yang telah selesai dibangun, unit-unit baru secara umum mengalami kenaikan harga, terutama pada bulan-bulan awal setelah tahap penyelesaian.

Pasokan Apartemen

Hingga tahun 2027, sebanyak 4.861 unit apartemen diperkirakan akan diserahterimakan, dengan 51% dijadwalkan pada sisa tahun 2025, sebesar 25% pada 2026, dan 24% pada 2027. Dari jumlah tersebut, Jakarta Selatan diperkirakan akan mendominasi, mencakup 72% dari total serah terima mendatang.

Saat ini, Jakarta Barat memiliki pangsa pasokan terbesar, yaitu 24% dari total pasokan, dan diperkirakan akan tetap demikian hingga 2027. Sementara itu, Jakarta Selatan diperkirakan mengalami sedikit peningkatan, dari 20% menjadi 21% pada 2027, menandakan pergeseran distribusi pasokan secara bertahap di wiliayah tersebut.

Sementara menuju tahun 2027, Colliers memperkirakan harga akan mengalami pertumbuhan yang stabil dalam kisaran 1–2%. Kenaikan harga paling signifikan diperkirakan akan terus terjadi di Jakarta Selatan, didukung oleh konsentrasi proyek-proyek yang sedang dibangun di wilayah tersebut. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • industri properti

    Menko Airlangga: Industri Properti Tumpuan Perekonomian Indonesia

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Industri properti kian bertransformasi menjadi salah satu sektor tumpuan bagi perekonomian nasional. Industri properti menyumbang multiplier effect baik dari sisi forward-linkage maupun backward-linkage bagi subsektor industri pendukung lainnya. Selain itu, mempengaruhi perkembangan sektor keuangan, serta menyerap tenaga kerja secara signifikan. “Sektor real estate mengalami pertumbuhan penjualan positif sebesar 15,23% (yoy) pada Q2 yang […]

  • Tok! PP Bebas PPN Rumah Subsidi Terbit

    Tok! PP Bebas PPN Rumah Subsidi Terbit

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah telah menerbitkan aturan tentang pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk rumah khusus masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Beleid yang mengatur bebas PPN rumah subsidi itu sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2022 yang diundangkan pada 12 Desember 2022. “Ini angin segar untuk semua pengembang rumah subsidi. Aturan ini merupakan satu […]

  • Hunian segmen menengah atas pendukung target pertumbuhan ekonomi

    Target Pertumbuhan Ekonomi 8%, Kelas Menengah Jadi Andalan

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah harus mengawal penguatan daya beli masyarakat, khususnya di segmen kelas menengah, guna mengejar target pertumbuhan ekonomi tahun 2025 sebesar 8%. “Ketika Presiden menegaskan untuk mengejar target ekonomi tahun 2025 sebesar 8%, kami yakin properti dapat menyumbang pertumbuhan itu. Sepanjang segmen middle market diberi kesempatan untuk bertumbuh,” tegas President Director PT Summarecon Agung Tbk, […]

  • SiPetruk Diberlakukan, Asosiasi Pengembang Beri Catatan Penting

    SiPetruk Diberlakukan, Asosiasi Pengembang Beri Catatan Penting

    • calendar_month Rabu, 17 Mar 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kalangan asosiasi pengembang secara umum mendukung rencana penerapan SiPetruk dengan berbagai syarat dan catatan. Prinsipnya, pengembang berharap aplikasi ini benar-benar tidak menjadi penghambat seperti yang dijanjikan pemerintah. Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) misalnya menyoroti banyaknya item yang harus diisi dalam aplikasi SiPetruk. Asosiasi tertua dan terbesar di Indonesia itu meminta pemerintah menyederhanakan aplikasi […]

  • Dibayangi Ketidakpastian Global, Intiland Yakin Pasar Properti 2024 Lebih Baik

    Dibayangi Ketidakpastian Global, Intiland Yakin Pasar Properti 2024 Lebih Baik

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Emiten properti PT Intiland Development Tbk (DILD) optimistis kondisi bisnis properti sepanjang 2024 akan lebih baik dibandingkan tahun lalu, meski masih di bawah bayang-bayang ketidakstabilan global. Stabilitas ekonomi di dalam negeri yang kuat menjadi sinyal positif bagi para pelaku bisnis untuk melakukan investasi. “Dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya strategis yang dimiliki, Intiland meyakini […]

  • Mitbana dan Intiland Luncurkan Kawasan Terpadu Green Bestari Park

    Mitbana dan Intiland Luncurkan Kawasan Terpadu Green Bestari Park

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
    • 0Komentar

    TANGERANG – Mitbana dan PT Sinar Puspapersada, anak usaha PT Intiland Development Tbk, secara resmi meluncurkan Green Bestari Park, sebuah kawasan properti terpadu berbasis transit oriented development (TOD) seluas 51 hektar di Tangerang, Banten. Pengembangan kawasan skala kota ini akan dilakukan oleh perusahaan joint venture PT Inti Mitbana Development. Green Bestari Park akan dibangun dalam […]

Translate »
expand_less