Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Karyawan Kontrak Kini Bisa Punya Rumah Melalui BTN

Karyawan Kontrak Kini Bisa Punya Rumah Melalui BTN

  • calendar_month Rabu, 21 Apr 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. kembali menjalin kemitraan untuk penyaluran pembiayaan perumahan dengan menggandeng Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia (ABADI), sebuah perkumpulan yang beranggotakan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang outsourcing atau karyawan kontrak.

Melalui kemitraan tersebut, sekitar satu juta pekerja alih daya akan dapat memiliki rumah dengan skema kredit yang murah dan mudah.

Direktur Consumer & Commercial Lending Bank BTN Hirwandi Gafar mengatakan perseroan terus berfokus melakukan inovasi dan kemitraan agar semakin banyak masyarakat Indonesia dapat memiliki rumah, termasuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Apalagi, ungkap dia, rumah saat ini telah menjadi kebutuhan pokok untuk dapat hidup dan berlindung terutama di masa pandemi.

“Kami juga memahami betul betapa sulitnya para karyawan kontrak untuk memiliki rumah dengan fasilitas KPR (Kredit Pemilikan Rumah) di perbankan. Karena itu, melalui kerja sama ini kami berupaya memberikan fasilitas KPR dengan skema mudah dan murah bagi sekitar satu juta karyawan kontrak di Indonesia,” ungkap Hirwandi usai acara Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di Jakarta, Rabu (21/4/2021).

Dengan kerjasama tersebut, tutur Hirwandi, para karyawan outsourcing yang tergabung di ABADI dapat mengakses KPR Subsidi Bank BTN. Beberapa produk yang dapat dimanfaatkan yakni KPR Fasilitas Pembiayaan Perumahan (FLPP) BTN dan KPR Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT).

Untuk KPR FLPP, fasilitas yang bisa dinikmati yakni uang muka mulai 1% dengan jangka waktu kredit hingga 20 tahun, subsidi bantuan uang muka senilai Rp4 juta, dan suku bunga mulai 5%.

Sementara untuk KPR BP2BT, tenaga alih daya bisa memperoleh dana bantuan uang muka hingga Rp40 juta dengan suku bunga mulai 10%.

Berbagai fasilitas KPR Subsidi tersebut dapat dinikmati oleh karyawan outsourcing dengan penghasilan maksimal 8 juta. Kemudian, untuk harga rumah yang dapat dimiliki yakni senilai maksimal Rp168 juta.

“Dengan skema tersebut, para karyawan outsourcing bisa memiliki rumah dengan cicilan berkisar Rp1 juta – Rp1,5 juta,” terang Hirwandi.

Selain KPR Subsidi, lewat kemitraan ini, Bank BTN pun memberikan layanan dan produk keuangan lainnya. “Kami memiliki beragam produk keuangan sehingga menjadi one stop solution bagi para nasabah dan debitur Bank BTN,” kata Hirwandi.

Di tahun pemulihan ekonomi ini, Bank BTN juga terus aktif menjalin kemitraan dengan berbagai pihak guna mendorong penyaluran KPR. Pekan lalu, Bank BTN telah menjalin kerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) untuk memberikan rumah bagi para prajurit TNI AD. Perseroan pun aktif menggelar akad massal untuk terus memacu penyaluran KPR.

Hingga akhir Maret 2021, emiten bersandi saham BBTN ini mencatatkan pertumbuhan KPR Subsidi sekitar 9,04% secara tahunan (year-on-year/yoy) atau naik dari Rp112,77 triliun pada Maret 2020 menjadi sekitar Rp122,96 triliun. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Efek KTT G20, Ekonomi Bali Q3 2022 Tumbuh 8,1%

    Efek KTT G20, Ekonomi Bali Q3 2022 Tumbuh 8,1%

    • calendar_month Rabu, 16 Nov 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 dengan beragam rangkaian side event telah memacu pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bali hingga 8,1 persen sepanjang kuartal III (Q3) 2022.    “Perekonomian Bali di kuartal ketiga tahun 2022 mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan hingga 8,1 persen year on year (yoy). Ini merupakan peningkatan yang sangat besar dibandingkan kuartal […]

  • BP Tapera bekerjasama dengan Kustodian Sentral Efek Indonesia dan Bank Rakyat Indonesia (Foto: Dok BP Tapera)

    Kerjasama BP Tapera, KSEI, dan BRI dinilai Positif

    • calendar_month Jumat, 11 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) akan bekerja sama dengan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BRI), bekerja sama mengelola dana Tapera, terutama untuk proses penyimpanan dan administrasi dana yang transparan, akuntanbel, dan efisien. Bentuk kerjasama tersebut dilaksanakan melalui Kontrak Pengelolaan Dana Tapera atau KPDT dan […]

  • Lotte Land Kembangkan Proyek Komersial dan Hunian di Sawangan

    Lotte Land Kembangkan Proyek Komersial dan Hunian di Sawangan

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2023
    • 0Komentar

    DEPOK – Kota Depok mengalami perkembangan pesat dari berbagai sektor termasuk di bisnis properti. Selain aksesibilitas, Depok juga telah menjadi salah satu sentra ekonomi penyangga Jakarta. Terkait rencana pengembangan tata kota, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berencana melakukan berbagai pembangunan di Depok Barat, yakni di wilayah Sawangan dan Bojongsari yang diprediksi akan menjadi pusat bisnis keramaian […]

  • Intiland Mulai Pembangunan Kawasan Terpadu Amesta Living Surabaya

    Intiland Mulai Pembangunan Kawasan Terpadu Amesta Living Surabaya

    • calendar_month Senin, 11 Jul 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Intiland Development Tbk (Intiland; DILD) memulai pembangunan kawasan terpadu Amesta Living di Surabaya, Jawa Timur. Dimulainya pembangunan kawasan Amesta Living menjadi langkah lanjut Perseroan setelah sukses meluncurkan dan memasarkan produk- produk hunian pada akhir tahun 2021. Amesta Living merupakan proyek pengembangan kawasan mixed-use terpadu yang dikembangkan oleh PT Graha Abdael Sukses (GAS), […]

  • Summarecon Discovery

    Di Usia ke-50, Summarecon Mantap Jadi Pengembang Kota Terpadu

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Tanggal 26 November 2025 menjadi hari spesial bagi segenap manajemen PT Summarecon Agung Tbk karena di waktu itu perusahaan properti ini telah genap berusia 50 tahun. Usia Emas ini menjadi peneguh langkah PT Summarecon Agung untuk terus menjadi pengembang kota terpadu (township). Perjalanan pasang surut korporasi selama 50 tahun itu direkam secara runut dan […]

  • pembiayaan infrastruktur

    APBN Terbatas, Menhub Genjot Pembiayaan Infrastruktur Lewat Creative Financing

    • calendar_month Kamis, 21 Des 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bertekad menyukseskan pembiayaan kreatif (creative financing) non-APBN dalam pembangunan infrastruktur transportasi. Langkah creative financing merupakan salah satu strategi yang dilakukan untuk memacu pembangunan di tengah keterbatasan APBN. “Effort kami sangat besar untuk menyukseskan creative financing,” ucap Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangan tertulisnya pada Rabu, 21 Desember 2023. Lebih […]

Translate »
expand_less