Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » KEK Sanur Resmi Beroperasi Incar Devisa Rp19,6 T

KEK Sanur Resmi Beroperasi Incar Devisa Rp19,6 T

  • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar – Baru saja diresmikan Presiden Prabowo Subianto, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur mengincar potensi perolehan devisa sebesar Rp19,6 triliun. Berlokasi di Kota Denpasar, Provinsi Bali, KEK khusus kesehatan ini diresmikan bersamaan dengan pengoperasian Bali International Hospital (BIH) pada Rabu, 25 Juni 2025.

“Saya ingin juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas semua pihak yang telah merintis pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus ini yang diperuntukkan untuk kesehatan. Saya kira ini adalah suatu terobosan yang pertama kali di republik kita,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya di Bali Beach Convention Center.

Selain memiliki potensi perolehan devisa triliunan rupiah, kawasan ini diproyeksikan dapat menyerap 18.375 tenaga kerja dan dampak ekonomi lainnya termasuk penghematan devisa hingga Rp86 triliun. KEK Sanur juga diharapkan menjadi destinasi unggulan bagi pasien internasional.

Infrastruktur di KEK Sanur juga meliputi rumah sakit bertaraf internasional, hotel bintang lima, pusat konvensi terbesar di Pulau Bali berkapasitas 5 ribu orang, Ethnobotanical Garden seluas 4,9 hektare yang menyimpan lebih dari 380 jenis tanaman obat, serta sentra UMKM dan area komersial yang mendukung pelaku usaha lokal.

Presiden Prabowo pun menyampaikan penghargaan secara khusus kepada para mitra luar negeri yang berkontribusi dalam proyek ini. “Dan kepada sahabat-sahabat di luar negeri, sekali lagi terima kasih atas partisipasinya, terima kasih atas dukungannya. Saya kira Kawasan Ekonomi Khusus Pelayanan Medis dan Kesehatan ini merupakan suatu hal yang dapat dibanggakan oleh Indonesia dan partisipasinya sangat kami hargai,” tutupnya.

KEK Sanur Motor Penggerak Ekonomi

KEK Sanur diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Bali yang berbasis keberlanjutan. Kawasan ini mengusung tema pariwisata kesehatan dan ekonomi kreatif berwawasan lingkungan, serta membuka ruang untuk kolaborasi riset, inovasi teknologi, dan pelestarian budaya lokal. KEK Sanur merupakan pusat pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya kompetitif secara global, tetapi juga selaras dengan prinsip pembangunan hijau.

Sebagai KEK Kesehatan pertama di Indonesia. KEK Sanur akan menjadi jawaban atas banyaknya masyarakat yang lebih memilih untuk mendapatkan perawatan medis ke luar negeri karena keterbatasan fasilitas kesehatan di Indonesia. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Duh! Stimulus PPN DTP Perumahan Terancam Mubazir

    Duh! Stimulus PPN DTP Perumahan Terancam Mubazir

    • calendar_month Rabu, 9 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembang perumahan menilai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang PPN DTP hanya akan menjadi stimulus yang mubazir. Hal ini lantaran stimulus PPN DTP sektor perumahan mencantumkan batas waktu pendaftaran melalui aplikasi maksimal pada 31 Maret 2022. “Kami prihatin dengan Pasal 8 ayat 1 PMK Nomor 06 Tahun 2022 yang menyatakan pendaftaran melalui aplikasi hanya […]

  • Ilustrasi Properti Milenial

    Generasi Milenial Berpotensi Dongkrak Pertumbuhan Sektor Properti

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Generasi milenial yang merupakan kelahiran tahun 1981-1996 berpotensi menjadi penggerak pertumbuhan sektor properti. Jumlahnya yang mencapai sekitar 48 juta jiwa atau sekitar 26 persen dengan jumlah pekerja tetap sekitar 53 persen merupakan yang sangat potensial. “Jumlah penduduk yang tinggi ini merupakan tantangan sekaligus peluang untuk lebih mengembangkan sektor perumahan. Terutama dari sisi pasokan […]

  • Kemenperin Pacu Pertumbuhan Kawasan Industri

    Kemenperin Pacu Pertumbuhan Kawasan Industri

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya mengawal pertumbuhan kawasan industri di Indonesia sebagai daya tarik investasi. Langkah ini diyakini dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. “Perkembangan kawasan industri di Indonesia mengalami peningkatan baik secara jumlah maupun luas lahan,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada acara Dialog Nasional dengan tema; “Strategi Meningkatkan Daya […]

  • Huntara untuk korban bencana Sumatera

    Negara Gelontorkan Rp268 Miliar Dana Darurat Bencana Sumatera

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah telah menggelontorkan dana darurat senilai Rp268 miliar guna penanggulangan bencana Sumatera. Hal itu disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Koordinasi bersama Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pasca Bencana DPR bersama jajaran Kabinet Merah Putih dan Kepala Daerah terdampak bencana. “Kami sudah melakukan percepatan penyaluran dana darurat, ini perintah Presiden. Total dananya […]

  • ATR/BPN Wajibkan KKPR untuk Perubahan Fungsi Hutan

    ATR/BPN Wajibkan KKPR untuk Perubahan Fungsi Hutan

    • calendar_month Jumat, 23 Apr 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mewajibkan rekomendasi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) bagi perubahan fungsi kawasan hutan yang belum termuat dalam rencana tata ruang. “Pelaksanaan kegiatan yang lokasinya di kawasan hutan yang mengalami perubahan fungsi dan belum dimuat dalam Rencana Tata Ruang (RTR), wajib melalui KKPR,” ucap Direktur Jenderal Tata […]

  • perumahan

    Realisasi Penyaluran KPR FLPP Lambat, REI Desak Percepatan

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia atau REI menekankan pentingnya aspek kepastian dan keberlanjutan menyusul lambatnya realisasi penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Akibatnya, akad KPR FLPP ribuan calon pembeli rumah menjadi tertunda, apalagi ketersediaan rumah (ready stock) yang telah dibangun pengembang jumlahnya cukup banyak. Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto menegaskan saat ini salah […]

Translate »
expand_less