Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Jokowi Kembali Puji Kontribusi Sektor Realestat bagi Ekonomi Indonesia

Jokowi Kembali Puji Kontribusi Sektor Realestat bagi Ekonomi Indonesia

  • calendar_month Rabu, 9 Agt 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVII Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Tahun 2023 di Grand Ballroom Hotel Sheraton Gandaria City, Jakarta, Rabu (9/8).

Munas REI kali ini mengusung tema “Sinergi dan Harmonisasi REI dengan Pemerintah untuk Kemajuan Industri Realestat yang Berkelanjutan” yang diikuti sekitar 1.000 peserta dari 37 DPD REI se-Indonesia.

Presiden Jokowi mengapresiasi sektor properti dan realestat yang masih tetap tangguh dan kompetitif di tengah perlambatan ekonomi global. “Saya senang di tengah perlambatan ekonomi global, sektor properti, realestat dan konstruksi Indonesia termasuk yang tangguh dan tahan banting dan semakin kompetitif,” ujarnya.

Presiden mengungkapkan, kontribusi sektor properti dan realestat termasuk yang dikerjakan anggota REI terhadap perekonomian Indonesia dari 2018 hingga 2022 setiap tahunnya mencapai Rp2.300 triliun hingga Rp2.800 triliun atau 16 persen dari produk domestik bruto (PDB) ekonomi nasional. Sektor ini juga berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja hingga mencapai 13-19 juta orang.

Presiden RI Joko Widodo

“Kenapa banyak negara ingin men-drive ekonominya lewat usaha realestat dan usaha properti, ya karena kontribusi di PDB-nya sangat tinggi. Selain itu, multiplier effect-nya ke 185 subsektor industri lain juga besar. Enggak ada industri yang semasif ini efeknya, dan hanya ada di industri properti, realestat, dan konstruksi,” tegas Jokowi.

Presiden mencontohkan efek berganda dari sektor properti tersebut mulai dari material, furniture, interior, elektronik, alat-alat dapur, hingga industri penyedia jasa.

Dijelaskan, pencapaian Indonesia itu cukup menggembirakan, karena sektor properti dan perekonomian di sebagian besar negara lain tidak banyak yang bisa bertahan dari pandemi seperti halnya Indonesia. Jokowi memberi contoh ada perusahaan properti di RRC yang utangnya mencapai Rp4.400 triliun. Karena itu, Jokowi mengingatkan industri properti nasional agar berhati-hati dan tidak jor-joran dalam melakukan ekspansi, dan memastikan berapa angka backlog sebenarnya.

“Pastikan berapa backlog kita, jangan hanya bangun-bangun saja. Manajemen harus dikendalikan dan dikelola dengan baik. Kebutuhan hunian kita masih besar, dan ini peluang yang bisa dikerjakan seluruh anggota REI,” tegasnya.

Kemudian dari sisi daya saing, Jokowi mengungkapkan saat ini Indonesia berada di peringkat 34 atau naik naik 10 peringkat dari sebelumnya di peringkat 44. Kenaikan itu, kata Jokowo, adalah yang tertinggi di dunia.

“Daya saing ini penting, karena sekarang tanpa daya saing yang baik jangan berharap kita bisa survive,” kata Jokowi.

Apresiasi Pemerintah

Sementara itu, Ketua Umum DPP REI Paulus Totok Lusida menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Presiden Joko Widodo atas dukungannya selama ini, sehingga dunia usaha realestat dan properti bisa terus bertumbuh.

“Apresiasi dan penghargaan secara khusus juga kami sampaikan kepada Kabinet Indonesia Maju atas segala insentif serta kemudahan berusaha yang diberikan kepada pelaku usaha properti nasional,” kata Totok.

Menurutnya, pasca Covid-19 ekonomi Indonesia sangat diapresiasi dunia termasuk di pentas asosiasi realestat dunia (FIABCI). Selain itu, program hilirisasi yang dilakukan Pemerintah Indonesia sangat dihargai dunia, sehingga banyak pakar memprediksi market value Indonesia berpotensi terus meningkat, bahkan 2026 akan menjadi titik terang bagi ekonomi Indonesia menjadi nomor empat di dunia. Terbukti bahwa di kuartal II 2023 pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,17 persen atau di atas prediksi 4,93 persen.

“Kami juga berterimakasih kepada pemerintah atas kebijakan relaksasi PPNDTP, program penyambungan listrik di PLN yang cukup baik karena tidak lagi mewajibkan hibah, serta sinergi pemerintah yang melibatkan REI dalam pembahasan Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK),” paparnya.

REI juga mengapresiasi dukungan Bank Tabungan Negara (BTN) yang sejauh ini tetap komit membantu Program Sejuta Rumah dengan menyalurkan KPR FLPP dengan pangsa pasar 85 persen dan KPR komersial dengan pangsa pasar 60 persen. REI menyatakan kesiapan untuk terus bersinergi dengan BTN dalam merealisasikan Program Sejuta Rumah.

“Hari ini, di depan bapak presiden kami juga mengusulkan agar dapat direalisasikan program kredit subsidi untuk rumah seharga sampai dengan Rp300 juta khususnya untuk ASN,” ujar pengusaha properti asal Jawa Timur itu.

Lebih lanjut, Totok mengatakan bahwa REI berkomitmen mendukung pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Disebutkan, apa yang dilakukan pemerintah dalam dua tahun ini sudah cukup nyata terutama penyediaan infrastruktur dasar di IKN. Padahal, lazimnya pembangunan kota baru seperti yang dilakukan pengembang butuh waktu antara 30-40 tahun.(MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SKBG Sarusun

    Wagub DKI: Implementasi SKBG Sarusun Percepat Penyediaan Hunian

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menyampaikan bahwa Sertifikat Kepemilikan Bangunan dan Gedung Satuan Rumah Susun (SKBG Sarusun) hadir sebagai salah satu skema baru dalam penyediaan tanah untuk pembangunan rusun dengan memanfaatkan lahan Barang Milik Negara (BMN), Barang Milik Daerah (BMD) atau pun tanah wakaf melalui sewa. “Sehingga dapat menghasilkan harga hunian […]

  • Indonesia Emas

    Jokowi Paparkan Tiga Acuan Wujudkan Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Guna menggapai visi Indonesia Emas 2045, Presiden Joko Widodo menyebut setidaknya tiga hal pokok yang akan menjadi acuan. Acuan yang pertama adalah stabilitas bangsa dan negara. “Stabilitas bangsa ini harus terjaga. Tidak ada satu negara pun yang berhasil mencapai sebuah kemakmuran saat kondisinya tidak stabil, enggak ada,” ujar Presiden Jokowi pada saat meluncurkan […]

  • Kinerja Hotel di Jakarta dan Bali Cenderung Meningkat

    Kinerja Hotel di Jakarta dan Bali Cenderung Meningkat

    • calendar_month Jumat, 7 Okt 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Penghapusan karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) turut mendongkrak kinerja hotel di Jakarta dan Bali, mengingat hal ini menarik bagi pelaku perjalanan bisnis dan wisata. “Peningkatan kinerja hotel di Jakarta dan Bali juga akan dipicu oleh gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada pertengahan November mendatang,” ungkap Senior Associate Director Research Colliers […]

  • Ini Calon Penguasa Baru KPR Bersubsidi Syariah

    Ini Calon Penguasa Baru KPR Bersubsidi Syariah

    • calendar_month Jumat, 5 Feb 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Porsi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) dari PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. diyakini akan sangat besar. Hal ini sejalan dengan kemampuan bank hasil merger tiga BUMN perbankan syariah itu dalam menarik Dana Pihak Ketiga (DPK) serta didukung dengan kepemilikan aset perseroan. Keikutsertaan BSI dalam penyaluran KPR FLPP […]

  • Aspek Hukum Sertipikat Elektronik Dinilai Lemah

    Aspek Hukum Sertipikat Elektronik Dinilai Lemah

    • calendar_month Selasa, 9 Feb 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Aturan penerbitan sertipikat elektronik dalam bentuk Peraturan Menteri (Permen) dari sisi hukum dianggap masih lemah. Sebaiknya, aturan ini tertuang dalam beleid yang levelnya lebih tinggi, yaitu minimal Peraturan Pemerintah (PP) atau bahkan undang-undang (UU). “Ide hukumnya bagus. Namun formula materi muatan tidak memadai dengan Peraturan Menteri ATR. Minimal PP karenanya kontennya hak atas […]

  • Pemerintah Akan Kembangkan Tiga KEK Pariwisata di Jawa Barat

    Pemerintah Akan Kembangkan Tiga KEK Pariwisata di Jawa Barat

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan pihaknya akan mengembangkan sektor pariwisata di Jawa Barat (Jabar) dengan mengedepankan konsep kultural dan ecotourism atau wisata berbasis alam. Dalam pembukaan Jabar Culture and Tourism Festival yang diselenggarakan secara daring, Minggu (21/3/2021), Sandiaga mengatakan Provinsi Jawa Barat memiliki […]

Translate »
expand_less