Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Kawasan Industri Topang Kinerja Intiland di Semester I

Kawasan Industri Topang Kinerja Intiland di Semester I

  • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – PT Intiland Development Tbk (kode emiten;DILD) atau Intiland melaporkan pencapaian kinerja penjualan dan kinerja keuangan pada semester I-2025. Pengembangan segmen kawasan industri menunjukkan pertumbuhan positif dan memberikan kontribusi signifikan pada pencapaian kinerja Intiland di paruh pertama tahun ini.

Laporan Keuangan Konsolidasian Intiland dan Entitas Anak per 30 Juni 2025 mengungkapkan perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,2 triliun. Segmen pengembangan kawasan industri tumbuh positif dengan kontribusi sebesar Rp394 miliar, atau menyumbang 51% dari pendapatan pengembangan (development income).

Perseroan saat ini memiliki dua sumber pendapatan usaha yang berasal dari development income dan pendapatan berulang (reccuring income).

Di semester I tahun 2025, development income menyumbang Rp772 miliar dan recurring income sebesar Rp444 miliar, atau masing-masing berkontribusi sebesar 63% dan 37% dari keseluruhan. Recurring income tumbuh sebesar 7% dibandingkan perolehan di semester I tahun 2024.

Direktur Utama Intiland Archied Noto Pradono menjelaskan pendapatan segmen kawasan industri menyumbang hingga 33% dari seluruh pendapatan usaha yang dibukukan perseroan.

“Ini menegaskan bahwa kawasan industri merupakan penopang penting kinerja keuangan sepanjang paruh pertama tahun ini,” ungkapnya dalam keterangan resminya, Kamis (31/7).

Saat ini, Intiland mengembangkan dua kawasan industri yakni Batang Industrial Park (BIP) di Batang Jawa Tengah dan Ngoro Industrial Park (NIP) di Mojokerto Jawa Timur. Selain kedua kawasan industri tersebut, perseroan juga mengembangkan kawasan pergudangan Aeropolis Techno Park di Tangerang Banten.

Selain kawasan industri, kontributor development income lainnya berasal dari segmen kawasan perumahan dan pengembangan mixed-use & high rise. Masing-masing segmen memberikan kontribusi pendapatan usaha sebesar Rp231 miliar atau 19% dan Rp147 miliar atau 12% dari keseluruhan.

Archied menjelaskan, pendapatan usaha dari kawasan industri cenderung lebih stabil dan memberikan margin yang sehat. Hal ini mendukung kestabilan arus kas serta menjaga kinerja keuangan secara keseluruhan di tengah pasar residensial high-rise belum mengalami pertumbuhan signifikan.

Kinerja Solid

Selain pendapatan usaha, Intiland juga mencatatkan pencapaian positif pada peningkatan efisiensi dalam struktur biaya. Di semester I-2025, beban usaha mengalami penurunan 8% dari Rp169,9 miliar pada semester I-2024 menjadi Rp155,8 miliar di semester I-2025. Perseroan juga berhasil menurunkan beban bunga turun dari Rp199,9 miliar menjadi Rp176,3 miliar, seiring dengan penurunan utang.

Pada semester I 2025, perseroan membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp49,1 miliar. Dibandingkan semester I tahun lalu sebesar Rp413,3 miliar, laba tahun berjalan semester-I 2025 ini tetap mencerminkan kondisi operasional perusahaan yang stabil. Di semester I tahun 2025, perseroan tidak mencatatkan adanya dampak modifikasi atas arus kas, liabilitas keuangan.

Kondisi keuangan perusahaan yang solid terlihat dari kenaikan EBITDA dari 22% pada semester-I 2024 menjadi 28% pada semester-I 2025. Peningkatan ini menunjukkan efisiensi dan kinerja operasional yang terus membaik dalam menghasilkan keuntungan.

“Kami akan fokus dalam memperkuat kinerja operasional dan menjaga struktur keuangan tetap sehat,” ujar Archied.

Pertumbuhan Penjualan

Sementara itu, kinerja penjualan Intiland di semester I-2025 tercatat membukukan marketing sales sebesar Rp673,4 miliar atau tumbuh 29,6% dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Pencapaian ini sebagian besar masih ditopang oleh penjualan segmen kawasan industri yang mencapai Rp447,4 miliar, atau setara dengan 66% dari keseluruhan. Pencapaian ini meningkat 249,3% dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp128,1 miliar.

Kontributor marketing sales berikutnya berasal dari segmen kawasan perumahan sebesar Rp133,8 miliar atau 20% dari keseluruhan. Perolehan marketing sales tersebut lebih rendah dibandingkan semester I-2024 sebesar Rp290 miliar. Sementara segmen mixed-use & high rise membukukan marketing sales Rp92,2 miliar atau 14% dari keseluruhan, atau menurun dibandingkan semester I 2024 sebesar Rp101,3 miliar.

Archied Noto Pradono menegaskan segmen kawasan industri akan tetap menjadi salah satu pilar unggulan dalam strategi pertumbuhan Intiland di tahun ini. Daya tarik kawasan industri yang dikembangkan perseroan terus meningkat seiring dengan tren relokasi dan ekspansi industri yang membutuhkan infrastruktur siap pakai serta lokasi yang strategis.

“Permintaan terhadap lahan industri terus tumbuh secara konsisten, baik dari pelaku industri dalam negeri maupun investor asing,” ungkapnya.

Perseroan merencanakan untuk mengembangkan kawasan industri baru di daerah Jombang, Jawa Timur. Pengembangan kawasan industri baru ini rencananya akan dimulai pada akhir tahun 2025. Perseroan saat ini sedang dalam tahapan mencari anchor tenant yang akan menjadi investor utama kawasan industri tersebut. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tax Amnesty

    REI Usul Tax Amnesty Dampingi PPN DTP Properti Tahun 2026

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Insentif fiskal berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) di sektor properti untuk tahun 2026 resmi berlaku per 1 Januari 2026. Setelah program tersebut resmi bergulir, Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) mengusulkan insentif fiskal untuk sektor properti, yakni berupa Program Tax Amnesty atau pengampunan pajak. Hasil pengungkapan kekayaan wajib pajak secara sukarela, […]

  • Dirut BUMD Andira Reoputra dan Sarana Jaya Raih 2 Penghargaan dari Top Bisnis

    Mencapai Debut Perdana, Dirut dan Sarana Jaya Raih 2 Penghargaan

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Perumda Pembangunan Sarana Jaya terus meningkatkan kualitas tata kelola untuk memastikan pembangunan dan kegiatan bisnis yang keberlanjutan di bawah kepemimpinan Andira Reoputra. BUMD DKI Jakarta tersebut juga berkomitmen menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG), manajemen risiko, dan kepatuhan secara menyeluruh. Konsistensi ini membuahkan hasil dengan diraihnya TOP GRC Awards 2024. Sarana Jaya berhasil […]

  • Pacu Penjualan, Jakarta Garden City Gelar Promo Akhir Tahun

    Pacu Penjualan, Jakarta Garden City Gelar Promo Akhir Tahun

    • calendar_month Sabtu, 25 Des 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Jelang pergantian tahun, township Jakarta Garden City yang dikembangkan PT Mitra Sindo Sukses, anak usaha PT Modernland Realty Tbk. menyiapkan program marketing berupa Promo Akhir Tahun 2021. Ada 12 keuntungan yang ditawarkan kepada masyarakat yang ingin membeli produk properti, baik residensial maupun komersial di township yang berlokasi di Jakarta Timur tersebut. “Kami berharap […]

  • Ilustrasi Merawat Rumah

    Hal-hal yang Mudah Rusak di Rumah dan Cara Mengatasinya

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Memiliki rumah tentu menjadi idaman bagi setiap orang. Berbagai usaha dilakukan agar mendapatkan hunian yang nyaman baik untuk ditinggali maupun nyaman di kantong. Setelah berhasil memilikinya, PR mengenai rumah ini ternyata tidak berhenti sampai di situ. Ada saja bujet yang harus disiapkan untuk pengeluaran yang tidak terduga. Kondisi tersebut wajar adanya. Sebab, memutuskan […]

  • Pengukuhan Pengurus DPP REI Periode 2023-2027,  Tiga Hal Ini Jadi Prioritas

    Pengukuhan Pengurus DPP REI Periode 2023-2027, Tiga Hal Ini Jadi Prioritas

    • calendar_month Jumat, 1 Sep 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Realestat Indonesia (DPP REI), Joko Suranto resmi mengukuhkan kepengurusan DPP REI periode 2023-2027 di Hotel JW Marriot, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (1/9). Joko Suranto terpilih pada Musyawarah Nasional (Munas) REI ke-XVII di Jakarta pada 10 Agustus 2023 lalu. Hingga empat tahun ke depan, Chief Executive Officer (CEO) Buana […]

  • pembangunan IKN

    Presiden Jokowi Tegaskan Keterlibatan Swasta dalam Pembangunan IKN

    • calendar_month Minggu, 24 Sep 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Dunia usaha terlibat dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) beriringan dengan peran pemerintah. Hal ini ditegaskan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking Hotel Vasanta di kawasan Ibu Kota Nusantara, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sabtu, 23 September 2023. “Kita hanya ingin menyampaikan kepada dunia usaha bahwa […]

Translate »
expand_less