Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Kemenperin Ungkap Kendala Pengembangan KI Teluk Bintuni

Kemenperin Ungkap Kendala Pengembangan KI Teluk Bintuni

  • calendar_month Minggu, 24 Okt 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membeberkan tantangan utama dalam pengembangan Kawasan Industri (KI) Teluk Bintuni, yakni proses pengadaan lahan dan kepastian alokasi gas. Padahal, KI Teluk Bintuni termasuk Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Kawasan Industri Prioritas sesuai RPJMN 2020 – 2024.

“Proses pengadaan lahan sebaiknya dilakukan oleh pemerintah daerah sebagai bentuk komitmennya dalam pengembangan kawasan setempat,” kata Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin, Eko S.A. Cahyanto di Jakarta, Jumat, 22 Oktober 2021.

Eko menyatakan, Kemenperin konsisten mengakselerasi pengembangan Kawasan Industri Teluk Bintuni. Upaya ini sebagai wujud dukungan dalam rencana pengembangan KI Teluk Bintuni yang dilakukan melalui skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) atau yang lebih dikenal dengan Public Private Partnership (PPP).

“Pengembangan KI Teluk Bintuni yang berbasis industri pengolahan gas menggunakan skema Design-Build-Maintenance-Transfer (DBMT) dengan jangka waktu KPBU selama 23 tahun. Kawasan ini perlu mendapat perhatian ekstra dari pemerintah guna mengatasi hambatan dalam mewujudkan pembangunan industri di Papua Barat,” kata Eko.

Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw berharap, pembangunan KI Teluk Bintuni dapat segera terwujud. “Kami memastikan lokasi ini sudah clean and clear.Masyarakat adat Marga Agofa pun antusias menyambut kawasan industri ini,” ujarnya.

Pasokan Gas

Ketua Tim KPBU KI Teluk Bintuni, Ignatius Warsito menyatakan bahwa proyek KPBU KI Teluk Bintuni saat ini telah sampai pada tahap penyiapan dan telah menyelesaikan kajian desktop analysis, namun untuk melanjutkan ke tahap berikutnya terdapat beberapa syarat yang harus dilengkapi. “Kementerian ESDM pun telah memberi kepastian alokasi gas sebesar 90 mmscfd setidaknya hingga tahun 2035 untuk bahan baku industri methanol yang akan didirikan di KI Teluk Bintuni,” ucapnya.

Namun, menurut Warsito, hal yang masih perlu menjadi perhatian adalah terkait kepastian keberlangsungan jaminan pasokan gas sampai 20 tahun ke depan agar proyek ini menarik bagi para calon investor baik dalam dan luar negeri.

“Kepastian alokasi gas ini akan tertuang dalam Nota Kesepahaman tentang Dukungan Jaminan Pasokan Gas Bumi Dalam Rangka Pelaksanaan KPBU Kawasan Industri Teluk Bintuni yang akan ditandatangani oleh Sekretariat Jenderal Kementerian Perindustrian dan Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM,” paparnya.

Kemenperin juga mengharapkan dukungan kementerian dan lembaga terkait untuk dapat membangun konektivitas wilayah di Papua Barat terutama di lokasi pembangunanKI Teluk Bintuni. Kebutuhan infrastruktur antara lain pembangunan pelabuhan, jalan, dan jembatan.

“Fasilitas itu dapat meningkatkan daya saing kawasan terutama dalam proses KPBU yang direncanakan dapat dibangun paling lambat pada akhir tahun 2024. Dukungan ini juga sangat diharapkan sebagai wujud kerja nyata Pemerintah Indonesia dalam upaya menciptakan kehidupan masyarakat khususnya masyarakat Papua Barat dan Teluk Bintuni yang lebih baik,” kata Direktur Perwilayahan Industri Kemenperin, Adie R. Pandiangan. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • kawasan industri

    Didukung Sektor Teknologi, Begini Prospek Pertumbuhan Kawasan Industri

    • calendar_month Kamis, 8 Jun 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Sektor kawasan industri mengalami pertumbuhan pada Q1-2023 dan akan terus memanfaatkan momentum positif ini, terutama bila didukung oleh ekspansi ekonomi yang baik. Hal tersebut didasarkan pada observasi yang dilakukan oleh Colliers Indonesia. “Melihat kondisi kedepan, sektor industrial akan terus mendapatkan dukungan dari sektor teknologi yang berkembang pesat, terutama dari segmen otomotif berteknologi tinggi […]

  • Ilustrasi Rumah yang mendapatkan insentif PPN DTP (Foto: Podomoro Golf View) Insentif PPNDTP

    Pengembang yang dapat Insentif PPNDTP Musti Terdaftar di Aplikasi Sikumbang

    • calendar_month Selasa, 10 Agt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah secara resmi memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPNDTP) atas penyerahan rumah tapak dan unit hunian rumah susun.  Dengan demikian, masyarakat dapat memanfaatkan insentif ini hingga Desember 2021. “Ketentuan ini terbit menggantikan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 21/PMK.010/2021 yang mengatur tentang pemberian insentif PPN ditanggung pemerintah atas penyerahan rumah […]

  • Persija Jakarta

    Persija Resmi Disponsori Bank Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Bank Jakarta resmi menjadi sponsor bagi klub sepak bola Persija. Komitmen dukungan tersebut dibuktikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara kedua belah pihak yang digelar di Taman Menteng, Jakarta, Kamis, 17 Juli 2025. Lewat kolaborasi ini, Bank Jakarta menegaskan komitmennya mendukung kebangkitan Macan Kemayoran dengan menjadi salah satu sponsor, sekaligus memperluas jangkauan layanan […]

  • BNPB Bahas Konsep Hunian Korban Bencana

    BNPB Bahas Konsep Hunian Korban Bencana

    • calendar_month Kamis, 17 Des 2020
    • 0Komentar

    Jakarta – Wilayah Indonesia yang berada pada posisi ring of fire (daerah rawan letusan gunung berapi dan gempa bumi) menimbulkan tantangan terkait penanganan pasca bencana terutama masalah pengadaan hunian pengganti bagi para korban bencana. Sejumlah aspek teknis terkait penyediaan hunian layak bagi para korban bencana menjadi fokus perhatian Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). “Kualitas material […]

  • Presiden Paparkan Panduan AZEC Antisipasi Perubahan Iklim

    Presiden Paparkan Panduan AZEC Antisipasi Perubahan Iklim

    • calendar_month Selasa, 19 Des 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden RI Joko Widodo memaparkan panduan Asia Zero Emission Community (AZEC) dalam menghadapi perubahan iklim di masa mendatang. Salah satunya adalah pengakuan beragam jalur transisi energi. “Setiap negara memiliki strategi transisi energi yang unik dan berbeda karena penyusunannya sesuai kondisi nasional. Indonesia sendiri memiliki Indonesian Way of Just Energy Transition melalui pengembangan EBT dan […]

  • Jelang KTT G20, TMII Direhabilitasi

    Jelang KTT G20, TMII Direhabilitasi

    • calendar_month Rabu, 13 Jul 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merehabilitasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sebagai persiapan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. “Menurut rencana, TMII akan menjadi lokasi dinner peserta KTT G20. Tapi bukan itu tujuan utamanya, melainkan untuk meningkatkan pelayanan destinasi wisata,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, saat meninjau TMII, Jakarta, Selasa, 12 Juli […]

Translate »
expand_less