Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » JHT Bisa Buat Beli Rumah dan Takeover KPR

JHT Bisa Buat Beli Rumah dan Takeover KPR

  • calendar_month Kamis, 17 Feb 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Perubahan tata cara pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) yang tertera dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 2 Tahun 2022 tengah menimbulkan kontroversi. Namun, ada sisi lain mengenai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) dan dana kelolaannya yang bermanfaat bagi pekerja untuk memiliki rumah.

“Layanan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari BPJSTK yang sudah lama tersedia, namun masih kurang banyak dimanfaatkan oleh peserta BPJSTK. Untuk itu, bagi para pekerja yang sudah menjadi peserta BPJSTK dan ingin memiliki rumah namun masih terkendala biaya, kini saatnya untuk memanfaatkan KPR dari BPJSTK ini dengan maksimal,” jelas Country Manager Rumah.com, Marine Novita dalam keterangan resmi yang diterima industriproperti.com, Selasa, 15 Februari 2022.

Marine menjelaskan, program ini merupakan salah satu Manfaat Layanan Tambahan (MLT) yang diatur dalam Permenaker No 35 tahun 2016. Kemudian mendapat penyempurnaan di tahun 2021. Penyempurnaan JHT tertera dalam Permenaker Nomor 17 Tahun 2021. Harapannya, pekerja atau buruh semakin mudah memiliki rumah dan membantu pemerintah menyediakan rumah bagi masyarakat.

Terbitnya Permenaker Nomor 17 Tahun 2021 pada bulan November lalu kurang mendapat perhatian sebesar Permenaker kali ini. Padahal, ada beberapa perubahan yang membuat fasilitas ini semakin menarik dan bermanfaat. Skema yang baru ini memungkinkan peserta untuk melakukan take over melalui bank yang bekerja sama dengan BPJSTK.

Sebelumnya salah satu syarat umum untuk mengajukan KPR-MLT bagi peserta hanya berlaku untuk pengajuan atas rumah pertama dari pemohon. Dengan adanya program take over KPR ini, manfaat MLT ini akan bermanfaat bagi peserta dengan cakupan yang lebih luas lagi,

Faktor Penyebab

Marine menambahkan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan sebagian orang masih belum berani mencicil rumah. Pertama, harga rumah yang terlalu tinggi. Kedua, sulitnya menabung uang muka (Down Payment). Ketiga, tingginya bunga bank yang membuat cicilan bulanan menjadi besar.

“Hal ini terungkap sebagaimana hasil survei Rumah.com Consumer Sentiment Study H2 2021. Sebanyak 60 persen responden survei merasa suku bunga masih terlalu tinggi dan 88 persen responden survei menyebutkan bahwa besarnya cicilan per bulan menjadi pertimbangan utama dalam rencana pembelian properti. Mereka berharap agar Pemerintah bisa menurunkan suku bunga KPR,” ujar Marine. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahap 1 Habis Sehari, Progress Group Luncurkan EcoScape Residences Tahap 2

    Tahap 1 Habis Sehari, Progress Group Luncurkan EcoScape Residences Tahap 2

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2023
    • 0Komentar

    SERPONG SELATAN – Kawasan Serpong Selatan, Tangerang Selatan, kini menjadi sunrise area untuk pengembangan properti khususnya residensial di wilayah Serpong. Selain berbatasan langsung dengan Ciputat, Pamulang, Cisauk, dan Pondok Aren, Serpong Selatan juga terbilang dekat dengan Jakarta. Tak heran jika sederet pengembang papan atas dan berskala besar sudah eksis di kawasan tersebut. Salah satunya Progress […]

  • LSD

    Kebijakan LSD Bukan Kiamat Sektor Properti

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN, Budi Situmorang mengklaim kebijakan alih fungsi lahan sawah dilindungi (LSD) yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2019 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah bukanlah kiamat bagi sektor properti. “Ini SK-nya (SK  Nomor 1589 Tahun 2021), silakan baca bahwa kami tidak kiamat. Ada […]

  • IKN Pindah

    IKN Pindah, Properti Jakarta akan Tetap Tumbuh

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Hasil survei Knight Frank Indonesia memperlihatkan 73% responden mengatakan bahwa pindahnya Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Penajem Paser Utara, Kalimantan Timur tidak akan berdampak banyak terhadap pertumbuhan pasar properti di Jakarta, khususnya dari segi harga. “Pengembangan IKN diprediksi tidak akan berpengaruh signifikan dalam jangka pendek terhadap pertumbuhan properti di Jakarta. Baik […]

  • industri furnitur

    Catat! Ini 5 Resep Manjur Dorong Daya Saing Industri Furnitur

    • calendar_month Rabu, 24 Jan 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah fokus menjalankan lima kebijakan strategis guna meningkatkan daya saing industri furnitur menembus pasar global. Kelima jurus tersebut yakni fasilitasi ketersediaan bahan baku, fasilitasi ketersediaan sumber daya manusia terampil, serta fasilitasi peningkatan dan penguatan riset referensi pasar. Berikutnya, fasilitasi peningkatan produktivitas, kapasitas, dan kualitas produk, serta fasilitasi iklim usaha kondusif […]

  • Program Rumah Tapera per Juli 2023 Capai Rp13,5 Triliun

    Program Rumah Tapera per Juli 2023 Capai Rp13,5 Triliun

    • calendar_month Rabu, 2 Agt 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Realisasi Program Rumah Tapera FLPP per 31 Juli 2023 tercatat 120.169 unit rumah atau setara Rp13,46 triliun. Program tersebut tersebar di 9.096 perumahan besutan 6.176 pengembang di 386 kabupaten/kota di 33 provinsi di Indonesia. Dalam periode yang sama telah tersalurkan sebanyak 2.970 unit rumah setara Rp337,02 miliar dari Program Rumah Tapera. “Kami berupaya optimal […]

  • Ilustrasi Ruang Kantor

    5 Feng Shui Ruang Kerja agar Makin Produktif

    • calendar_month Sabtu, 6 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Banyak dari kita menghabiskan waktu berjam-jam di ruang kerja setiap harinya dengan desain yang seringkali monoton dan membosankan. Apakah Sobat iPro mengetahui bahwa desain ruang kerja memiliki pengaruh besar terhadap tingkat produktivitas, meningkatkan fokus dan motivasi? Mengaplikasikan dasar-dasar Feng Shui dalam desain ruang kerja, ternyata menjadi salah satu cara untuk menciptakan ketenangan, meningkatkan […]

Translate »
expand_less